Tangki Honda CB150R masih bisa kemasukan air

Yups! Si tutup tangki njendol CB150R. Dengan desain yang masih seperti pendahulunya, Tiger, Megapro dan New Megapro, dari bentuk dan fungsi, “dihujat” banyak kalangan> Mulai dari desain yang kurang sporty sampe resiko menyusupnya air dari situ. Termasuk ciput punya saia juga sih πŸ˜†
Memang, sebagai antisipasi, sejak awal saia minang nih CB150R, berusaha ikhtiar, dengan melapiskan selembar karet tutup tangki Vespa, di mulut tangki CB. Selembar karet, yang dibandrol IDR 3.000 di bengkel spesialis Vespa ini sebagai upaya saia, supaya gak terulang kejadian si Meggy yang kemasukan air sampe bocor tangkinya πŸ‘Ώ
IMG01218-20131001-0902
Sejak Awal Januari 2013, sampe Desember 2013, thanks God, gak ada kejadian air masuk. Terbukti, dari hasil kuras tangki di AHASS langgananan, gak nemu kotoran, juga air dari hasil kurasan tangki. Maap, poto masih ketlisut :mrgreen:
Tapiiiii….…Sabtu 22 Pebruari 2014 kemarin, saia kesandung sial. Berangkat kerja, dari rumah sekitar jam 08.30. Arus lalin Singosari-Karanglo, seperti biasa, weekend, macet mengular. Nah, pas nyalip ibu-ibu nunggang Vario, lha kok si ciput mendadak mati mesinnya, persis di depan gerbang Perumahan Bumi Mondoroko Raya, selatan sedikit Pasar Buah Singosari.
Refleks saia tarik kopling, motor menggelinding pelan, lalu saia pinggirkan di halaman sebuah ruko. Saia coba start, elektrik maupun kick, tetep gak mau nyala. Semua indikator normal, cuman BBM yang agak mepet, memang rencana mau ngisi ulang :mrgreen:
Pas ngecek indikator-indikator, saia juga pelototi indikator ECU, kedip atau gak. Normal, kontak ON nyala, trus mati lagi, seperti biasa.
Nah, anehnya, pas meng-ON-kan kunci kontak, kok gak ada bunyi “ngiiiiing” sama sekali ya? Saia jadi curiga.
Jangan-jangan, ada sekring yang putus. Sekring alias fuse di CB150R emang ada beberapa biji, dikelompokkan jadi beberapa grup. Khusus ECU+injeksi, indikator, lampu-lampu dan sekring utama.
wpid-img_5872 (gambar dari IWB)
Buka jok, ada kumpulan sekring didalam sebuah boks kecil bertutup. Saia lepas 1 per 1, lho, gak ada yang putus sama sekali ya? Makin bingung..
Akhirnya, dengan dongkol dan malu, plus lumayan ngos-ngosan, saia dorong si ciput ke AHASS MKP, yang kebetulan hampir berseberangan dengan lokasi mogok. Cuma sayangnya, karena ada separator jalur, jadi ya harus ndorong balik arah dulu alias agak naik…haduuuhhh…
Masuk AHASS, saia tuntun ke are service di belakang. Saia sampaikan ke mekanik, kalo tiba-tiba mati. Dicek sebentar, distarter beberapa kali, emang bener masih gak mau nyala. Akhirnya, dimasukkan daftar antrian.
Lumayan lama nunggu, ada 2 jam-an barangkali, sampai suntuk, bolak-balik saia keluar masuk area service, masih aja belom ada yang nangani si ciput πŸ‘Ώ
Hampir jam 11an, baru seorang mekanik, yang habis nangani seekor Vario, mulai megang si ciput. Saia intip, dicek mulai starter. Tetep gak bisa. Kayaknya beliau cek bagian sekring-sekring, terus lanjut kok terlihat melepas tangki. Saia lalu keluar dari ruang tunggu, trus datengin tuh mekanik. Kenalan sebentar, trus saia sampaikan gejala awalnya. Beliau juga mengamini, kalo kelistrikan sehat, curiganya sama kayak saia, pompa bahan bakar.
Berbekal multitester, beliau nge-cek koenksi kabel dari pompa bahan bakar, tanpa lepas tangki. “kayaknya, masalah dari pompa BBM, mas,” katanya. Okeh, lanjut melepas tangki, kemudian melepas pompa bahan bakar.
Saia deg-degan, soalnya dulu sempat ada kasus, pompa BBM CB150 yang rusak gara-gara mompa air alias tangkinya kemasukan air. Iya sih, ditanggung pabrikan alias bisa di-klaim, tapi inden spare-part yang lama…kan termasuk kategori slow moving.
Lepas pompa sudah, unitnya lalu dibersihkan dan dicek. OMG, ketemu masalahnya. Salahsatu kabel pompa, warna merah PUTUS!!! Persis pada skun konektornya. Sekedar info, ada 4 kabel pada pompa BBM, 2 kabel hitam, 2 kabel merah. Saia sendiri kurang paham kemana aja jalurnya, teknis banget soalnya.
kabel putus1
Balik lagi. Kondisi kabel yang putus pas skun konektor tersebut sebenarnya sehat, cuma memang pada area kumpulan konektor, ada sedikit endapan, seperti kotoran warna kecoklatan. Sedang skun yang putus/patah tersebut memang BERKARAT. Sangat pasti, kalau penyebab putusnya skun tadi gara-gara karat. Nah, karatnya, pasti gara-gara ada air di tangki.
kabel putus 2
Sayang, pas dikuras tangki sebelum lepas pompa BBM tadi, gak sempat saia foto hasil kurasannya. Overall bersih sebenarnya, cuma sedikit sekali air yang kedapatan ngendon di tangki.
Akhirnya, bertukar pikiran sama mekanik tadi. Kebetulan, beliau ternyata owner CB150R juga, dan katanya, pernah ada 1 unit CB yang masalahnya sama kayak punya saia. Daripada klaim pompa, nunggu waktu lama banget (katanya sih sampe hitungan bulan), saia menerima solusi disolder. Yup, disolder. Jadi kabel yang putus tadi dicrimping ulang pake skun baru, trus dilapisi timah solder. Mas mekanik tadi menjamin, cara ini kuat, meski pompa pasti terendam BBM, solderan gak akan bermasalah. Kalo trouble, kembali kesini aja, tak urusin semua, katanya.
Hemmm…solusi ekspres. Saia balik ke ruang tunggu, nunggu selesai sekitar 10 menitan. Habis itu dipanggil ke ruang service, diberitahu kalo perbaikan sudah selesai. Pengen tahu biaya perbaikan kabel putus tadi? Dikenai IDR 35.000, sudah termasuk biaya kuras tangki.
Saia sempat gugling soal kabel pompa BBM CB150R ini, ternyata di http://hondakami.blogspot.com/2013/09/fuel-pump-cb-150-r-rusak-sekarang-tak.html, sudah dibahas tentang ini detail. Liat postingnya sih sejak 2013. Katanya disitu lagi, CB150 keluaran setelah Maret 2013, pada konektor/skun, sudah dilapisi semacam slang plastik, IMHO, untuk mengamankan skun.
Foto0777pompa (gambar dari hondakami.blogspot.com)
Yah, semoga gak terulang lagi , air masuk tangki, trus bikin masalah di situ. Entah karat, keropos, menyumbat dan lain-lain.
Kalo pemikiran saia pribadi sih, sebenarnya, air yang merembes masuk tangki sudah sangat minimal, IMHO. Entah karena desain tutup tangki, atau penambahan karet tangki Vespa yang saia pasang. Cuma, kok pas ngendapnya tuh pas di area konektor pompa, sehingga menyebabkan karat pada skun konektor tangki yang akhirnya bermasalah deh…padahal, bulan Desember 2013, saia kuras tangki, gak nemu air di tangki.
Yah, sebagai preventif, ada baiknya pemilik motor batangan, gak memandang merk πŸ˜† , melakukan ritual kuras tangki, yah minimal sekali setahun. Antisipasi ajah, daripada tahu-tahu tangki penuh kotoran dan air, jadi repot diri sendiri.

