Ringkas dan praktis, ada yang mau coba?

Awalnya, pas berdekatan dengan sosok Honda Revo di lampu merah Bentoel Malang ini, tak punya pikiran macam-macam. Pas menoleh dan saia perhatikan lebih lanjut, wasyembbb. Muatan yang menggunung di jok belakang, ternyata adalah sepeda motor utuh! Saking banyaknya, sampe sang rider, cuman kebagian duduk di ujung jok 😆

v80cSemula, Continue reading →

Fungsi lembaran karet di rangka/sasis CB150R

Pas ganti aki disini, saia baru ngeh fungsi selembar karet, yang melingkari alias menutup batang sasis utama di bawah jok. Persis diatas bagian samping aki. Sudah lama sebenarnya, saia mikir, apa fungsi lembaran karet ini. Masak ya cuman melapisi rangka, terus apa gunanya coba?? :mrgreen:

karet8Ternyata, si karet berguna untuk 

Continue reading →

Modifikasi Yamaha MT-25 Wawan Tembong

Di artikel ini, sudah saia tulis tentang penunggang Yamaha MT-25 ini. Mas Wawan Tembong, berikut  galeri aksinya. Nah, kali ini sedikit bahas modifikasinya yak…

Yamaha MT-25 ini, sebenarnya, kalau saia bilang, nggak full modif. Standar modif. Tengok aja, bagian bodi yang merupakan unsur motor paling besar selain mesin, nyaris tak tersentuh. Hanya melepas shroud yang menutupi radiator, melepas spakbor belakang, mencopot headlamp dan footstep boncenger, juga spion tentunya 😆

mt6Jok boncenger masih ada, kadang, menurut beliau, juga digunakan kalo freestyle dengan pembonceng. Wadauuuw, terbayang mulesnya kalo dibonceng mas Wawan, jantung bisa melorot sampe ke dengkul nih, hehehehe. Lainnya, hemm..bagian atas tangki yang dibuat penyok. Lhoh, kok tangki mulus dan bagus (dengan tutup rata 😆 ) malah dipenyokin? Tenang, karena kebutuhan tuh masbro. Untuk gaya wheelie high chair, freestyler melakukan wheelie/mengangkat roda depan dengan duduk di tangki. Nah, kan susah karena kontur tangki MT-25 yang ada punuknya, makanya dipenyokin, rada dibuat datar sedikit menekuk kedalam/tepos, kemudian dilapis dengan busa, supaya maaf, bokong, tidak sakit 😆

mt3Setang berganti dengan fatbar, nggak tahu nih merknya apa. Lho, ada master rem di setang sebelah kiri? Iya, ada tuas rem tambahan di setang kiri, posisinya di bawah tuas kopling. Tuas tambahan ini, untuk menekan kaliper rem belakang, yang juga sudah ditambahkan di roda belakang.

mt2Jadi, piranti rem belakang, ada 2 kaliper masbro, untuk menghentikan roda yang dipasang cakram gede, lebih besar dari aslinya.

mt5Lainnya? Knalpot pake aftermarket Sakura, yang biasa dipake juga sama R-25. Kemudian ada frame slider, yang dipasang di beberapa titik, antara lain di bawah bodi belakang, dan engine guard, yang mengelilingi mesin. Behel belakang juga dimodif sedikit, dimanfaatkan sebagai pijakan kaki kala atraksi stand up wheelie atau wheelie no hand. Untuk menaikkan akselerasi, supaya sentakan awal enteng dan gampang wheelie, cukup aplikasi rasio gir ringan. Gir depan gak kelihatan, cuma yang belakang, sudah pakai Sinnob dengan ukuran segede tampah :mrgreen: Maaf, gak ngeh ukurannya, kayaknya diatas 50 mata tuh

mt1Nah, gak ekstrim banget kan, modifnya di Yamaha MT-25 ini? Ada yang mau ngikut? :mrgreen:

Semoga berguna

 

 

 

 

Review gear set SSS heavy duty di Honda CB150R

Maret 2015 lalu, saia pasang gearset baru untuk ciput, CB150R saia. Sejak itu, tiap kali mau bikin review, kok ya ada aja halangan. Kalau nggak lupa, malah males 😆

