Service rutin motor Yamaha-mu, motor sehat terawat plus bisa bawa pulang Gear 125

Sore masbro..

Sepeda motor memang fungsinya cukup vital bagi sebagian besar masyarakat. Selain sarana transportasi dan sarana kerja, juga mengefisienkan waktu. Cepat dan ringkas. Namun, hal ini akan berubah jadi petaka kala motor bermasalah gegara rusak akibat tak terawat. Salah satunya, nggak pernah dirawat alias service rutin.

Acara servis rutin bisa menjaga kondisi motor agar tetap optimal. Motor sehat, bebas waswas, dan kini, konsumen setia Yamaha juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah. PT. Surya Timur Sakti Jatim atau Yamaha STSJ bersama dengan dealer resmi Surya Inti Putra (SIP) memberikan

Continue reading

Aman dan nyaman untuk pengendara pemula, Yamaha Gear 125 sajikan banyak keunggulan

Pagi masbro..

Pengguna jalan yang makin lama jumlahnya makin meningkat, memang beraneka ragam. Mulai yang expert alias raja jalanan, hingga pengendara pemula, yang masih belajar memahami, menyelami dan beradaptasi dengan kejamnya jalan raya. Heleh :mrgreen:

Pengendara pemula, selain butuh banyak bimbingan, juga perlu didukung dengan kendaraan yang pas. Baik ukuran, tenaga maupun fiturnya, termasuk tampilannya. Eh, ada yang cocok nih, yaitu Yamaha Gear 125. Hmm..

Continue reading

Jangan sering libas polisi tidur membabi-buta, tulang belakang bisa cedera

Pagi masbro..

Polisi tidur, adalah benda yang lazim kita temui saat berkendara sehari-hari. Dengan gampang, sering dijumpai di jalan desa, yang paling sering sih di jalan-jalan perumahan.

Alasannya jelas, untuk “menghambat” pengendara agar tidak memacu kendaraan dengan kencang dengan tujuan keselamatan, baik si pengendara maupun warga sekitar dan pengguna jalan lain. Buat bikers, kadang karena keburu atau sebab lain, seringkali melibas poldur dengan kecepatan lumayan tinggi

Hal ini selain berbahaya karena keseimbangan motor terganggu dan rawan celaka karena oleng dan terjatuh, ternyata ada efek jangka panjangnya. Dapat info dari seorang rekan medis, yang cerita tentang cedera pada area tulang belakang gara-gara sering melibas polisi tidur serampangan.

Continue reading

Fasilitasi Swab Tes Drive Thru, Neomed gandeng Yamaha Jatim

Sore masbro..

Istilah swab test, makin lama memang makin familiar buat kita. Yaitu sebagai salah satu tes resmi, untuk mengetahui kondisi fisik badan, apakah terinfeksi oleh yang namanya virus covid-19 atau tidak. Keberadaan tes ini, menjadi semacam kebutuhan, karena hasil tesnya yang diperlukan. Selain untuk diri sendiri sebagai bukti pasti positif atau tidak juga hasil swab tes juga diperlukan sebagai syarat beberapa hal. Semisal bepergian keluar kota, menggunakan jasa angkutan jarak jauh bahkan saat bekerja.

Demi kepraktisan, lokasi swab tes yang cepat dan mudah diakses menjadi pilihan masyarakat. Tentunya yang hasilnya juga sah dan valid. Melihat kebutuhan ini, Neomed bekerjasama dengan PT. Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) atau Yamaha Jatim membuka layanan Swab Test Drive Thru atau Walk-In. 

Continue reading

Honda Tiger 2000, kaki pincang bikin modis dan gaul

Pagi masbro..

Lama banget ya gak update modifikasi. Ngeliat foto nih motor di salah satu laman media sosial, membuat jiwa bergetar. Penampakan sosok Honda Tiger lansiran tahun 2000 awal, yang dimodifikasi oleh sang pemilik asal Surabaya.

