Modifikasi Honda CB150R, sasis ala deltabox swing arm ala tralis

Pagi masbro

Lagi suka yang kekar-kekar nih. Yuk, modifikasi lagi dengan bahan motor naked Honda (Old) CB150R. Kali ini dari area Jawa Tengah nih. Di tangan pemilik kreatif ini, sebut saja mas Irfan, bisa berubah gagah dan tersamar identitas asli si cibi ini.

Body secara keseluruhan, sudah tidak menggunakan part aslinya. Dibuatkan khusus alias custom berbasis fiberglass yang diracik oleh salah satu bengkel custom di Magelang, Jawa Tengah bernama MiB. Termasuk tangki asli yang disarungi cover biasa disebut kondom tangki, yang membuat tampilan tangki jadi gede. Sepaket pula, dengan penutup rangka yang mirip dengan deltabox berikut paket body belakangnya. Menutup rangka tralis di area atas mesin, mampu menyamarkan sasis asli CB150R nih. Dipasangkan pula sepatbor depan berbasis Kawasaki Ninja custom ala karbon untuk depan, sedangkan sepatbor belakang comot punya Honda CBR150R keluaran 2013. Hmm..masuk nih, pas.

Headlamp orisinal Continue reading

Advertisements

Modifikasi Honda CB150R Streetfighter Buntung, ekstrem

Pagi masbro..

Modifikasi, memang mutlak adalah selera pemilik. Yang sreg, yang cocok, ya itu yang dilakoni dan dipilih. Motor segala macam, bisa berubah bentuk dan gaya, sesuai keinginan pemiliknya. Contohnya, Honda CB150R gen 1 ini. Sport naked Honda yang menggunakan sasis bermodel tralis, diubah rada ekstrem oleh salah seorang pemiliknya dari tanah pasundan.

Adalah kang Ridwan yang mengobok-obok tampilan cibi-nya ini. Nggak tanggung-tanggung, main potong rangka masbro. Weeh..

Rangka belakang ditebas, terhitung sejak separo Continue reading

Buat sendiri, penahan cipratan spakbor Honda New CB150R alias kepet spatbor

Sepeda motor, apapun merk dan tipenya, pasti sudah dari sononya, eh, dari pabrikan, dilengkapi penahan cipratan air, lumpur maupun kotoran. Biasa disebut sepatbor, atau spatbor, spakbor. Kalau di tempat saia sih, sebutannya slebor 😆 . Depan belakang, penahan cipratan ini terpasang rapi dan estetis. Maklum, desain dari pabrikan, berusaha tidak mengurangi faktor tampilan fisik penampilan pada motor. Sporty begitu

Namun, ada kalanya, di mata bikers, contohnya saia ini 😆 , masih kurang puas dan kurang sreg dengan hasil rancang bangun insinyur pabrikan. Memang sih, sudah bagus bentuknya dan juga berfungsi baik. Namun, untuk sepatbor depan Honda New CB150R, seperti juga edisi sebelumnya Honda (Old) CB50R, masih kurang panjang di bagian belakangnya. Kelewat pendek malah kalau saia rasakan meski memang sporty tampilannya. Cipratan kotoran dari roda depan, masih lumayan mengotori area depan mesin. Malah kadang muncratnya bisa ekstrem, bisa sampai mengotori radiator. Apalagi kalau melibas jalanan yang kotor berlumpur macma ilustrasi di bawah

Nah, makanya, saia berinisiatif bikin sendiri deh, tambahan alias extension sepatbor depan, yang sering juga disebut kepet ini. Meski di beberapa lapak online sudah tersedia, tapi, kalau bisa maksimal dengan biaya minimal, kenapa nggak? Bahasa kerennya sih, selain kepet, biasa disebut sambungan spatbor atau extension spatbor. Continue reading

Tune-up Ciput Honda (Old) CB150R, mengembalikan performa

Pagi masbro..

Era kemajuan teknologi memang tak bisa dipungkiri. Termasuk dalam otomotif. Adanya teknologi sistem injeksi pada mesin sepeda motor , selain meningkatkan perfoma tenaga keluaran mesin, juga lebih menekan maintenance alias perawatan pada mesin. Memang sih, secara jadwal dari pabrikan, perawatan alias service rutin tetap sama, diperlukan dengan jadwal tertentu pada motor Honda. Perawatan injeksi lebih simpel sih menurut saia, karena hanya membersihkan saja. Makanya, rada jarang ke bengkel resmi buat service si ciput.

Paling yang rutin saia lakukan, adalah ganti oli setiap 2.000 km, lebih sedikit kadang-kadang,  dan bersihkan sendiri filter udara. Secara, oli yang saia pakai selama ini memang ‘rada sesat’ dan filter udara aftermarket yang terpasang pada OCB saia adalah Ferrox yang notabene minim perawatan dan nggak usah diganti. Cukup dicuci saja itu saringan kawat halus dengan air sabun. Keringkan, pasang lagi deh.

filter ferrox

filter ferrox

Berbarengan dengan penggantian kampas kopling OCB150R di artikel ini, kan buka Continue reading

Honda SS 150 Racer, cadas nih tampilannya

Pagi masbro..

Thailand, memang salah satu acuan otomotif di Asia, termasuk negeri kita ini. Modifikasi, Thailand-Indonesia sama kencangnya, termasuk juga pabrikan sepeda motornya. Honda Thailand, beberapa waktu lalu memunculkan motor konsep mereka di kelas sport 150cc, yang dinamai 150SS Racer. Waduh, apaan lagi ini??

Penampakan motor ini, sangat menyita perhatian. Lha wong desainnya nggak umum tuh. Gaya retro dipadu modern. Ajibbb… Buritan pendek macam motor caferacer, dipadu dengan roda kekar dan besar. Sekilas, rada bobber ya…gendut sih ban-nya.

