Yamaha Aerox punya 2 posisi riding? Skutik lain juga

Nyimak artikel mas Taufik beberapa hari lalu disini, beliau menuturkan, kalo Yamaha Aerox 125 LC, bisa dikendarai dengan 2 macam riding style alias gaya berkendara yang berbeda. 1 dengan posisi riding normal, dengan poin utama adalah kenyamanan.

gambar : tmcblog.com

gambar : tmcblog.com

Nah, posisi 2 adalah Continue reading

Siluet (??) Honda Supra 150??

Dari rudysoul , beliau posting sebuah gambar dari motorplus-online, tentang siluet sebuah motor bergenre bebek. Nah, dikatakan siluet, kok gambarnya pas banget ya??? Menurut rumor yang santer, itu dalah bebek super yang akan diproduksi AHM secara massal. Hemm..kayak gini nih gambarnya

supra150siluet

Hmm, gambarnya detil banget, bisa jadi sih sudah ketahuan bentuk aslinya 😆 Sekilas pandang, dari kacamata saia yang awam banget otomotif, sangat mirip dengan Continue reading

Spion Honda New CBR150R facelift, lancip masbro

Pagi masbro…

Telat mbikin artikel nih, gara-gara banyak hal 😆 Dah rame di blogsphere, medsos dan lain-lain, bahwa AHM, terdeteksi akan melepas 5 varian baru di tahun 2016 ini. Nyimak dari rudysoul , termasuk facelift Honda CBR150R.

Nah, kalo dari cicak-kreatif, disebutkan, kalo setidaknya, bakal ada 19 update di Honda CBR150R 2016 ini. Wih, banyak juga ya? Salahsatunya, adalah bentuk spion. Cekidot deh

IMG-20160118-WA0000[1]Kalo dibandingkan dengan spion Honda CBR150R dual keen eyes, kayak gini

gambar : motoblitz.com

gambar : motoblitz.com

Lebih lancip ya? IMHO, mirip segi lima bentuknya. Menurut saia pribadi, spion melancip model kayak gini, aura racingnya lebih kuat. Apalagi, bisa digabungkan dengan desain body yang runcing juga. Nah, dari bocoran yang lain lagi, desain fairing next CBR150R ini juga akan berubah dari sisi desain, termasuk rumor akan dipakainya headlamp LED. Nah, penasaran kan? Sama 😆   Yuk, tunggu bulan depan, biar gamblang sejelas-jelasnya. Informasi, sekitar bulan depan dah launching tuh, hehehehe

Meski dari gambar terlihat lebih mengecil, karena termakan sudut yang lancip, diprediksi, tidak akan mengurangi fungsi kaca spion, yaitu menampilkan “pemandangan” area belakang rider. Asal jangan dilipat saat riding ya bro, karena justru tidak akan berguna itu spion, meski keren bukan main 😀

Semoga berguna

 

 

 

ATPM perlu kirim “Press Release” ke aparat kepolisian

Pagi masbro…Masih hangat nan gurih dibahas, soal kena tilangnya Honda New CB150R di Cirebon gara-gara sinar lampu LED putih, yang dipasang pabrikan di headlampnya. Nih disini  Banyak yang mencibir, apa pihak kepolisian nggak tahu ya, kalau itu lampu merupakan barang orisinal, alias standar dari pabrik? Bukan modifikasi, kayak HID non projie yang bujubuset, emang menyilaukan?? Padahal, dasar pihak kepolisian untuk menilang, adalah, mereka (baca:oknum) berasumsi, bahwa lampu tersebut “bukan standart pabrik”. Warna lampu dari pabrikan, kan kebanyakan warna kuning 😉

gambar : warungbiker.com

gambar : warungbiker.com

Juga kasus yang hampir sama, Continue reading

Honda SFA, bisa jadi senapan laras ganda AHM

Menilik postingan kang Tyo soal peluang Honda SFA dilepas menjadi CB150X yang bermodel adventure alias motor petualang, sebenarnya bisa jadi senjata laras ganda lho buat AHM. Kenapa nggak sekalian, melepas SFA dalam bentuk asli sebagai penjegal Xabre a.k.a MT-15 , dan juga versi touringnya, CB150X sebagai pembuka pasar baru?? Pasar petualang alias adventure belum ada lho di Indonesia…

gambar : google

gambar : google

Ibarat kata, sekali tembak, Continue reading

Honda Tiger bermesin boxer nongol di Suryanation Motorland (berikut galerinya)

