Impresi Harian Honda ADV 150 ABS (2) : Performa mesin, konsumsi BBM dan penerangan

Pagi masbro..

Melanjutkan review, eh, impresi nunggang Honda ADV 150 ABS kemarin nih. Kali ini, sedikit ulik tentang mesin dan karakter skutik yang punya muka macho ini

Dapur pacu ADV 150, identik dengan Honda PCX 150. Tapi ya jangan samakan plek ya. Ada ubahan di sana-sini yang pengaruh ke keluaran mesin. Paling terasa, adalah torsinya. Torsi ADV 150 lebih gede ketimbang PCX 150. Continue reading

Menikmati Yamaha NMax 2018 (lagi) sebelum diganti

Pagi masbro..

Kabar bakal segera hadirnya versi facelift skutik Yamaha yaitu NMax, memang masih abu-abu. Sempat muncul rame kabar beritanya, lalu hilang lagi ditelan waktu. Sebuah tanya, apakah bakal seperti MX-King dan MT-15 yang ujug-ujug dan mak bedunduk hadir secara tiba-tiba??

Mumpung belum nongol nih, versi baru NMax, saia puas-puasin eksplorasi NMax lansiran 2018 ini. Yup, skutik kelir gelap, doff dipadu warna emas pada roda ini, kok ya pas ya sama si bleki? Hehehehehe

Secara bentuk, Continue reading

Impresi Harian All New Honda PCX 150 (3) : Performa mesin, konsumsi BBM dan penerangan

Pagi masbro..

Melanjutkan impresi riding All New Honda PCX 150 nih. Sambil jajal jalan, bisa tergapai sekaligus 2 tujuan saat mereview Honda PCX 150 keluaran 2018 ini. Eksplorasi mesin dan juga sekalian mengukur konsumsi BBM-nya.

Akselerasi yang halus, memang sangat bersahabat. Kalem nih tarikannya, sesuai dengan karakter body yang elegan :mrgreen: Macam jaim gitu :mrgreen:  Meski begitu, untuk jalan jauh ataupun diajak bejek-bejek gas rada spontan, ternyata masih bejaban juga. Sempat saia ukur akselerasinya dengan basis GPS melalui aplikasi android di handphone, Ulyyses. Jajal akselerasi  Dari kondisi diam hingga kecepatan hampir menyentuh 60 kpj, mampu mencatat angka 16 detik. Memang sih nggak seakurat alat lain yang memang spesialis mengukur akselerasi dan kecepatan, tapi lumayan sebagai acuan.

Lewat angka itu, Continue reading

Impresi harian Yamaha Aerox 155 R-version (2 habis), bawa riding dan dynotest

Pagi masbro..

Artikel pertama nih di awal tahun 2018. Sampe lupa saia selaku admin aselimalang.com mengucapkan, “Selamat Tahun Baru 2018 “ ya..semoga kita semua diberkahi kesuksesan. Amin…

Setelah mengulas sedikit tampilan dan beberapa fitur Yamaha Aerox 155 R-version, di artikel yang lalu, kini saia berbagi rasa mengendarai skutik bongsor ini. Kebetulan , istri saia juga penasaran dengan Aerox ini, jadi juga sempat menggunakan nih motor dan bisa juga memberikan pendapatnya pribadi tentang motor ini. Maklum, biasa menggunakan skutik juga di rumah, Honda Vario 110 FI.

Posisi riding.  Termasuk nyaman untuk saia, karena posisi Continue reading

Impresi harian Yamaha Aerox 155 R-version (1)

Pagi masbro..

Beberapa hari lalu, saia berkesempatan merasakan impresi berkendara secara harian salah satu skutik Yamaha, yaitu Yamaha Aerox 155 VVA, R version. Meski waktu yang ada sangat terbatas, saia akan berusaha maksimal memberikan rasa berkendara dengan skutik bongsor ini yang merupakan unit testride  properti Yamaha Roda Sakti Surya Megah Malang.  Eits, yang bilang bongsor nih istri saia 😆 Maklum, di mata kaum hawa, apalagi yang biasa naik skutik imut macam BeAT, Mio atau sejenisnya, body si Aerox memang tergolong gede.

