DIY, pasang karpet bihun/karpet mie di Toyota Kijang Kapsul LGX

Pagi masbro..

Karpet lantai, merupakan bagian yang kadang nggak diperhatikan pengguna mobil. Mentang-mentang posisinya di bawah dan diinjak terus, jadi luput dari perhatian deh. Padahal, kalau kotor, selain tampak tak sedap dipandang karena “menciderai” tampilan interior mobil, juga menyimpan kelembaban yang berpotensi bibit karat di area lantai mobil

Bawaan mobil, memang biasanya telah terpasang karpet sekujur lantai yang biasa disebut karpet dasar. Nah, diatas karpet dasar itu, dipasangkan karpet tambahan. Selain melapisi karpet dasar supaya tidak cepat kotor dan rusak, juga lebih mudah dibersihkan. Karpet pelapis ini, biasanya berbahan karet dan terdiri dari beberapa bagian seperti 2 buah karpet depan, 1 karpet tengah, 1 karpet belakang/bagasi. Mudah dilepas dan dibersihkan, beda dengan karpet dasar yang susah dilepas kalau mau dibersihkan

Kali ini, saia berbagi tips pasang karpet tambahan yang biasa disebut karpet bihun atau karpet mie. Bentuk karoet berbahan karet ini, di bagian atas memang keriting laiknya mie, makanya disebut karpet mie/bihun. Ketebalan cukup, dan yang asyik, karena bentuk bagian atas keriting, sela-selanya bisa menyimpan kotoran sehingga tidak nampak kotor karena tidak menempel di permukaaan, tapi di sela-sela bagian tengah karpet.

Continue reading

Si Bleki ganti girset, pakai girset OCB. Hasilnya?

Pagi masbro..

Setelah ganti ban beberapa waktu lalu, sekarang giliran girset nih, alias rantai dan gir si Bleki, Honda New CB150R saia yang dapat jatah pembaharuan. Sebenarnya, sudah bulan lalu direncanakan karena rantai sudah molor sangat dan bunyi berisik meski rajin dilumasi. Apa daya, covid menyerang tak kenal ampun, sehingga pengeluaran kudu diatur supaya dapur tetap ngebul

Umur si bleki, menginjak tahun keempat 2021 ini. Kalau catatan odometer sih, nyaris 50.000 kilometer sudah saia tempuh bersama. Jadi, kalau girset memang minta diganti, ya wajar sih, hehehehe. Lha wong setelan rantai sudah mepet dengan batas maksimal, dan suara berisik yang sudah tak tertangani dengan hanya pelumas rantai rutin. Memang sudah molor si rantai, meskipun kondisi gir depan dan belakang tidak kelewat lancip

Saat mau ganti, kok teringat, dulu banget pernah menyimpan 1 set ranti beserta gir, kepunyaan Old CB150R, alias OCB. Tunggangan saia sebelumnya memang OCB, yang kemudian pindah tangan ke adik ipar. Geledah gudang penyimpanan, yess….ternyata masih utuh 1 paket girset OCB, keluaran merk RK. Kok disimpan? Ceritanya, ini barang saia pesan untuk persediaan/cadangan buat si ciput, OCB. Lha karena sudah pindah tangan dan dirawat adik, si girset ini ya tetap duduk manis di gudang ­čść Lumayan..bisa ngirit nih

Satu set RK Takasago Chain lansiran Malaysia ini, terdiri dari gir depan ukuran 15T, gir belakang ukuran 45 dan rantai ukran 428HSB-124 mata.

Pertanyaannya, apakah bakal PnP, girset yang diperuntukkan untuk OCB dipasang ke NCB? Secara fisik, memang ada beda, terutama panjang rantai dan ukuran gir belakang. Bisa nggak nih dipasang di bleki, NCB saia??

Girset

Continue reading

Restorasi Honda Tiger Lawas, pelan-pelan saja

Pagi masbro..

Di artikel disini, saia pernah cerita kalau kedatangan tamu sosok motor lawas. Yaitu Honda Tiger lansiran 1996 kelir hitam yang dititipkan seorang kawan

Datang dalam kondisi nggak orisinal sepenuhnya, pesan sang pemilik hanya untuk ngerumat, alias merawat. Syukur-syukur bisa kinclong dengan tampilan ori alias standar, hehehehe. Yah, kepinginnya sih gitu, namun banyak kendala. Terutama perlu meluangkan waktu berburu suku cadang ori, entah bekas atau baru/NOS. Kalau kepepet sih, ya terpaksa andalkan yang non ori :mrgreen:

Saat ini, saia menyasar area buritan. Bodi terpasang adalah milik Tilam, alias Tiger Lama. Yaitu lansiran mulai 1999 hingga 2006. Cirinya adalah punya lekukan menyudut di dekat bawah jok dan lampu belakang ganda. Oh iya, ada lagi yaitu behel/pegangan belakang model menyatu berkelir silver.

