Tabrakan moge langsung meledak

Selamat pagi menjelang siang masbro…

Dah mulai kerja nih, agenda sisa tahun lalu menumpuk, menunggu dikerjakan. Yuk, sambil kerja, ada video miris nih.Kecelakaan sepeda motor, entah di daerah mana, yang jelas bukan di Indonesia. Diposting sebuah akun di Instagram. Ngeri, tabrakan adu kambing moge nih. Begitu berbenturan, langsung meledak. Sebuah ledakan, lalu diikuti terbakarnya kedua motor. Salah satu rider dikabarkan meninggal. Hiiyy…serem

 

Semoga kita semua selalu diberkahi keselamatan. Hati-hati di jalan ya masbro dan mbaksis…keep safety riding

 

Rangka motor (sengaja) dibiarkan berkarat

Pagi masbro…Sebelumnya, Selamat Tahun Baru 2017 ya, semoga di tahun ini dna juga tahun-yahun berikutnya, kita semua diberikan umur panjang, kesehatan dan sukses dalam semua yang kita jalani. Amin.

Berangkat kerja beberapa hari yang lalu, bareng sarah dengan sebuah motor sport/laki/batangan. Modelnya sih, kayak Honda CB jadi-jadian. Dengan knalpot resing, lumayan ngeblarrrr…Salip kanan-kiri, widih, mantep tenan pokoknya. Karena gak keburu, saia santai saja, dan persilahkan mendahului. Di TL Blimbing, eeh, masih ketemu ini motor. Barulah saia ngeh, ternyata itu wujud Yamaha Scorpio. Sport bermesin 225 cc, yang sangat terkenal dengan ‘amblesnya’ :mrgreen: Di tangan sang pemilik, dipotong-potong deh.

scorpioRangka belakang Continue reading

Trend headlamp di motor modifikasi tracker

Di berbagai even otomotif, terutama kontes modifikasi, jamak ditemui pemandangan modifikasi unik berbagai motor. Salah satunya di Suryanation Motorland 2016 di Malang beberapa waktu lalu. Modifikasinya, keren-keren bener.

asurya1Lha wong namanya lomba alias kontes, hehehe. Saat berkeliling, saia menemukan jajaran pemandangan lumayan unik. Yaitu beberapa motor modifikasi bergaya street tracker. Berbasis aneka merk dan tipe, mulai Honda Tiger, CB, Yamaha Scorpio dan banyak lagi. Meski aliran mirip, tentu, bodi dan hasil akhir berbeda-beda. Tetapi, ada 1 kesamaan dari deretan motor berikut. Apaan tuh???

Yaitu, Continue reading

Safety saat testride motor baru

Pagi masbro.

Beberapa kali, saia berkesempatan mengikuti testride motor baru, yang digelar salah satu pabrikan sepeda motor. Nah, dari hasil ikut, kemudian menyaksikan suasana saat testride, ada rasa yang beda di tiap even. Meskipun 1 pabrikan, karena mungkin penyelenggara berbeda-beda, kemudian masih juga di sub-kontrakkan kan lagi, itu merupakan penyebab beda atmosfer bagi pengunjung. Apalagi, beda daerah/lokasi.

test-rideMemang, namanya acara testride, Continue reading

All New Honda CBR250RR resmi rilis di Surabaya, banderol mulai IDR 63,2 juta

Pagi masbro… Masih berkaitan dengan artikel testride kemarin. Acara testride Honda CBR250RR di Surabaya, berlanjut dengan acara launching motor dua silinder ini di Surabaya Town Square biasa disebut Sutos.

