Pasang ban tubeless di velg CW non tubeless

Beberapa hari yang lalu, disambati adik saia. Ngeluh kalo Honda Blade-nya, sering banget kempes, jadi gak enak buat wira-wiri kerja. Emang sih, standart abis. Gak ada cerita modifikasi apapun πŸ˜† Ukuran ban bawaan depan 70/90-17 sedangkan ban belakang 80/90-17. Belum pernah diapa-apain sejak beli 2011 lalu. Nah, akhirnya tuh Blade ditinggal di rumah, dia kerja pakai Vario nyonyah. Rencana, mau saia ganti sekalian ban depan-belakang si Blade ini, mau diperbesar ukurannya. Memang sih, untuk ukuran aman memperbesar ukuran ban, maksimal adalah 2 step/tingkat diatas sebelumnya. Nah, ini pingin saia maksimalkan aja, hehehe

bladeTiba-tiba Continue reading

Stiker untuk mobil barang

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, yaitu tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan Raya,Β  Pasal 303 jo Pasal 137, sebenarnya telah diatur tentang mobil barang dilarang untuk mengangkut orang tanpa alasan. Selain memang bukan peruntukannya, resiko dan bahaya yang timbul, berpeluang menimbulkan kecelakaan yang merugikan, bukan saja pengemudi dan penumpang, tapi juga pengguna jalan lain.

Awalnya, ide pemasangan stiker khusus mobil barang ini, diprakarsai oleh Satlantas Polres Malang. Namun, kemudian didukung penuh oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Malang. Caranya? Dengan memasang stiker “Dilarang mengangkut orang” pada kendaraan barang yang lulus uji kir. Stiker besar dengan warna dasar kuning mencolok ini, paling sering terpasang di bagian belakang mobil barang, entah itu mobil barang terbuka/pick-up dan sejenisnya, atau mobil barang tertutup/box. Ini yang sempat saia jepret di seputaran Malangkota

stiker2Nah, beberapa kali, ketemu stiker serupa, tapi merupakan plesetan alias dibuat sekedar untuk humor. Nah, baru tadi siang ketemu dan bisa ambil gambar. Monggo disimak

stiker 1Jelasnya, itu bukan stiker resmi yang dikeluarkan Dinas Perhubungan. Bercanda aja kok isinya, minimal, orang kurang kerjaan di belakang mobil ber-stiker ini, bisa baca hingga senyum. Contohnya, ya saia ini πŸ˜† πŸ˜† Yang jelas, saia kira sih tujuannya baik :mrgreen: :mrgreen:

Semoga menghibur

 

Cekcok dengan supeltas, miris

Sabtu, weekend. Alamat, jalanan pasti padat. Situasi yang selalu berusaha saia nikmati saat riding berangkat dan pulang kerja, gimana lagi, wong semua pengguna jalan juga merasakan hal yang sama? Nah, pagi tadi,Β  jalanan seperti biasa padat. Sebelum TL Karanglo a.k.a Bentoel, didepan SDN Banjararum 1, ada lokasi U-turn alias putar balik, khusus untuk kendaraan dari arah utara alias arah dari Surabaya untuk balik arah. 2 orang supeltas biasanya siaga disitu, mengatur lalin, untuk membantu beberapa pengguna jalan yang hendak putar balik, dengan menghentikan secara aman beberapa kendaraan dari arah selatan.

putar-balik-566adafc92fdfdd008f9ffcaKarena rada Continue reading

Cermati bukti PKB, ada yang janggal ya?

Siang masbro..

Artikel ringan siang ini. Nemu postingan di salah satu grup komunitas, yaitu berupa foto PKB sepeda motor yang diposting salah satu member. Motornya, Vespa tipe Sprint, keluaran tahun 1977. Waduh, saia aja belom lahir, hehehehe… Lihat pajak, keterangan fisik dan lain-lain gak ada yang aneh. Pajaknya murah pake banget, lha wong sepeda motor tergolong lawas. Cuma IDR 67.000 dengan kapasitas silinder 150cc.

pajakApa yang aneh alias janggal coba? Nah, pas iseng saia perbesar, di kolom keterangan bahan bakar, tertulis campur πŸ˜†

pajak lagiYah, mungkin maksudnya, secara resmi, bahan bakarnya adalah bensin campur, alias bensin dengan campuran oli samping. Tahun segitu, untuk motor Vespa, memang belum terpisah, tangki oli sampingnya. Jadi harus mencampurkan oli kedalam tangki bensin.

Tapi, istilah “campur” saja, tanpa embel-embel lain, rada unik dan janggal menurut saia. Misal ditambahkan “bensin campur” , atau malah cuma ditulis “bensin” saja, sepertinya lebih pas dan cocok CMIIW Toh, perbandingan pemakaian oli samping pada bensin cuma sedikit, bensin yang lebih dominan.