Beruntung, ada teman lama yang kebetulan punya cover bodi belakang kepunyaan Tiger lawas, alias keluaran 1993-1998. warna juga pas, hitam. Ciri khasnya, polos menggembung, nggak ada lekukan sama sekali. Meskipun bukan orisinal, alias produk sukucadang aftermarket, kondisinya masih sangat mulus, berikut stripingnya warna merah kombinasi putih. Tinggal poles saja dengan pemoles cat bodi, sedikit ketekunan, dan hasilnya, bisa terpasang rapi itu bodi belakang, berikut lampu belakang Tilas yang model 1 lampu. Sayangnya, behel belakang masih dalam proses pencarian nih, hehehehe

Tampilan sudah mulai berubah kan ya? Target selanjutnya, adalah nyari behel belakang Tilas yaitu model terpisah kanan-kiri berbahan besi, serta mengembalikan roda ke velg orisinal jari-jari besi berdiameter 18 inchi berikut ban.

Saat ini, yang masih terpasang adalah velg variasi ber-merk Sprint diameter 17 inchi bertapak lebar, berikut cakram variasi di depan. Lebih lebar sih, namun kurang greget kalau nggak pakai orisinalnya, hehehehe

Semoga bisa segera terkumpul ya, suku cadang orisinalnya.

 

 

DIY, ganti sendiri laher/bearing depan Honda New CB150R

Pagi masbro

Pernah dengar bunyi aneh di seputar roda depan, saat rem depan ditekan dan sokbreker amblas? Ada bunyi aneh macam celetuk-cletuk di as roda depan? Juga tampak kalau roda sedikit oblak? Kalau gejala tersebut masbro alami, bisa dipastikan, bearing atau laher roda depan pasti sudah aus dan oblak.

Hal tersebut juga saia alami tempo hari. Dan kondisi ini, berbanding lurus juga dengan handling si bleki, Honda New CB150R tunggangan sehari-hari. Selain jadi kurang nyaman saat melibas jalan nggak rata, juga jadinya rada-rada oleng gitu. Tudingan saia kalau laher bermasalah, bukan tanpa alasan, katrena melihat gejala oblaknya roda depan terutama di bagian poros atau as. Lalu?

Obatnya ya cuma 1 sih, kudu Continue reading

Unboxing Kayaba double action NOS Kijang 2L, sekaligus pasang di jeng Silvy

Pagi masbro..

Sokbreker, alias peredam kejut, adalah salah satu komponen kendaraan yang termasuk vital. Fungsinya, selain sebagai bagian yang memberikan kenyamanan pada penumpang atau pengendara, juga sebagai komponen penstabil kendaraan. Salah satunya pada kendaraan roda 4 alias mobil.

Untuk kendaraan lawas, macam jeng Silvy Tokidi saia, sokbreker belakang, masih menggunakan per daun yang dikombinasi sokbreker oli. Kenyamanan memang kalah lah sama mobil modern yang sudah mengunakan per keong. Per daun, meski dikombinasi sokbreker oli, masih terasa bantingannya rada keras, meskipun lebih anteng/stabil. Sokbreker, saat dapat nih gerobak 4 tahun silam, sudah pakai aftermarket, alias sokbreker variasi. Entah apa mereknya, sudah hilang dimakan usia. Niat hati pingin balikin standar, intip sokbreker orisinal buat tipe ini, masih di angka 400-500k dengan merk Kayaba tipe double action

Karena keinginan kuat dan niat ingin buat penumpang lebih nyaman, ada jalan. Ketemu dengan temannya teman, yang mau lego barang NOS. NOS, singkatan new old stock, adalah Continue reading

Gas seret pada Honda New CB150R? Cukup REXCO 50 obatnya

Pagi masbro..

Tuas gas adalah salah satu piranti vital dan penting pada sepeda motor. Benda berwujud selongsong plastik, yang menarik dan mengulur kabel gas ini, memang sekilas dan sepintas remeh. Tapi, bila bermasalah, seret atau macet saja sudah bikin pusing

Karena keberadaannya yang tertutup oleh grip gas, berupa karet yang biasa kita genggam dan putar, sering terabaikan. Padahal, fungsi vitalnya, adalah menggerakkan pemasok daya pada mesin. Kalau pada Honda New CB150R, grip gas menarik dan mengulur 2 kabel gas yang menggerakkan throttle body sebagai sinyal penyemprot bahan bakar pada sistem injeksi PGM-fi

Dengan posisi rada tersembunyi, gerakan berputar selongsong gas ini seringkali terhambat oleh debu ataupun kotoran yang menyelinap masuk melalui celah setang dan jalu. Apalagi usia pakai motor sudah tinggi, aus dan keringnya pelumas pada selongsong gas ini menyebabkan putarannya nggak lancar.

Kadang seret, terasa berat, hingga sering tidak bisa berputar> Alhasil, pengendalian motor ya ikutan kacau. Lha gimana, wong saat gas ditarik, nggak bisa langsung lancar berputar, sehingga lambat deh respon mesin. Rasanya, jadi mesin ikutan berat, padahal nggak. Belum lagi kalau macet pas gas ditutup. Putaran mesin nggak bisa langsung turun, atau istilah Jawa, gas “mbandhang”. Bahaya kan? Seolah masih digas padahal posisi tangan sudah menutup grip gas.