Sekedar info, kalo di bengkel resmi sayap tunggal alias AHASS, biaya kuras tangki motor laki kena IDR 30.000.
Demikian share pengalaman pribadia saia, yang sempat bikin jengkel dan membuat saia gak masuk kerja hari itu πŸ‘Ώ
Saia hanya pengguna, bukan FB, piss :mrgreen:

Advertisements

64 comments on “Tangki Honda CB150R masih bisa kemasukan air

  1. Mantabbb…
    Berarti cukup dengan 3000 masalah kemasukan air selesai…

    WongΒ² jan perhatian dan rutin treatment sama motornya yo?
    Aq jan kayak gak ada waktu…nyuci aΓ© gak sempat 😦
    Sak mlayu-mlayunΓ© motor…

    Alhamdulillah sik josss πŸ˜€

    Like

    • lha ya itu, untung juga pas deket sama AHASS…jian sobek tenan..tapi saia masih sayang sama ciput kok πŸ˜†

      Like

  2. sama kyk punyaq. fuel pump kabel merah soketnya keropos.
    cari di diler gk ada. inden 1bln
    ada crita dr diler kasus yg sama dsolder tp cm tahan 1minggu.
    gmn pnya e mas. aman gak kl dsolder
    mhn infonya ya
    085645840448
    trims

    Like

    • so far aman kok mas, abis disolder, trus skunnya dilapis plastik sama mekaniknya..
      padahal air cuma dikiiit banget, tapi pas di posisi soketnya, jadi berkarat trus putus

      Like

  3. Gan motor cibi ane juga mengalami kejadian yang sama dengan agan. Alhasil tukang bengkelnya kasih saran ke saya lebih mengklaim saja dan menunggu stok barangnya hingga 2 minggu karena inden. Awalnya saya tanya memang harga spare part injektor yang baru berapa mas? dia bilang 2 jutaan gan wkwkwk. Apa memang benar ya harganya segitu gan?

    Like

    • kemasukan air juga masbro? kalo part injeksi yang di tangki, kan cuma pompa bbm ajah…injektornya kan diluar, nempel ke mesin…
      baiknya sih diklaim, karena masih garansi mesin
      bisa coba cari be-res yang gedean, yang kira-kira ready part-nya
      kalau mau beli sendiri, fuel pump harganya IDR 450.000

      Like

    • kalo di cb saia, pas putus di soket. akhirnya, karena susah mau dicramping ulang ke soket baru, akhirnya disolder aja
      prosesnya dibongkar fuelpump-nya, baru disolder kabel-soket yang putus, trus dilapis plastik penutup soket
      maaf, gak punya gambar detilnya masgan..

      Like

    • Dibetulin aja mas, pas waktu itu gak ready fuelpump. Harus inden dulu. Lha motor dipake kerja, masak motor ditinggal saia ngangkot? πŸ˜†
      Gratis sih, masi garansi fuelpump nya waktu itu CMIIW

      Like

    • Iya mas, kudu rutin kuras dan cek tangki buat jaga-jaga..malah, yang udah bertutup tangki rata pun masih beresiko juga kok, disusupi air..
      Intinya, tangki motor laki, kudu ekstra diperhatikan

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s