Hanya sekedar opini pribadi πŸ˜‰

Modifikasi 50 %

Siang habis istirahat sambil makan siang di kantor, saia dapat tugas tambahan, ngecek kamera CCTV di parkiran depan. Sang operator laporan, kalo sensor infrared di CCTv rusak, sehingga tampilan saat malam gak maksimal. Ya wis, daripada ribet, saia copot aja, siap dikirim ke rekanan bagian maintenance. Sambil membereskan tangga bekas naik dinding gedung, eh, kok mata ini, yang suka jelalatan nyari penampakan aneh, nemu penampakan sosok motor berwarna putih dengan tampilan gak lazim. Opo kuwi yo?

kerudung Continue reading

BBM Non subsidi turun harga (lagi)

Per 15 Maret 2016 hari ini, pukul 00.00 WIB tadi malam, Pertamina secara resmi, kembali mengumumkan penurunan harga BBM produksi mereka. Lho? Turun lagi?

bbm turunYuk, simak rinciannya. Penurunan harga ini, kalo dikalkulasi, lha kok kebetulan, sama semua. Yaitu senilai IDR 200/liter. Harga Pertalite yang sebelumnya IDR 7.500 turun menjadi IDR 7.300.

Demikian juga Pertamax dari IDR 7.950 menjadi IDR 7.750/liter, sedangkan Pertamax Plus dari IDR 8.850 menjadi IDR 8.650/liter. Pertamina DEX, semula di harga IDR 8.800 menjadi IDR 8.600/liter. Semua turun, kecuali Premium dan Bio Solar.

Faktor penyebab turunnya harga BBM secara umum saat ini masih sama. β€œTerkait dengan harga minyak dunia,” jelas Pihak Pertamina.

Nah, melihatΒ  semakin dekatnya harga pertalite dengan premium, Pertamina mengaku tidak ada masalah. Karena, memang tujuan awal “diadakan” Pertalite, merupakan BBM transisi alias peralihan, dari pengguna Premium ke Pertamax. Menurut rencana, pada akhirnya, Premium dengan RON 88 akan dihapus. Nah lo…secara, memang cuma di negara kita ini, ada BBM dengan RON terendah.

Yuk, segera isi tangki BBM masbro…. Semoga berguna

Wedyan, seminggu tilang 1.000 lebih pelanggar di Malang

Sore masbro, apa kabar di menjelang weekend ini?

Operasi Simpatik, sudah digelar Polri sejak 1 Maret yang lalu. Gelaran ini, memang beraneka ragam metode yang dipakai di tiap daerah. Ada yang menggandeng instansi terkait misal Satpol PP dan Dishub serta TNI, ada yang “galak” dengan razia besar-besaran, ada pula yang beneran simpatik, tidak langsung ditilang tapi ditegur dengan pertimbangan tertentu.

tilangDi kota Malang, Polres Malang Kota sudah menilang seribu lebih Continue reading

Top box unik

Habis ngantar si thole sekolah, seperti biasa, riding santai menuju tempat kerja. Eh, di barengan dengan seorang bapak-bapak berseragam PNS dengan mengendarai Honda Win lansiran lawas. Searah, menuju kota. Tapi, ada yang unik yang membuat saia rela membuntuti beliau. Lha mau saia cegat, gak enak. Sama-sama mau berangkat kerja je, takut menyita waktu beliau, hehehe. Honda Win-nya standar saja, hanya terpasang aksesori sepatbor depan model trail. Nggak tahu, itu bawaan atau variasi. Tapi, sebuah box di buritan motor sangat menarik perhatian

box kayu1 Continue reading

Material SIM di Satpas Polres Malang kosong…zonk

Masih berkaitan dengan postingan yang lalu disini , saat saia memproses perpanjangan SIM C yang kelewat masa berlakunya. Proses sudah dilakoni, tinggal saatnya menunggu hasil cetak SIM. Saia keluar dari ruang pengambilan foto, hendak menuju ruang tunggu cetak. Sambil membawa selembar kertas keterangan kalau sudah foto SIM dan kuitansi pembayaran biaya SIM. Eh, belum sampai duduk, ada seorang petugas, masih muda, menghampiri saia, yang kebetulan sedang mengambil gambar antrian pembuat SIM. Kirain mau ditegur, ternyata nggak tuh πŸ˜† Dengan ramah, beliau mengajak saiaΒ  ke sebuah loket khusus, maaf, lupa gak saia ambil gambar.

tanda-tanya

Kertas form saia, berikut fotokopi SIM dan kuitansi lantas diminta. Saia tunggu sekejap, eh ternyata dibalikin lagi. Kali ini Continue reading