Bodi ringkasnya Continue reading

Cover waterpump Honda CB150R bolong

Ini kasus, terjadi pada salah satu member komunitas Honda CB150R Kaskus / Hosticus. Abang Boim, biasa disapa begitu, baru ngeh kala si motor nongkrong di rumah sehabis dipakai ngider, ada tetesan  cairan  di sisi kanan bak mesin. Ternyata, bukan oli, karena berwarna. Positif, adalah rembesan cairan coolant alias pendingin mesin.

Kebetulan, coolant, memang sudah tidak pakai punya AHM, merk lain yang berkelir ijo stabilo. Sebenarnya, jauh hari sebelumnya, ketika kuras radiator dan pakai merk lain, saat membuka cover water pump, sempat curiga adanya retakan halus di sisi dalam cover itu.

Istilah water pump untuk bagian ini, saia pikir rada tidak tepat ya, karena yang dipakai pendingin pada mesin Honda CB150R ini bukan air, tapi coolant/cairan pendingin .

Berhubung santai, sedikit saja yang rembes sampai menetes, yah, dianggap gak papa deh.

kulen

ilustrasi cairan coolant

Waktu berlalu, dan akhirnya, kelamaan, Continue reading

Si Cemen berubah lagi, Modifikasi Honda (old) CB150R Streetfire

Pagi masbro….modifikasi lagi yuk. Honda CB150R satu ini, pasti sudah pada kenal dan hafal. Maklum, salah satu pencetus velg tavak levar, maksudnya velg tapak lebar 😆 Berkali-kali nongol di banyak blog, media otomotif online juga cetak segala. Pernah juga saia tulis beberapa kali di artikel. Yang ini nih..

cemenKalau gak salah, sudah modifikasi ke 4 atau ke 5 nih. Busyet tenan nih om Yusa. Kali ini, lagi-lagi masih dengan konsep kekarnya. Yuk disimak, tampilan dan detail modifikasi Honda OCB-nya, yang dishare ke saia via japri :mrgreen:

Kali ini, tampilan kelir, Continue reading

Parade modifikasi ‘ringan’ Honda (Old) CB150R Streetfire

Pagi lagi masbro. Kali ini, nggak pakai banyak tulisan. Saia cuma mau berbagi beberapa tampilan Honda CB150R Streetfire versi lawas, alias old/OCB. Modifikasinya, ‘ringan-ringan saja’, tengok, bagian bodi juga masih pada standar. Tampilan standarnya masih sangat kental, karena memang, berupaya tidak menghilangkan identitas asli Honda CB150R generasi awal ini. Fokus, adalah fitness alias mempergagah bagian kaki-kaki. Halah, malah dijelasin…wong niatnya gak pake tulisan 😆 Disimak aja masbro dan mbaksis, semoga berguna dan semoga kepingin serta semoga keracunan. Hehehehe

cb1 Continue reading

Adaptor footstep Honda CB150R

Selamat pagi masbro, semangat pagi.

Kali ini, saia mau bahas salah satu part modifikasi yang bisa dipasang di motor sport alias motor laki. Peninggi footstep. Walah, apaan lagi ini. Aksesori ini, merupakan adaptor, alias disambungkan dengan footstep standar. Sebagai contoh, pada Honda CB150R, biasa disebut OCB. Part berbentuk lempengan logan ini, sangat mudah pemasangannya. Cukup melepas footstep standar terlebih dahulu. Kemudian pasang adaptor pada dudukan footstep di sasis/rangka motor.  Setelah itu, baru pasang kembali footstep standar, ke plat adaptor tadi.

foot5 Fungsinya apa sih? Sebenarnya, hampir sama dengan footstep model racing, alias underbone. Yaitu, merubah posisi kaki sehingga lebih mundur dan lebih tinggi daripada posisi footstep standar. Berasa lebih racy gitu posisi ridingnya. Cocoknya sih, diimbangi dengan pemakaian setang racing model jepit/clip-on, sehingga posisi riding lebih menunduk sementara posisi kaki lebih mundur dan tinggi. Hasilnya, seperti ini di motor NCB150R

foot3Posisi kaki mundur dan lebih tinggi, merupakan antisipasi agar saat menikung super miring/rebah, tidak kepentok aspal :mrgreen:. Yang kena aspal duluan adalah bagian lutut yang sudah diproteksi knee protector. Nah, paham kan? Hehehehehe…

foot2Berapaan sih, adaptor ini. Kalau di lapak-lapak online, dijual berkisar IDR 200.000an. Yah, sedikit lebih murah daripada footstep model underbone sih. Soal pilihan, kembali ke pengguna juga. Selera beda-beda. Oke, semoga berguna…

foot4gambar : hosticus

Pasang ban tubeless di velg CW non tubeless

Beberapa hari yang lalu, disambati adik saia. Ngeluh kalo Honda Blade-nya, sering banget kempes, jadi gak enak buat wira-wiri kerja. Emang sih, standart abis. Gak ada cerita modifikasi apapun 😆 Ukuran ban bawaan depan 70/90-17 sedangkan ban belakang 80/90-17. Belum pernah diapa-apain sejak beli 2011 lalu. Nah, akhirnya tuh Blade ditinggal di rumah, dia kerja pakai Vario nyonyah. Rencana, mau saia ganti sekalian ban depan-belakang si Blade ini, mau diperbesar ukurannya. Memang sih, untuk ukuran aman memperbesar ukuran ban, maksimal adalah 2 step/tingkat diatas sebelumnya. Nah, ini pingin saia maksimalkan aja, hehehe

bladeTiba-tiba Continue reading