Soal sepele ini, bisa berbahaya memang. Jalan keluarnya, Continue reading

Substitusi filter udara Toyota Kijang Kapsul Diesel 2L

Pagi masbro..

Filter udara pada kendaraan, berfungsi sebagai penyaring udara yang dihisap mesin. Tujuannya ya jelas, supaya udara yang masuk ke ruang bakar bersih, tanpa kotoran atau partikel apapun yang berpotensi terhisap masuk dan merusak mesin. Makanya, ini filter, punya usia pakai dan wajib diganti.

Secara material, ada beberapa jenis bahan, antara lain kertas, busa dan logam. Urutannya, yang pertama tuh paling rekomen diganti bila sudah aus, sementara busa dan logam macam filter ala racing, bisa dibersihkan dan dipakai ulang. Kali ini, saia utak-atik filter udara gerobak besi dirumah, silvy, Kijang Kapsul Diesel.

Masih menggunakan filter udara kertas, terpasang produk Aspira. Ganti dari sebelumnya orisinal Toyota. Harganya, di kisaran IDR 100 ribuan untuk Aspira. Orisinal pun ya masih sekitar segitu

Pas nongkrong di bengkel, dari melebarnya obrolan, dapat info menarik bahwa filter udara si ToKiDi (toyota kijang kapsul diesel) ini, bisa disubstitusi dengan Continue reading

Ganti sendiri kipas radiator Honda New CB150R dengan CBR250R, lebih kencang

Pagi masbro..

Fungsi radiator, yang jamak terdapat pada motor sport jaman sekarang, salah satunya Honda New CB150R, adalah meredam panas mesin. Maklum, mesin kompresi tinggi, pasti juga menghasilkan panas mesin yang lumayan. Radiator, berisi cairan coolant yang bersirkulasi ke mesin, dan ditiup udara alias angin dari depan. Sebagai tambahan, terpasang juga sebuah kipas atau extra fan, yang kalau di CB150R, berfungsi sebagai pendingin tambahan, yaitu menghisap panas radiator dan membuang hawa panasnya ke area belakang.

Dengan kondisi lalu lintas jaman now yang warbiyazah macetnya, alhasil, si kipas pendingin radiator ini, bakal bekerja ekstra keras untuk berputar , menghisap panas radiator karena motor terjebak panas. Dari sebuah grup pengguna Honda CB150R, ketemu sebuah trik atasi panas radiator, yaitu dengan mengganti bilah atau baling-baling kipas Honda New CB150R. Sebenarnya, nggak hanya New CB150R saja, generasi CB150R versi lawas juga bisa menggunakan trik ini.

Dan bilah kipas yang dipercaya meningkatkan pendinginan radiator, adalah kepunyaan Honda CBR250R. Ingat, bukan yang RR alias 2 silinder, tetapi CBR250 lama yang 1 silinder. Biasa dikenal dengan CBR250R CBU atau CBR250 ‘sempak’.

Ukuran Continue reading

Cara mengecek fungsi kipas radiator Honda New CB150R, bisa dilakukan sendiri

Pagi masbro..

Motorsport dengan kompresi tinggi, biasanya memproduksi panas mesin berlebih. Termasuk Honda New CB150R series. Makanya, selain dilengkapi radiator sebagai peredam panas mesin, radiatornya juga masih ditambah dengan extra fan alias kipas tambahan pembuang panas.

Fungsi kipas tambahan pada radiator ini adalah membuang panas radiator secara lebih cepat. Caranya, adalah dengan menghisap panas radiator, dan membuangnya. Makanya, posisi kipas adalah di belakang radiator. Jadi sistem kerjanya adalah menghisap panas dan meniupkan hawa panas tadi ke area belakang.

Si kipas radiator ini, nggak Continue reading

Apa efeknya, tidak memasang kabel ground di knalpot Honda New CB150R?

Pagi masbro..

Buat penyuka modifikasi, mengganti beberapa suku cadang sepeda motor dengan produk variasi adalah hal lumrah. Salah satunya knalpot. Termasuk saia sih, mengganti knalpot si bleki, Honda New CB150R dengan knalpot produk R9. Artikelnya disini nih

 

Nah, di channel youtube, ternyata beberapa waktu lalu ada yang nanya, Ada sebuah kabel, yang terpasang pada knalpot. Dilengkapi dengan skun, kabel ini memang bisa dilepas pasang. Kalau fungsinya , adalah sebagai kabel massa atau kabel ground, yang menghubungkan aliran arus negatif kelistrikan ke sasis atau rangka Honda New CB150R.

Untuk menjawab, ya jelas dong, saia kudu praktek langsung. Lha kalau hanya ilmu kira-kira, bisa menyesatkan nih jawabannya. Saia jajal langsung, dengan Continue reading