Pasang ban tubeless di velg CW non tubeless

Beberapa hari yang lalu, disambati adik saia. Ngeluh kalo Honda Blade-nya, sering banget kempes, jadi gak enak buat wira-wiri kerja. Emang sih, standart abis. Gak ada cerita modifikasi apapun 😆 Ukuran ban bawaan depan 70/90-17 sedangkan ban belakang 80/90-17. Belum pernah diapa-apain sejak beli 2011 lalu. Nah, akhirnya tuh Blade ditinggal di rumah, dia kerja pakai Vario nyonyah. Rencana, mau saia ganti sekalian ban depan-belakang si Blade ini, mau diperbesar ukurannya. Memang sih, untuk ukuran aman memperbesar ukuran ban, maksimal adalah 2 step/tingkat diatas sebelumnya. Nah, ini pingin saia maksimalkan aja, hehehe

bladeTiba-tiba Continue reading →

Secuil eksplorasi daya Satria F150FI, 175 kpj

Sebagaimana termuat dalam pasal, eeeh, artikel lalu disini dan disini , saia masih berkesempatan nyobain alias testride Suzuki Satria FU150 FI. Usai soal fisik, sekarang yang paling krusial. Tenaga alias power yang dikeluarkan mesin DOHC 150cc Suzuki ini.

jelajahMeski gak nemu posisi riding yang paling nyaman karena kesalahan bukan pada motor, tapi memang ukuran badan saia 😆 Berangkat, mampir SPBU, menuhin tangki, meski info awal, sudah dipenuhi. Tapi, secara pribadi, kalo mau tes konsumsi BBM, enaknya full to full biar gampang. Maklum, gak pake metode dan alat ukur yang spesifik sih. . Eh, ternyata beneran penuh. Isi ron 92 gak sampe 1/2 liter, dah luber 😆 Oke lanjut riding. Kala diam, dan mainkan throttle gas, rasanya lebih responsif Satria F150 versi injeksi ini daripada versi karburator. Yo jelaslah…menurut salah satu mekanik Suzuki SMG Singosari, yang minjemin unit ini nih 😆 , versi karburator rada ada jeda tenaganya, mungkin karena sistem vakum CMIIW. Yang injeksi ini, lebih merata, gak ada gejala ngempos atau kosong.  Tarikan, khas enjin yang fokus di rpm atas, santai di rpm bawah hingga 6000an. Tapi, diatas itu, hmm, nyosss luar biasa, sampe limiter mencekik di 13.000. Tenaga terus terasa naik, tak terasa ada jeda sedikitpun, seperti yang pernah saia temui di Satria FU150 versi karburator. Sempat menyasarkan diri sebentar di jalan rada sepi, tes kecepatan. Sementara, hanya sampai gigi 3, karena kondisi jalan dan feeling pribadi yang sudah kurang pede  dengan ban standar yang imut. Dapat berapa? Continue reading →

Cekcok dengan supeltas, miris

Sabtu, weekend. Alamat, jalanan pasti padat. Situasi yang selalu berusaha saia nikmati saat riding berangkat dan pulang kerja, gimana lagi, wong semua pengguna jalan juga merasakan hal yang sama? Nah, pagi tadi,  jalanan seperti biasa padat. Sebelum TL Karanglo a.k.a Bentoel, didepan SDN Banjararum 1, ada lokasi U-turn alias putar balik, khusus untuk kendaraan dari arah utara alias arah dari Surabaya untuk balik arah. 2 orang supeltas biasanya siaga disitu, mengatur lalin, untuk membantu beberapa pengguna jalan yang hendak putar balik, dengan menghentikan secara aman beberapa kendaraan dari arah selatan.

putar-balik-566adafc92fdfdd008f9ffcaKarena rada Continue reading →

Cermati bukti PKB, ada yang janggal ya?

Siang masbro..

Artikel ringan siang ini. Nemu postingan di salah satu grup komunitas, yaitu berupa foto PKB sepeda motor yang diposting salah satu member. Motornya, Vespa tipe Sprint, keluaran tahun 1977. Waduh, saia aja belom lahir, hehehehe… Lihat pajak, keterangan fisik dan lain-lain gak ada yang aneh. Pajaknya murah pake banget, lha wong sepeda motor tergolong lawas. Cuma IDR 67.000 dengan kapasitas silinder 150cc.

pajakApa yang aneh alias janggal coba? Nah, pas iseng saia perbesar, di kolom keterangan bahan bakar, tertulis campur 😆

pajak lagiYah, mungkin maksudnya, secara resmi, bahan bakarnya adalah bensin campur, alias bensin dengan campuran oli samping. Tahun segitu, untuk motor Vespa, memang belum terpisah, tangki oli sampingnya. Jadi harus mencampurkan oli kedalam tangki bensin.