Hari ini, berbarengan Honda Bikers Day digelar di Pacitan. Makanya, modifikasi yang saia angkat posting kali ini juga Honda :mrgreen: Honda Tiger 2000. Tampilan macan noceng ini sukses membuat saia terbelalak saat menelusuri jajaran motor modifikasi, yang berjejer rapi di tenda ajang Kontes Modifikasi Suryanation Motorland akhir Oktober lalu di Lapangan Rampal, Malang. Gimana nggak, kalo secara body sih, memang, gak terlalu mencolok kalo dibanding motor lain, secara , semuanya juga dimodifikasi. Monosok, bodi custom ala retro modern, lancip, dll. Pas ngelongok area bawah tangki, nah, bukan main. Sepintas, identitas mesin asli Honda Tiger 2000 sudah tidak terlihat lagi. Karena, sudah dimodifikasi total. Mesin Kaizen, yang aslinya bersilinder tegak dan tunggal, kini berubah dua silinder, dengan konfigurasi menyamping, alias boxer. Mirip dengan desain mesin khas BMW CMIIW. Mau nanya-nanya, gak ada orang, entah empunya atau panitia. Ya wis, cuma jepret foto saja deh. Ternyata, dah pernah ditulis Irfan pertamax7.com kapan hari :mrgreen:

boxer6Garapan mas Siswo Winoto dari Win’s Paddock, berkolaborasi dengan mas Yusuf, Bengkel Semangat Putra Purwokerto ini,memang mengundang decak kagum. Mas Yusuf, beken dengan karyanya mulai Honda Tiger bermesin twin sejajar, mesin V ala Harley-Davidson, mesin konfigurasi L, mesin konfigurasi W dan yang ini, konfigurasi boxer. Busyet tenan..
Continue reading

Yamaha MT-15 masspro Januari 2016???

Gonjang-ganjing si Yamaha MT-15 semakin santer. Setelah kang macantua membahas penampakan di pantura, kemudian yang paling baru videonya di mas iwb . Dikabarkan, kalo sudah melalui N1000. Dari mas IWB sih, N1000 adalah produksi beberapa part si MT-15 sudah mencapai 1000 pc/buah. Nah, diperkirakan, awal tahun 2016 sudah bisa launching. Wiihhh…

wpid-spyshoot-mt15-pantura-macantua-com_-jpg-01Nah, pas chatting di grup wasap dengan teman se-almamater jaman kuliah dulu, saia baru nyadar, kalo ada yang sekarang ngendon, eh, kerja di pabrikan garputala alias Yamaha. Iseng aja, saia pancing-pancing..eh teryata kena dikit masbro 😆 Saia buka obrolan di grup, mancing beliau. Yamaha, sport-nya keok nih dilibas Honda 😆 Eh, Continue reading

Icip Honda Verza

Hemm..ning Verza, kalo rekan-rekan lain bikin nickname motor batangan ini. Diluncurkan AHM sebagai motor sport entry level, dibuat “batu loncatan” dari pemakai matic, bebek/cub sebelum ke sport yang “beneran” kayak CB150R dan CBR series. Dengan harga yang hanya sedikit diatas harga bebek varian tertinggi dan matik, secara hitungan, bisa jadi “pelarian” 😆 Eits, meski tergolong entry level, Verza ini menawarkan sisi lainnya. Dengan mesin 150 cc 2 katup SOHC injeksi, meski soal speed memang dibawah kakak-kakaknya, tapiii..torsi Verza, sangat bisa diandalkan.
IMG_1551
Yup, tanpa harus bejek gas dalam-dalam, buat akselerasi, bawa beban dan tanjakan, terasa sangat cukup. Opini pribadi saia lho ya IMHO. Belum lagi, posisi riding, yang dulu sangat terkenal diunggulkan Honda, yaitu segitiga kenyamanan CMIIW, terbukti lagi pada Verza. Ya, sangat mirip kenyamanan yang didapat pada New Megapro dan NMP (monosok). Setang lumayan tinggi, footstep mirip posisi bebek, terbukti nyaman untuk dipakai dalam jarak jauh atau waktu tempuh lama.

perbandingan spek verza-cb150r

perbandingan spek verza-cb150r

Saia kebagian nunggang Verza 2 kali dalam fun touring ke Jember beberapa waktu lalu. Yakni, sekejap, dari minimarket ke Rambipuji dan saat perjalanan pulang, dari Tongas (Bromo Asri) sampai MPM Sedati-Sidoarjo. Rasanya, kayak reuni dengan si Meggy, kuda besi saia 2007 lalu. Posisi nyaman, cenderung tegak-santai karena setang tinggi.
Akselerasi awal lumayan kerasa, karena torsi didapat pada rpm tidak terlalu tinggi. Dipadu knalpot standar yang menurut saia, berwibawa suaranya, ulem (opo iki terjemahan-e), tapi kalo dibetot, ilang deh ngebas-nya 😆
Tapi, di sisi lain, sesuai dengan bandrol entry level-nya, tenaga pun terbatas, alias napas cepet abis. Karena gak ada tachometer, susah tahu putaran mesin alias cuma pake feeling dan kira-kira. Abis melewati kecepatan 90 kpj, kecepatan sudah susah untuk naik lagi, sementara mesin sudah teriak kenceng dan posisi gir persneling sudah topgear alias 5 😆
Alhasil, ya sudah, harus pasrah, gak bisa tarik-tarikan sama kang ndas yang nunggang CBR :mrgreen:
CIMG1617 - Copy
Overall, kalau untuk akselerasi, lebih dari cukuplah, kalo selap-selip di kemacetan, Verza termasuk enteng meliuk, padahal bodi gede.
Kerja suspensi depan enak, kalo belakang, sedikit rada keras. Mungkin, dipersiapkan untuk kuda beban juga nih sama AHM, kalo buat boncengan nggak ambles/keempukan.
Kalo penilaian akhir saia pribadi, buat di , maap nih, pedesaan yang banyak tanjakan, jalan gak rata dan antar lokasi rada jauh, sangat cocok. Juga kalo bawa beban, entah barang atau manusia, torsinya cukup…
Mau ke sawah, angkut rumput atau ngojek, hayuuukkk 😆
IMG_1532
Tapi jangan salah, di perkotaan juga handal kok, terutama di sela kemacetan. Buktinya, teman kantor saia juga milih nih motor. Katanya sih, enak…murah, irit dan lincah, hehehehe..penuturan beliau loh. Gak percaya? Coba tanya kang Rio http://motorrio.com/ …tiap hari gak bosen-bosen nunggang Verza pp rumah-kantor, hehehehe :mrgreen:

Icip New Honda SupraX125 FI

Sebenarnya, nih bebek saia tunggangi pas perjalanan pulang dari Papuma Jember. Sebelumnya, dari cekpoin 2 Rambipuji ke Papuma, saia nunggang matic BeAT FI. Impresi-nya gak usah saia ceritakan deh, rasanya remek/badan capek, karena nunggang motor metik nan imut ini, persis yang dirasakan kang Tarom
Fisik si New SupraX125 FI, saia lihat sekilas, kok lebih kecil dan pendek ya dibanding Supra X 125 lawas? Terutama melihat dari jok. Ternyata memang iya, ada sedikit perbedaan dengan versi sebelumnya. Spek si New PxLxT 1.918 x 709 x 1.101 mm, dengan jarak terendah ke tanah 136.5 mm, sedang SupraX125 lawas PxLxT 1.889 x 702x 1094 mm, dengan jarak terendah ke tanah 138 mm. Meski sedikit, tetap terlihat dan terasa pas ditunggangi.
new suprax125
Dengan mesin yang identik plus sistem injeksi, yang sangat saia rasakan adalah tenaga yang lebih ngisi di tiap gigi persneling. Begitu oper gigi, gak ada gejala tenaga sedikit drop, seperti generasi sebelumnya. Di jalan yang rada rusak, terasa banget, suspensi belakang yang lumayan keras. Bantingan rada menghantam badan. Tapi, dengan performa mesin yang enak menurut saia, jadi terkompensasi, hehehe..
Akselerasi yang saia rasakan, berbeda dengan Revo FI, meski sama-sama menggunakan sistem injeksi step 5. Ya iyalah, wong kubikasi aja beda, belum perbandingan transmisi/persneling, berat dan lain sebagainya. Akselerasi lebih bertenaga, dan mantap.
Secara body, mirip versi lawas yang disuruh diet, lebih ramping, apalagi bagasi yang gak helm-in. Ada tambahan fitur yang sempat dijajal teman-teman Jatimotoblog, yaitu port untuk charger gadget di bagasi. Ya, sangat membantu kala HP dan kawan-kawannya kekurangan daya, sementara colokan listrik tak ada. Dengan car charger yang ditancapkan ke soket/port di bagasi New Supra X125 FI, bisa menolong.
CIMG1507
Cuma, dengan catatan, untuk mengaktifkan, semua kelistrikan harus nyala, alias kunci kontak ON. Rekomen pas dijalan, sambil ngecas HP di bagasi. Tapii..sebaiknya, tambahkan alas atau apa-lah, mungkin tas untuk menjaga posisi gadget tetap aman, tidak terbanting-banting selama perjalanan.
Oh iya, saia sedikit bingung pas buka jok, ternyata, tidak ada tombol khusus pembuka jok layaknya Beat FI atau Vario 125 FI. Jadi, setelah kunci kontak posisi OFF, ada space buat buka jok dengan menekan kunci kedalam. Ctek…jokpun terbuka, hehehehe…ndeso yo saia? 😆

gambar minjem pertamax7.com :lol:

gambar minjem pertamax7.com 😆

Hem, bebek yang cocok untuk komuter rumah tangga nih, enteng, tenaga cukup. Cuma, desain knalpot, saia lebih suka versi lawas, lebih sporty meski minus pelindung panas.
Oke, sekian review singkat saia, semoga bermanfaat

Icip New Honda CBR150R dual keen eyes

maap, modelnya bukan espege :lol:

maap, modelnya bukan espege 😆

Nah, lanjut. Di cek poin 1 Tongas, abis ngisi bbm ridernya alias makan, motor juga diisi pertamax, lanjut menuju cekpoin 2 di Rambipuji-Jember.
CIMG1503
Abis nunggang Revo FI disini, langsung loncat kasta, joki CBR150R 😆
Lha hampir semua dah milih motor masing-masing dalam sesi tagteam (kayak gulat gaya bebas aja), yang terlihat ngejogrok diparkiran malah si Continue reading