Berlalu 8 bulan pemakaian, gimana coba reviewnya? Hemm, menurut saia pribadi, ini gearset memang secara kualitas diatas ori-nya CMIIW. Semenjak pasang, terhitung baru 2-3 kali, kalo nggak salah ingat, setel rantai. Lah kalo gearset bawaan, seminggu sekali gak disetel, udah kendur gak karuan. Saat itu, usia pakai gearset ori, baru setahunan mungkin. Dengan pemakaian dalam kota, sesekali luar kota. Jadi, stop and go lebih banyak dialami. Sebelumnya, sempat pake rantai Suzuki Satria FU, eh, kendor-kenceng juga.

rante

OOT, balik ke topik. Acara setel ketegangan rantai, Continue reading →

Eeh, berjumpa Wawan Tembong dan nonton aksinya secara langsung

Nemu sebiji motor yang dimodif sedikit nggak umum di salah satu sudut Suryanation Motorland 2015 Malang. Benernya sih, banyak banget penampakan motor modifikasi yang nggak umum disini. Tapi, sosok Yamaha MT-25 ini menarik perhatian saia. Pretelan, dan yang mencolok, gir belakang gede bangets. Wih, pasti garang nih tarikannya. Ambil foto aah, kiri, belakang, kanan….Pas jepret bagian depan, ealah..ada nama yang punya. Wawan :mrgreen:

wawanNamanya Jawa banget, Wawan Jarwanto alias Wawan Tembong, freestyler asal Ampel, Boyolali, Jawa Tengah.  Pemuda ini adalah freestyler Indonesia terbaik saat ini. Meraih Continue reading →

Honda Tiger bermesin boxer nongol di Suryanation Motorland (berikut galerinya)

Hari ini, berbarengan Honda Bikers Day digelar di Pacitan. Makanya, modifikasi yang saia angkat posting kali ini juga Honda :mrgreen: Honda Tiger 2000. Tampilan macan noceng ini sukses membuat saia terbelalak saat menelusuri jajaran motor modifikasi, yang berjejer rapi di tenda ajang Kontes Modifikasi Suryanation Motorland akhir Oktober lalu di Lapangan Rampal, Malang. Gimana nggak, kalo secara body sih, memang, gak terlalu mencolok kalo dibanding motor lain, secara , semuanya juga dimodifikasi. Monosok, bodi custom ala retro modern, lancip, dll. Pas ngelongok area bawah tangki, nah, bukan main. Sepintas, identitas mesin asli Honda Tiger 2000 sudah tidak terlihat lagi. Karena, sudah dimodifikasi total. Mesin Kaizen, yang aslinya bersilinder tegak dan tunggal, kini berubah dua silinder, dengan konfigurasi menyamping, alias boxer. Mirip dengan desain mesin khas BMW CMIIW. Mau nanya-nanya, gak ada orang, entah empunya atau panitia. Ya wis, cuma jepret foto saja deh. Ternyata, dah pernah ditulis Irfan pertamax7.com kapan hari :mrgreen:

boxer6Garapan mas Siswo Winoto dari Win’s Paddock, berkolaborasi dengan mas Yusuf, Bengkel Semangat Putra Purwokerto ini,memang mengundang decak kagum. Mas Yusuf, beken dengan karyanya mulai Honda Tiger bermesin twin sejajar, mesin V ala Harley-Davidson, mesin konfigurasi L, mesin konfigurasi W dan yang ini, konfigurasi boxer. Busyet tenan..
Continue reading →

Ciput, CB150R, ganti aki Motobatt tipe MTZ6S

Ciput, Honda CB150R tunggangan saia, merupakan edisi awal. Ya, generasi pertama Honda CB150R. Rilis perdana Desember 2012. Akhirnya, akhir Desember unit datang, karena surat menyurat di akhir tahun, jadilah STNK-nya bulan Januari 2013. So, umur si ciput nih, Desember 2015 bulan depan persis menginjak 3 tahun. Part aus, kayaknya sudah menjadi hal yang wajar. Rantai beserta gir, sudah ganti disini . Kampas rem pun sudah beberapa kali ganti.  Terakhir, yang ganti adalah kampas kopling , meski sebenarnya masih lumayan oke untuk dipakai harian, karena penasaran dengan brand kampas kopling racing, saia ganti juga 😆 Nah, sekitar sebulanan yang lalu, saia merasa kalo ada masalah di kelistrikan. Starter elektrik, terasa rada susah. Sementara, untuk lainnya, klakson yang kala dipencet terdengar lebih syahdu suaranya. Hemmm…kecurigaan mengarah ke aki nih…

