Sabar ya, proyek underpass pertama di Malang sedang dikebut

Pagi masbro..

Lagi-lagi bahas lalu lintas di Malang Raya nih. Setelah proyek jalan tol Malang – Pandaan berjalan dan mendekati penyelesaian, di awal tahun 2019, giliran proyek pendukungnya dikerjakan. Hmm..

Yups, proyek jalan underpass di simpang Karanglo. Persimpangan ini, memang bakalan jadi simpang ruwet. Kenapa ruwet? Karena, arus lalu lintas masuk dan keluar Continue reading

Advertisements

Jurnalis pun diajak pelatihan safety riding, MPM peduli insan pers

Pagi masbro..

Nggak melulu hanya peduli pada komunitas motor, anak klub, pembalap ataupun masyarakat. Insan pers, juga tak luput dari kepedulian PT MPM. Yups, memperingati hari Pers yang jatuh pada hari ini, 9 Pebruari 2019, digelar pelatihan safety riding khusus jurnalis pada 3 Pebruari lalu.

Masih bertempat di Continue reading

Akhirnya selesai juga perpanjangan SIM di Satpas SIM Polres Malang

Pagi masbro..

Langsung saja deh, melanjutkan cerita kemarin, melakukan proses perpanjangan SIM di Satpas SIM Polres Malang. Setelah berkas masuk dan menunggu yang membosankan, dipanggil deh, sekaligus 10 orang untuk menyelesaikan proses pembayaran SIM. Biaya perpanjangan SIM A yang saia lakukan, adalah IDR 80.000. Mohon sediakan uang pas ya, kalau nggak bakal lama nunggu kembalian. Sudah terpampang pengumuman tentang uang pas ini di loket. Sekilas remeh ya, tapi, memang potensi menambah panjang antrian. Ya karena petugas kudu menghitung dan memberikan kembalian segala, sementara pemohon berjubel.

Setelah itu, diminta ke ruangan pemberkasan. Di ruangan ini, siapkan e-KTP ya. Ada 3 meja lengkap berikut peralatan canggih untuk membaca data pada KTP elektronik. Letakkan KTP pada semacam mesin pembaca / reader,  dan bakal muncul data masbro serta mbaksis. Mulai nama, tempat tanggal lahir, dan alamat. Petugas lalu akan mencocokkan data pada SIM lama dengan data ini. Pemohon, diminta meneliti ulang data yang muncul di monitor, apakah sudah sesuai atau ada yang berubah. Misal ejaan nama, kekurangan huruf atau mungkin berubah tinggi badan 😆 Harap teliti, karena bila data sudah tersimpan dan tercetak pada SIM nantinya, lalu ada ketidakcocokan, ya harus buat ulang SIM. Proses mulai awal dan yang jelas, bayar lagi senilai perpanjangan, hehehehehe

Beres proses disini, tinggal nunggu giliran pengambilan gambar, alias difoto. Ada 2 meja, berikut 2 kamera DSLR terpasang pada tripod. Disini, ternyata nggak hanya jepret, ambil foto saja. Tapi juga pengambilan sidik jari dari pemohon. Nggak hanya jempol saja, tapi komplit, 10 jari tangan , semua diambil sidik jarinya.

Karena tinggi badan saia rada diatas rata-rata, petugasnya terpaksa menyesuaikan tinggi kamera, hehehehe. Mungkin setting sebelumnya untuk pemohon dengan tinggi skeitar 160 – 170cm. Gak perlu waktu lama, beres jepret, akan disuruh menunggu selesainya SIM dicetak. Karena pakai printer khusus ID Card yang terhubung dengan peralatan di pengambilan foto tadi. SIM yang sudah selesai dicetak, dioper ke ruangan pengambilan yang bersebelahan.