Menyemarakkan acara launching All New CBR250RR di Surabaya ini,  digelar pula sales exhibition, community gathering, Honda Racing Apparel & Accessories Booth,  Instagram Photo Contest dan music entertainment

cbr Continue reading

Testride singkat All New Honda CBR250RR

Pagi masbro..beberapa hari ini blog vakum (lagi). Maaf banget yak

Oke, Sabtu 17/12/2016 lalu, saia mendapat kesempatan mencoba jagoan 2 silinder produksi AHM. Apalagi kalau bukan All New Honda CBR250RR. Meski sudah banyak diulas rekan-rekan blogger, ditestride, bahkan diuji personal, saia tetap nulis. Kan ini pengalaman pribadi yang saia rasakan, bukan yang orang lain rasakan 😉

Berlokasi di Grand Island Pakuwon City Surabaya, sudah sejak pagi, antrian peminat sesi testride motorsport ini sudah mengular. Saia datang bersama beberapa kawan Jatimotoblog agak siang sih, jadi, langsung deh ikutan antri.

antri Continue reading

Binter Merzy eks Patwal, komplit nan unik

Pagi masbro, apa kabar? Sehat? Maaf nih, beberapa hari blog sempat lowong, karena kerjaan di dunia nyata lumayan menyita, jiaahh :mrgreen:

Buat masbro dan mungkin mbaksis, terutama keluaran , eeh, maksudnya kelahiran kisaran tahun 70an, pasti beberapa ngak asing dengan sebuah brand/merk motor yang lumayan booming di awal tahun 1980. Binter Merzy. Buat yang mungkin belum tahu, Binter merupakan nama yang dipakai Kawasaki di era itu. “Bintang Terang” , itu nama panjangnya, merujuk pada nama perusahaan PT. Bintang Terang sebagai perpanjangan tangan Kawasaki Jepang di Indonesia. Sayangnya, ini merk Binter, gulung tikar di kisaran tahun 1985 karena kasus yang membelit salah satu petingginya.

binter-kawasakiProduk Continue reading

Pembelajaran yang mahal, STNK nempel di motor

Pagi masbro…

Kasus pencurian sepeda motor memang punya beragam modus. Mulai jalan halus dengan trik mengumpankan kaum hawa, hingga jalan kekerasan, dilakoni para penjahat. Memang, semuanya memanfaatkan kelengahan sang pemilik.

Hal yang sama dialami oleh rekan saia. 3 hari yang lalu, Honda BeAT  berkelir biru putih, yang kebetulan pula, baru saja lunas cicilannya, amblas disikat pencuri. Kejadian terbilang singkat, kala sang matik ini dipakai oleh istrinya.

pencurian-motor Continue reading

Honda Blade 110 CW, modifikasi jadi rem tromol

Kembali ke potret jalanan masbro. Saat pulang kerja, berbarengan dengan seorang ibu-ibu, yang membonceng anaknya mungkin, masih berseragam sekolah. Yang menarik perhatian, bukan ibu-nya :lol:, tapi penampakan Honda Blade 110 yang ditunggangi. Saat melihat ke area roda belakang, ada yang aneh. Yaitu, absennya perangkat rem cakram belakang disitu.

down2Setahu saia, Honda Blade, untuk versi velg CW alias velg palang, mulai keluaran pertama berkubikasi 110 cc hingga terbaru yang naik jadi 125 cc, nggak ada tuh yang pakai rem belakang model tromol/drum.

blade2

Kalau Blade lawas, iya, memang masih pakai rem belakang tromol.

blade-tromolNah, pas saia lihat lebih detail, rapi banget ini velg Blade si ibu. Gak terlihat modifikasi, yang nampak sekilas memang orisinil. Tromol lengkap berikut penutup, juga tuas yang terhubung ke footstep/tuas rem kaki. Rapi. Jadi penasaran, ini ganti velg atau bagaimana ya? Sepertinya, kemungkinan besar iya, entah pakai velg apa, yang kayaknya PNP dengan Blade.

down1Yang jelas, kadang, piranti yang dibenamkan pabrikan pada tiap motor, belum tentu cocok dengan selera konsumen. Banyak yang diubah lagi alias dimodifikasi. Meski kebanyakan naik kelas (baca:up grade) misal, rem tromol diubah jadi cakram, namun tak jarang yang sebaliknya, malah di-down grade. Bisa jadi sih, si ibu meras akelewat pakem kalau pakai rem cakram di belakang, makanya dirubah tromol saja, hehehe

Oke, sekian artikel singkat. Semoga berguna