Body gede Yamaha Aerox ini, tergolong sporty dibanding saudaranya NMax yang lebih elegan. Depan  meruncing dengan headlamp sipit yang berisi lampu LED.

Bagian tengah, Continue reading

Impresi Harian Suzuki GSX-R 150 (4) : Kesimpulan

Usai menjadikan Suzuki GSX-R 150 sebagai kendaraan harian selama beberapa waktu, dan sudah ada beberapa poin yang saia ulas dalam artikel sebelumnya, tibalah saatnya kesimpulan. Ada beberapa hal yang bisa saia tarik jadi kesimpulan selepas menikmati sport fairing 150cc keluaran Suzuki ini.

Beberapa catatan pribadi saia antara lain Continue reading

Impresi Harian Suzuki GSX-R 150 (3) : Ekplorasi mesin

Sembari ngajak jalan-jalan Suzuki GSX-R 150, unit testride dari Suzuki SMG Singosari, pasnya ya sambil merasakan dan mengeksplorasi mesinnya. Secara garis besar sih, mesin sejenis dengan versi naked-nya, yaitu Suzuki GSX-S 150. Nggak ada perbedaan sama sekali. Nah, yang jadi beda, absennya fairing pada Suzuki GSX-S 150, juga berpengaruh pada berat badan, eh berat motor. Selisih 1 kg, lebih berat GSX-R 150.

Untuk akselerasi, Continue reading

Impresi Harian Suzuki GSX-R 150 (2) , Tes Jalan

Melanjutkan impresi harian Suzuki GSX-R 150, lanjut ke pemakaian harian. Ya aktifitas rutin harian saja, plus saia sempatkan jajal ke luar kota, ke kabupaten sebelah, hehehehe.

Motor berfairing-model sport-setang jepit, konsekuensi jelas, kudu merubah kebiasaan riding. Harian, s Continue reading

Impresi Harian Suzuki GSX-S 150 (4) : Kesimpulan

Pagi masbro dan mbaksis. Artikel ini merupakan penutup dari 3 artikel sebelumnya, tentang impresi harian Suzuki GSX-S 150, unit testride dari Suzuki SMG Singosari-Malang. Kuda besi naked berkelir merah ini saia gunakan kurang lebih satu mingguan, dengan berbagai trayek, eh, rute yang saia jajal. Harian buat kerja, terjebak macet, hujan-panas, semi offroad, hingga paling pol saia ajakin naik ke ketinggian diatas 1.000 dpl ke sebuah lokasi di pinggiran Malang.

Selama nunggang ini GSX, berbagai pengalaman saia dapatkan. Yang jelas dan utama, sosok nih motor memang tergolong eye catching alias menarik perhatian. Beberapa kali saia disapa pengendara lain saat sama-sama diam di kemacetan dan lampu merah, sekedar menanyakan, “itu motor Suzuki baru ya??” Penasaran rupanya..

Continue reading

Impresi Harian Suzuki GSX-S 150 (3) : Ekplorasi mesin

Sembari merasakan handling di artikel lalu, pas-nya memang sekalian eksplorasi mesin si GSX-S 150 ini, jajal uji dynotest sekaligus mengukur seberapa konsumsi BBM-nya dipakai harian. Kan karakter Suzuki GSX-S 150 yang spesifikasinya overbore alias diameter piston lebih gede daripada langkahnya, memang digdaya di putaran mesin menengah dan tinggi.

Meski begitu, ternyata, saat dipakai harian riding dalam kota, cukup bertenaga meski tidak melulu panteng di rpm tinggi. Perpindahan gigi rendah nyaman, karena tidak terasa lonjakan tenaga yang dadakan di rpm rendah. Nah, kalau main di rpm menengah hingga tinggi, sejak mesin berputar di 6.000 rpm keatas, weh…sadis masbro. Njengat memang, terasa banget tenaga yang keluar pada poros roda belakang.

Untungnya, tenaga ganas sebesar 18,9 dk/10.500 rpm ini, sedikit diredam oleh roda belakang yang cukup besar, 130/70-17. Bisa dibayangkan kalo keluaran mesin ini disalurkan oleh ban seukuran Satria F150. Ngeri… Continue reading