Irit rem biar keren? Gak banget deh

Pagi masbro..

Setiap motor yang dijual ke pasaran oleh pabrikan beragam merk, tentunya telah dilengkapi persyaratan keamanan. Mulai sistem pengereman, penerangan alias lampu-lampu dan beragam fitur keselamatan dan kenyamanan yang ditujukan agar pengendara merasa aman, nyaman mengendarai si motor.

Sistem rem, merupakan perangkat wajib dan mutlak ada serta berfungsi dengan maksimal pada sepeda motor. Bila nggak berfungsi , tak terbayang deh ngerinya. Masak iya, menghentikan motor kudu dibenturkan (baca : ditabrakkan) dengan dinding atau pohon supaya berhenti total?? Urusannya dengan nyawa nih..

Menyimak obrolan di beberapa komunitas anak motor, banyak juga yang menyangkut soal rem ini. Awalnya, saling bertukar Continue reading

Advertisements

Rem cakram blong saat panas? Ini asal muasalnya

Pagi masbro..

Rem, merupakan salah satu perangkat yang sangat vital pada kendaraan, baik sepeda motor maupun kendaraan beroda lebih dari 3. Bisa menyangkut nyawa nih, persoalan tentang rem. Buat apa coba motor sekenceng apapun kalau ternyata rem-nya nggak berfungsi? Masa iya mau pakai rem tembok? Maksudnya, kudu ditabrakin tembok baru berhenti? Serem ih..

Sudah sering banget kan dengar kejadian kecelakaan akibat rem blong? Alias rem sama sekali nggak berfungsi untuk menghentikan roda? Penyebab rem blong memang beragam masbro. Pada rem cakram, sebagaimana rem pada kendaraan modern, rem tidak berfungsi bisa karena macet, kotor, selang terjepit, dan karena kelewat panas. Yuk kita ulas penyebab karena panas.

Rem cakram, Continue reading

Cara mudah cek ketebalan kampas rem cakram

Pagi masbro..

Rem, merupakan salah satu sarana keselamatan yang vital alias penting banget pada kendaraan, baik itu sepeda motor ataupun mobil. Rem sendiri, yang kebanyakan tertanam pada kendaraan di negeri ini ada 2 versi, rem cakram dan teromol.Apapun tipenya, yang utama, jangan sampai alpa alias lupa mengecek ketebalan kampas rem. Perangkat yang fungsinya menggesek piringan cakram alias menghambat putarannya. Bisa fatal nih masbro. Selain rem jadi gak berfungsi , khusus yang cakram, besi dasar pada lapisan kampas rem bisa ‘memakan’ piringan cakram. Nggak mau kan kayak gini cakramnya? Hiiyyyy..

Pengecekan Continue reading

Modifikasi Yamaha RD 350, rem inboard ventilated disk

Pagi masbro..

Era mesin 2 tak, memang makin lama makin meredup, meskipun sebenarnya, pamor mesin nguueng nan spontan ini masih luar biasa. Nah, kali ini, saia sedikit share modifikasi di sebuah kontes, yang mengambil basis mesin , eh, motor bermesin 2 tak keluaran Yamaha, yaitu Yamaha RD 350. Belum pernah dengar dan tahu? Nih penampakan standar alias orisinal si 2 tak 2 silinder keluaran Yamaha era tahun 1970an. Persisnya sih, diproduksi antara tahun 1973 – 1975.

Berkapasitas silinder 347 cc, 2 silinder, sistem percepatan sudah pakai 6 tingkat, dan bahan bakar dipasok 2 karburator yang berjejer rapi. Dengan tampilan klasiknya, tergolong dahsyat ini motor, karena topspeed mencapai 170 kpj. Edan tenan..tahun 70an lho. Nah, di tangan modifikator tanah air, tampilan Continue reading

Honda Blade 110 CW, modifikasi jadi rem tromol

Kembali ke potret jalanan masbro. Saat pulang kerja, berbarengan dengan seorang ibu-ibu, yang membonceng anaknya mungkin, masih berseragam sekolah. Yang menarik perhatian, bukan ibu-nya :lol:, tapi penampakan Honda Blade 110 yang ditunggangi. Saat melihat ke area roda belakang, ada yang aneh. Yaitu, absennya perangkat rem cakram belakang disitu.

down2Setahu saia, Honda Blade, untuk versi velg CW alias velg palang, mulai keluaran pertama berkubikasi 110 cc hingga terbaru yang naik jadi 125 cc, nggak ada tuh yang pakai rem belakang model tromol/drum.

blade2

Kalau Blade lawas, iya, memang masih pakai rem belakang tromol.

blade-tromolNah, pas saia lihat lebih detail, rapi banget ini velg Blade si ibu. Gak terlihat modifikasi, yang nampak sekilas memang orisinil. Tromol lengkap berikut penutup, juga tuas yang terhubung ke footstep/tuas rem kaki. Rapi. Jadi penasaran, ini ganti velg atau bagaimana ya? Sepertinya, kemungkinan besar iya, entah pakai velg apa, yang kayaknya PNP dengan Blade.

down1Yang jelas, kadang, piranti yang dibenamkan pabrikan pada tiap motor, belum tentu cocok dengan selera konsumen. Banyak yang diubah lagi alias dimodifikasi. Meski kebanyakan naik kelas (baca:up grade) misal, rem tromol diubah jadi cakram, namun tak jarang yang sebaliknya, malah di-down grade. Bisa jadi sih, si ibu meras akelewat pakem kalau pakai rem cakram di belakang, makanya dirubah tromol saja, hehehe

Oke, sekian artikel singkat. Semoga berguna