Honda Tiger ini biasa disebut Tiger Lama, atau Tilam. Yaitu periode Tiger kedua, setelah Tiger Lawas (tilas) yang hadir di tahun 1999 hingga 2006. Masih gunakan lampu depan bulat, namun bodi belakang serta lampu belakang sudah berubah. Bodi belakang ada lekukan, dan lampu belakang model ganda.

Yang radikal, diaplikasi oleh pemiliknya. Yaitu mempreteli lengan ayun ganda bawaan si Tilam, berikut roda dan velg palang nan kekar. Weleh?

Continue reading

Kepincut matik besar? Ini tips berkendara dengan aman dan nyaman

Pagi masbro..

Era sekarang ini, kepraktisan sepeda motor matik alias skutik memang jadi kelebihan yang luar biasa. Praktis, efisien dan keren adalah beberapa hal yang ditawarkan moda berkendara satu ini. Nggak heran, 80% pengendara motor di Indonesia adalah pengguna motor matik

Nggak ribet oper persneling segala macam, tinggal putar gas, jalan deh. Dan sekarang, beragam tipe matic yang baik bentuk maupun mesinnya bisa dipilih sesuai keinginan dan selera. Termasuk salah satunya adalah Honda PCX, yang sudah menyediakan versi terbaru dengan mesin besar 160. Makanya dilabeli matic besar

Meski sepintas sama saja dengan matic lain, ada beberapa tips nih, menunggangi secara aman dan nyaman. Yuk, kita bedah satu persatu dibantu instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim , Hari Setiawan memberikan beberapa tips berkendara yang aman dan nyaman mengendarai motor matic secara benar.

  1. Motor dan Pengendara Harus Sehat
    Pastikan kondisi tubuh sehat sebelum melakukan perjalanan. Dan biasakan untuk mengecek kondisi motor.
  2. Nyalakan Motor Matic
    Menyalakan motor matic berbeda dengan motor bebek maupun kopling. Tekan electric starter sembari menarik tuas rem untuk menyalakannya. Jika motor tidak mau menyala, periksa standar samping, masih terbuka atau tertutup.

“Pada sepeda motor Honda sudah tedapat beberapa fitur keselamatan seperti standar samping atau side stand yang terdapat bagian sepeda motor yang keberadaannya mungkin tak selalu mendapat perhatian lebih dari penggunanya. Komponen tersebut kini tak cuma berfungsi menahan posisi sepeda motor agar tetap berdiri saat motor terparkir. Lebih dari itu, standar samping kini jadi salah satu penunjang keamanan dan keselamatan berkendara setelah disematkan fitur Side Stand Switch.” kata Hari Setiawan

Side stand switch dapat ditemukan pada motor-motor matic Honda. Fitur ini secara otomatis mematikan mesin sepeda motor saat standar samping diturunkan. Mesin tak akan bisa dihidupkan sampai standar samping ditaikan kembali.

Dengan demikian, fitur ini akan mengurangi risiko kecelakaan akibat lupa menaikan standar samping saat akan berkendara. Serta mencegah motor jalan sendiri akibat tuas gas terputar secara tidak sengaja saat motor berhenti dengan kondisi mesin menyala.

  1. Posisi rileks saat berkendara
    Posiskan bahu relax, siku sedikit di tekuk, tangan relax menggenggam full grip, lutut dan kaki selalu di dalam Leg shield akan memberikan kesetabilan berkendara

Pandangan jauh ke arah yang di tuju dan selalu alertness akan membantu pengendara mengenali potensi bahaya sejak dini sehingga terhindar dari pengereman mendadak.

Segitiga berkendara (ergonomis) matic besar lebih mendukung kenyamanan dan mengurangi dampak kelelahan ketika berkendara dalam jangka waktu yang lama dikarenakan stang kemudi yang lebih tinggi dan jok yang luas.

  1. Rasakan beda tarikan gas
    Tarikan gas dari motor matic dan jenis motor lainnya tentu berbeda. Tarikan gas pertama dari matic ini terkesan sangat berat. Mesin matic sendiri memang dirancang untuk dapat berjalan ketika mencapai RPM tertentu.