Tapi, istilah “campur” saja, tanpa embel-embel lain, rada unik dan janggal menurut saia. Misal ditambahkan “bensin campur” , atau malah cuma ditulis “bensin” saja, sepertinya lebih pas dan cocok CMIIW Toh, perbandingan pemakaian oli samping pada bensin cuma sedikit, bensin yang lebih dominan.

Hanya sekedar opini pribadi 😉

Modifikasi 50 %

Siang habis istirahat sambil makan siang di kantor, saia dapat tugas tambahan, ngecek kamera CCTV di parkiran depan. Sang operator laporan, kalo sensor infrared di CCTv rusak, sehingga tampilan saat malam gak maksimal. Ya wis, daripada ribet, saia copot aja, siap dikirim ke rekanan bagian maintenance. Sambil membereskan tangga bekas naik dinding gedung, eh, kok mata ini, yang suka jelalatan nyari penampakan aneh, nemu penampakan sosok motor berwarna putih dengan tampilan gak lazim. Opo kuwi yo?

kerudung Continue reading →

BBM Non subsidi turun harga (lagi)

Per 15 Maret 2016 hari ini, pukul 00.00 WIB tadi malam, Pertamina secara resmi, kembali mengumumkan penurunan harga BBM produksi mereka. Lho? Turun lagi?

bbm turunYuk, simak rinciannya. Penurunan harga ini, kalo dikalkulasi, lha kok kebetulan, sama semua. Yaitu senilai IDR 200/liter. Harga Pertalite yang sebelumnya IDR 7.500 turun menjadi IDR 7.300.

Demikian juga Pertamax dari IDR 7.950 menjadi IDR 7.750/liter, sedangkan Pertamax Plus dari IDR 8.850 menjadi IDR 8.650/liter. Pertamina DEX, semula di harga IDR 8.800 menjadi IDR 8.600/liter. Semua turun, kecuali Premium dan Bio Solar.

Faktor penyebab turunnya harga BBM secara umum saat ini masih sama. “Terkait dengan harga minyak dunia,” jelas Pihak Pertamina.

Nah, melihat  semakin dekatnya harga pertalite dengan premium, Pertamina mengaku tidak ada masalah. Karena, memang tujuan awal “diadakan” Pertalite, merupakan BBM transisi alias peralihan, dari pengguna Premium ke Pertamax. Menurut rencana, pada akhirnya, Premium dengan RON 88 akan dihapus. Nah lo…secara, memang cuma di negara kita ini, ada BBM dengan RON terendah.

Yuk, segera isi tangki BBM masbro…. Semoga berguna

Top box unik

Habis ngantar si thole sekolah, seperti biasa, riding santai menuju tempat kerja. Eh, di barengan dengan seorang bapak-bapak berseragam PNS dengan mengendarai Honda Win lansiran lawas. Searah, menuju kota. Tapi, ada yang unik yang membuat saia rela membuntuti beliau. Lha mau saia cegat, gak enak. Sama-sama mau berangkat kerja je, takut menyita waktu beliau, hehehe. Honda Win-nya standar saja, hanya terpasang aksesori sepatbor depan model trail. Nggak tahu, itu bawaan atau variasi. Tapi, sebuah box di buritan motor sangat menarik perhatian

box kayu1 Continue reading →

Honda New CB150R, laris lho ternyata

Melihat data AISI di postingan lalu , di bulan Januari 2016 ternyata Yamaha menumbangkan Honda di segmen 150 cc sport. Lho, gak salah judul nih di blog? Larisnya dimana coba?? Apalagi, dari kang anangcozz  distribusi Honda New CB150R ada di angka 5.076 unit saja.

gambar : motoblast

gambar : motoblast

Iya, ternyata, Continue reading →

Satria FU modif turing

Pagi masbro…

Di kota saia, meski banyak komunitas motor dan sering banget ketemuan pas turing, jarang banget ketemu Suzuki Satria FU150 yang dimodifikasi model turing. Lha ndilalah, pas pulang kerja, kok ketemu penampakan seekor yang rupanya dimodifikasi model turing. Cek gambar dibawah masbro..

Continue reading →