Impresi Knalpot R9 Zeta pada Honda New CB150R, power naik

Pagi masbro..

Penggantian knalpot standar alias bawaan orisinal pada motor, jamak memang dilakukan pemilik motor. Selain punya tampilan yang lebih gahar dan nggak monoton standart, dipercaya mampu mendongkrak daya keluaran mesin. Termasuk saia nih, yang mengganti knalpot si bleki Honda New CB150R dengan keluaran R9 yang punya label Zeta series.

Nah, saia bakal ulas nih hasilnya, penggantian knalpot ini. Secara suara yang dihasilkan , hmm…relatif sih. Yang jelas, memang lebih garang (baca : kencang) daripada asli bawaannya.

Continue reading

Advertisements

Dynotest wajib kah di AHASS?

Pagi masbro..

Gegara beberapa artikel saia tentang service di bengkel resmi Honda alias AHASS yang selalu menggunakan ‘ritual’ acara dynotest, ada pembaca kesasar di warung ini :mrgreen: yang bertanya. “Wajibkah, sesi dynotest saat service di AHASS?”

Memang, beberapa kali saia tulis pengalaman saat service di AHASS pada tunggangan pribadi saia. Seiring perkembangan teknologi yang lebih memungkinkan mengukur performa secara nyata melalui grafik dan angka, beberapa bengkel resmi, di Malang, melengkapi peralatan mereka dengan perangkat dyno.

Secara resmi sih, Continue reading

Impresi harian Yamaha Aerox 155 R-version (2 habis), bawa riding dan dynotest

Pagi masbro..

Artikel pertama nih di awal tahun 2018. Sampe lupa saia selaku admin aselimalang.com mengucapkan, “Selamat Tahun Baru 2018 “ ya..semoga kita semua diberkahi kesuksesan. Amin…

Setelah mengulas sedikit tampilan dan beberapa fitur Yamaha Aerox 155 R-version, di artikel yang lalu, kini saia berbagi rasa mengendarai skutik bongsor ini. Kebetulan , istri saia juga penasaran dengan Aerox ini, jadi juga sempat menggunakan nih motor dan bisa juga memberikan pendapatnya pribadi tentang motor ini. Maklum, biasa menggunakan skutik juga di rumah, Honda Vario 110 FI.

Posisi riding.  Termasuk nyaman untuk saia, karena posisi Continue reading

Tune-up Ciput Honda (Old) CB150R, mengembalikan performa

Pagi masbro..

Era kemajuan teknologi memang tak bisa dipungkiri. Termasuk dalam otomotif. Adanya teknologi sistem injeksi pada mesin sepeda motor , selain meningkatkan perfoma tenaga keluaran mesin, juga lebih menekan maintenance alias perawatan pada mesin. Memang sih, secara jadwal dari pabrikan, perawatan alias service rutin tetap sama, diperlukan dengan jadwal tertentu pada motor Honda. Perawatan injeksi lebih simpel sih menurut saia, karena hanya membersihkan saja. Makanya, rada jarang ke bengkel resmi buat service si ciput.

Paling yang rutin saia lakukan, adalah ganti oli setiap 2.000 km, lebih sedikit kadang-kadang,  dan bersihkan sendiri filter udara. Secara, oli yang saia pakai selama ini memang ‘rada sesat’ dan filter udara aftermarket yang terpasang pada OCB saia adalah Ferrox yang notabene minim perawatan dan nggak usah diganti. Cukup dicuci saja itu saringan kawat halus dengan air sabun. Keringkan, pasang lagi deh.

filter ferrox

filter ferrox

Berbarengan dengan penggantian kampas kopling OCB150R di artikel ini, kan buka Continue reading