Jadi untuk awal tarikannya akan sedikit berat, namun ketika motor kalian sudah bergerak, sistem dari mesin itu gak akan terasa berat lagi. Bahkan kalau kalian mau geber sekencang – kencangnya, motor matic juga gak kalah dengan motor – motor lainnya kok.

  1. Turunan dan tanjakan
    Penggunaan motor matic di turunan dan tanjakan memang sedikit berbeda. Pastikan kecepatan saat di turunan sedikit melambat dengan melepas gas dan menggunakan rem yang ada, karena jika dibiarkan melaju terlalu kencang akan berbahaya bagi kendaraan – kendaraan di sekitar.

Untuk di tanjakan, pastikan untuk menambah kecepatan sebelum jalannya menjulang ke atas. Karena jika kecepatannya kurang, ada kemungkinan motormu kekurangan tenaga untuk menaiki tanjakan tersebut.

  1. Bagasi yang luas
    Bagasi yang luas merupakan salah satu keunggulan dari Matic Besar, sehingga pengendara akan lebih nyaman berkendara tanpa ribet membawa barang bawaan yang akan mengurangi keamanan dan kenyamanan saat berkendara .

“Selalu Cari_Aman pada waktu berkendara salah satunya dengan mengetahui dan memahami teknik berkendara serta fitur yang ada pada motor yang akan kita kendarai, “

Semoga berguna

Promo Modis Yamaha Jatim, lebih ringan tebus aneka skutik Yamaha

Pagi masbro..

PPKM yang mulai dilonggarkan, dengan indikasi beberapa daerah di Jawa Timur mulai masuk ke level 3 dan level 2, memang cukup menumbuhkan harapan baru. Kerja bisa mulai dikencengin lagi, kondisi kesehatan masyarakat mulai meningkat, imun bertambah.

Buat yang perlu armada alias motor buat sarana transportasi penunjang pekerjaan dan aktifitas lain, ada promo asyik nih. PT. Surya Timur Sakti Jatim atau Yamaha Jatim memberikan penawaran diskon bagi konsumen setia Yamaha selama bulan September.

Continue reading

Yamaha Mio M3 125 generasi terbaru hadir, lebih segar dan trendi khas anak muda

Sore masbro..

Ada kabar seru nih dari Yamaha buat pengguna skutik, alias skuter matik. Yamaha Mio M3 125, yang merupakan salah satu produk Generasi 125 yang menjadi pelopor motor skutik trendi di Indonesia kembali mendapatkan sentuhan grafik baru yang membuat tampilan lebih fresh dan modern. 

“Selera anak muda yang terus berkembang, mendorong Yamaha untuk terus memperbaharui produk agar tetap up to date.

Continue reading

Pengen adopsi tampilan All New CB150R pada gen lawas? Baca ini dulu masbro

Pagi masbro

AHM sudah merilis generasi terbaru si streetfire, yaitu All New CB150R. Versi terbaru ini, punya banyak kelebihan, terutama soal tampilan bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya, New CB150R, apalagi gen 1 Old CB150R

Nah, buat pemilik NCB, pasti ada yang bertanya-tanya. Eh, bisa nggak sih, beberapa part alias suku cadang All New, kita singkat saja ANCB dipasangkan ke NCB? Jawabannya?

Continue reading

My Yamaha Motor, aplikasi pintar bikin servis motor Yamaha jadi mudah

Pagi masbro..

Masa pandemi, memang sempat jadi penghalang kala kita beraktifitas. Termasuk ketika waktunya merawat motor. Mau ke bengkel, waktunya servis rutin, eh, ada PPKM, gak bisa kemana-mana plus ada rasa khawatir ketika di jalan dan bertemu banyak orang. Syukurlah, kondisi saat ini terus membaik, sehingga aktifitas mulai bisa dilakukan meski tetap waspada dan patuh protokol kesehatan

Servis berkala menjadi

Continue reading