Hitungan  menit, sudah dipanggil deh, langsung 5 orang pertama termasuk saia. Jadi deh SIM baru, eh, perpanjangan. Dan asyiknya, nggak ada biaya lagi tetek bengek. Total jenderal, untuk biaya perpanjangan SIM A di Satpas SIM Polres Malang ini, saia keluar duit IDR 109.000 . Rinciannya, IDR 20.000 untuk surat keterangan sehat dan IDR 2.000 untuk parkir disitu. Lalu, beli map IDR 5.000 , biaya perpanjangan SIM A sebesar IDR 80.000 dan parkir di Satpas IDR 2.000.

Sementara, waktu yang diperlukan, bila kondisi lancar dan pemohon standart saja jumlahnya, nggak berjubel, adalah kisaran 1 jam saja. Itu diluar antri pengurusan surat keterangan sehat lho.

Oh iya, ada juga bonus disini. Yaitu, melihat proses ujian atau tes praktek para pemohon SIM baru. Baik untuk SIM C maupun SIM A. Nanti deh, saia buatkan artikel lain tentang ujian praktek SIM di Satpas SIM Polres Malang ini.

Semoga berguna

Proses perpanjangan SIM di Satpas Polres Malang

Pagi masbro..

Tak terasa, 5 tahun hampir lewat. SIM kepunyaan saia, A, hampir habis masa berlakunya. Sebagaimana temannya, beragam tipe klasifikasi SIM, masa berlakunya sama, yaitu 5 tahun. SIM A, C, D, B1, Umum dsb…sama semua

Untuk kesekian kalinya, sambang deh ke Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polres Malang. Untuk wilayah Kabupaten Malang, sebagaimana tempat domisili saia, memang menginduk alias jadi satu di tempat ini. Satpas SIM Polres Malang, menempati lokasi eks Polwil Malang, di Singosari – Malang. Persis di tepi jalan raya yang langganan kena macet 😆

Karena jadi tujuan banyak Continue reading

Tol Malang – Pandaan jadi harapan warga daerah penyangga wisata

Pagi masbro..

Buat yang sering wira-wiri Malang – Surabaya, apalagi pas weekend nih, pasti nggak asing deh dengan yang namanya kemacetan. Maklum juga sih, karena akses menuju Malang, baik dari arah Surabaya maupun dari Pasuruan, hanya bisa melintasi jalur Singosari, sebagai akses utama.

Setelah mencapai pertigaan alias simpang  3 Karanglo, barulah arus akan dipecah. Yang belok ke kanan menuju kota wisata Batu, sementara yang lurus masuk kota Malang. Beragam sumber kemacetan di jalur Purwosari – Lawang – Singosari coba diurai. Namun, memang masih padat. Terutama, arus kendaraan yang hendak menuju Batu pada akhir pekan. Karena itu, proyek jalan tol Malang – Pandaan yang sudah digagas bertahun-tahun silam, terbilang sangat dinanti warga Malang. Harapannya sih, memang proyek yang sejak tahun 2013 lalu hanya sekedar wacana, bisa beroperasi penuh pada tahun 2019.

Lha gimana, Continue reading

Berusaha safety meski gak maksimal, oh obrok

Pagi masbro..

Keberadaan sepeda motor sebagai sarana transportasi sekaligus sebagai alat untuk mencari nafkah , bagi hampir banyak bikers di beragam tempat memang sudah jadi semacam hal biasa. Selain sebagai piranti wira-wiri ke tempat kerja, sepeda motor juga sebagai sebagai obyek kerja. Seperti abang-abang ojek baik online maupun offline, hingga para wiraswasta. Yups, sudah jamak ditemu motor dimodifikasi sehingga menunjang kerja. Misal ditambah anhang/gerobak.

Termasuk salah satu yang sering banget saia temui di daerah saia. Motor dipasangi keranjang bawaan di sisi kiri dan kanan untuk bawa barang, hingga yang paten alias permanen untuk dipakai sebagai semacam etalase barang dagangan. Ini nih yang sering nongkrong dan berjualan ditepi jalan , dengan dagangan seperti kacamata hitam, beragam masker , sarung tangan dan pernak-pernik bikers.