aki bawaan CB150R

aki bawaan CB150R

Karena harus Continue reading →

Minim perawatan, cakram belakang Honda CB150R bisa jadi gelang

Semangat Senin…

Dapet gambar via teman-teman grup, share aja disini. Kayaknya, dulu banget, dah pernah rame soal cakram yang hancur karena gak diganti-ganti kampasnya. Ini ada lagi, di Honda CB150R. Cakram belakangnya, sampe protol alias lepas, kemungkinan besar juga karena minim perawatan, kampas rem habis gak diganti-ganti. Alhasil, pad yang tinggal besi doang, beradu dengan piringan cakram, yang besi pula. Bagus deh hasilnya…

IMG-20151115-WA0119Bagus yak, sampe habis gitu 😆 Kalo lihat kondisi cakram dan motor, komentar macam-macam sih. Kebanyakan, ya menuding karena kurang perawatan, sampe dekil gitu 😉 . Terbayang, ganti cakram belakang deh, belum lagi kalo kondisi kaliper juga rusak.

Selalu cek kondisi motor Anda ya masbro. Dekil, kotor itu biasa, asal semua perangkat masih berfungsi normal dan kondisinya layak pakai. Ya menjamin keamanan saat berkendara, juga bisa sedikit berhemat. Yah, minimal lihat sekilas kondisi kembangan ban, ketebalan kampas rem depan-belakang, ketegangan rantai dan volume oli mesin. Paling mudah sebenarnya, cek ketebalan kampas rem,lewat ketinggian cairan minyak rem di tabungnya. Bila volume minyak rem terlihat menurun, perlu dicurigai kampas rem mulai tipis, karena minyak rem, pada ngendon alias terkumpul di bawah. Tepatnya, di kaliper, karena piston kaliper terus nongol, mendorong kampas rem yang menipis. Simpel aja kan?? Asal tidak ada kebocoran saja di jalur slang rem, tips ringan ini lumayan akurat kok.

Semoga berguna

Yamaha MT-15 masspro Januari 2016???

Gonjang-ganjing si Yamaha MT-15 semakin santer. Setelah kang macantua membahas penampakan di pantura, kemudian yang paling baru videonya di mas iwb . Dikabarkan, kalo sudah melalui N1000. Dari mas IWB sih, N1000 adalah produksi beberapa part si MT-15 sudah mencapai 1000 pc/buah. Nah, diperkirakan, awal tahun 2016 sudah bisa launching. Wiihhh…

wpid-spyshoot-mt15-pantura-macantua-com_-jpg-01Nah, pas chatting di grup wasap dengan teman se-almamater jaman kuliah dulu, saia baru nyadar, kalo ada yang sekarang ngendon, eh, kerja di pabrikan garputala alias Yamaha. Iseng aja, saia pancing-pancing..eh teryata kena dikit masbro 😆 Saia buka obrolan di grup, mancing beliau. Yamaha, sport-nya keok nih dilibas Honda 😆 Eh, Continue reading →

Kawasaki, sudah aplikasi ESP juga yaa??

Jum’at, postingan yang ringan dan menghibur saja ya masbro. Masih dari even Suryanation Motorland di Malang beberapa waktu lalu. Ada sesosok Kawasaki Ninja 250 yang dimodifikasi ganteng, arahnya sih klasik cafe racer.

DSC_0280Berubah total, hanya mesin yang masih dikenali kalo merupakan produk dua silinder Kawasaki. Sementara, tidak membahas modifikasinya, tapi perhatikan label ESP yang nempel di radiator. Beneran tuh, mengaplikasi teknologi ESP yang nempel di Vario-nya AHM??

DSC_0281Sekedar intermezo ya masbro, jangan dianggap  serius…itu cuman tempelan, kreatifitas pemiliknya saja :mrgreen:

Semoga menghibur…