Motor, ditambah dengan semacam papan dan kawat jaring, digunakan sebagai cantolan barang dagangan. Juga sebagai wadah barang juga. Efeknya, jelas, dimensi motor bertambah. Selain melar ke samping sisi kanan dan kiri, juga ke atas tuh, karena tinggi.

Gegara ini, yang jelas Continue reading

Irit rem biar keren? Gak banget deh

Pagi masbro..

Setiap motor yang dijual ke pasaran oleh pabrikan beragam merk, tentunya telah dilengkapi persyaratan keamanan. Mulai sistem pengereman, penerangan alias lampu-lampu dan beragam fitur keselamatan dan kenyamanan yang ditujukan agar pengendara merasa aman, nyaman mengendarai si motor.

Sistem rem, merupakan perangkat wajib dan mutlak ada serta berfungsi dengan maksimal pada sepeda motor. Bila nggak berfungsi , tak terbayang deh ngerinya. Masak iya, menghentikan motor kudu dibenturkan (baca : ditabrakkan) dengan dinding atau pohon supaya berhenti total?? Urusannya dengan nyawa nih..

Menyimak obrolan di beberapa komunitas anak motor, banyak juga yang menyangkut soal rem ini. Awalnya, saling bertukar Continue reading

Kawasan Singosari – Malang marak balap liar

Pagi masbro..

Balap liar,  memang suatu “acara” yang selalu bikin heboh. Heboh dalam tanda kutip nih, maksudnya, heboh saat digelar karena pasti rame dengan peserta , juga heboh suasana yang mengganggu ketertiban dan keamanan sekitar lokasi.

Termasuk di Malang nih. Area jalan Sukarno-Hatta kota Malang, sudah jamak jadi langganan balap liar, yaitu adu kebut trek lurus alias dragrace ilegal. Ya mobil (R4) maupun sepeda motor (R2). Aparat terkait, mulai kepolisian hingga militer, nggak bosan terus melakukan berbagai cara mengikis balap liar ini. Eh, ternyata, entah karena memang bosan dirazia atau kebanyakan saingan peserta, para pembalap liar ini mulai bergeser ke daerah sebelah nih, kabupaten Malang. Menurut informasi, sudah ada 3 lokasi yang sering dijadikan arena balap liar. Mumetnya, yang dipakai adalah jalan raya poros, alias jalur provinsi. Selain daerah “lama” yaitu di Bedali-Lawang yang sudah pernah saia saksikan sendiri, Continue reading

Macam-macam bunyi sirine, perlu tahu nih

Hai masbro sekalian…
Kali ini, saia mau membahas tentang bunyi-bunyian yang pasti kita kenal, karena sering banget ditemui di jalan. Ya, bunyi sirine. Saia, jujur, tahunya bunyi sirine ya “nguing–nguing” gitu, sama “toot–toot” , yang biasanya dipake polisi patroli pengawal (patwal), kendaraan PMK, militer dan ambulans. Maaf, kalo ada yang gak kesebut, dan emang sengaja… :mikir:


Pas lagi browsing, nemu beberapa artikel soal ambulans. Ternyata nih, ada beberapa macam bunyi sirine yang dipakai di ambulans, gak cuma sekedar nguing–nguing. Yaitu ada Continue reading

Siapkan E-TLE, Polres Malang Kota bakal uji coba di 2 lokasi

Pagi masbro..

Kota Malang, rupanya nggak mau ketinggalan dengan kota lain yang sudah mengadopsi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau sistem tilang elektronik. Sistem elektronik yang sepertinya bakal mengurangi tilang di jalan secara langsung.

Satlantas Polres Malang Kota, rencananya akan mengujicoba sistem E-TLE ini di beberapa jalan protokol kota Malang. Dengan memanfaatkan sistem perekaman kamera CCTV , akan dipantau pelanggar di jalan. Nantinya, kamera CCTV akan secara otomatis memperbesar/zoom pada plat nomor polisi si kendaraan pelangggar. Demikian informasi dari Kasatlantas  Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro pada 14/11/2018

Data Continue reading