Uji nyali, gaul kah?

Saia beneran takjub, pas beriringan dengan Suzuki Satria FU ini di jalan Ijen, Malang. Bodi sih standar aja, alias biasa, pas perhatikan rodanya, barulah luar biasa 😆
IMG02080-20141017-1700Oalah Le, kalo dibikin kayak gitu, ya mending beli bebek aja.
Kenapa??? Sama-sama teromol rem belakangnya. Malah bonus, rem depan udah cakram 😆 Lebih murah pula :mrgreen: Lha daripada masih keluar biaya modif disc belakang jadi tromol? Belum lagi mencopot disc depan 🙄

maaf, jangan ditiru, ambil foto sambil riding :-)

maaf, jangan ditiru, ambil foto sambil riding 😳

Entah, racun modif kayak gimana yang dianut anak muda sekarang. Sering banget liat acuan modifikasi yang justru menyunat peranti bawaan sepeda motor. Mulai ganti ban kecil+velg sempit, yang biasa disapa ban cacing. Trus ada lagi, merubah rem, yang benernya dari pabrikan di dikasih cakram, malah di-downgrade jadi teromol. Alasannya? Sepele, biar enteng 🙄
Padahal, mungkin lho ya, fungsi rem jadi menurun drastis CMIIW. Mudah-mudahan, si rem yang cuma tromol di belakang, mampu mengimbangi tenaga beringas si FU 😉
Yah, kembali ke selera masing-masing pemilik sih. Mau modif gimana pun, suka-suka dia, alias terserah empunya dong. Ngapain repot?? Toh resiko ya ditanggung sendiri, asal gak bawa-bawa pengguna jalan yang lain ya…
Semoga berguna
Eh, nih ada bonus Honda Tiger yang kayaknya seangkatan modif sama Satria FU tadi 😉

sumber : berniaga.com = dijual

sumber : berniaga.com = dijual

Galau roda CB150R facelift lebih kekar? Gak usah lah

Lagi rame tentang penampakan CB150R facelift nih. Meski secara resmi masih belum dilaunching dan dijual, ternyata gambar alias foto penampakan sudah bertebaran di blogsphere 😆
Sebagai bikers, saia pribadi lumayan takjub dengan produk AHM yang ini. Beda dengan gen 1, kayak yang saia punya 😆 . Tampilan lebih kekar dan futuristis. Terlihat dari desain headlamp yang meruncing, tangki lebih gede plus tutup rata :mrgreen: dan kaki-kaki kekar dengan velg+ban yang kayaknya 2 step lebih gede dari CB150R lawas. Demikian juga dengan fitur yang diusung, antara lain headlamp LED dan sidometer full digital.

head-lamp-cb150r-clear11Nah, pertanyaannya, bagi pemilik CB150R lawas, kira-kira bisa tidak ya , update part baru ke tunggangan lama? Daripada ganti tunggangan, maksudnya :mrgreen:
Misal, contoh yang paling gampang, jelas kaki-kaki, yaitu velg dan ban. Menilik gambar roda new CB150R dari suhu Marnu=bikershoot.com, tampaknya itu bukan hal yang sulit.

img_7699Lah? Karena, setelah saia pelototi, terutama bagian poros roda, bentuk dan ukuran cakram, plek sama persis dengan old CB150R.

cb15017Wah, bisa langsung plek en plung nih, tinggal cari barangnya aja (kalo ada dan ready :lol:) Tinggal pasang bearing/laher dan bos dari velg bawaan, masuk plung ke swing arm dan garpu depan old CB150R.
Kalau ban sih menyesuaikan aja, merk dan tipe lain buaanyaaak..tinggal pilih ukuran aja. Kalo CB150R facelift, katanya sih, ban confirm pake IRC Roadwinner, dengan ukuran plek sama dengan CBR150R dual keen. Tinggal nunggu gambar jelas swing-armnya, sama nggak dengan yang lawas. Kalo nggak sama, entah lebih lebar atau gimana, bisa jadi ada sedikit penyesuaian.
Nah, sementara soal kaki-kaki yang saia bahas. Masih menunggu penampakan lain, yang sangat mungkin bisa diadopsi ke old CB150R, misal tangki, headlamp ataupun spido dan bodi belakang. Ya, syukur-syukur part yang mau diadopsi banderolnya gak terlalu mahal, bisa jadi acuan modif alias mengupgrade tampilan old CB150R.

Kalo ogah nunggu lama (inden part), yang jualan velg aftermarket juga berjibun kok masbro. Mau ukuran 2,5″ & 3,5″ , atau yang paling baru 3″ dan 4,5″ tinggal hunting aja. Silakan disesuaikan dengan keinginan 😉

Semoga berguna.

Up-grade mesin CB150R

Hai masbro, kali ini mau bahas upgrade performa Honda CB150R. Telat?? Iya sih, dah banyak dibahas di blogsphere, forum maupun komunitas 😆 Tapi biarin deh, sapa tahu ada yang masih mau mbaca 😆

Dapat info dari salah satu bengkel modif performa, ada paket bore-up khusus CB150R. Isinya lengkap nih :
Paket bore up 167cc, lengkap blok keramik, piston, ring, pen dkk. Katanya sih plug en play alias tinggal pasang. Masih info sumber yang sama,  bisa nembus 20 hp, belum kalo ditambah ganti ecu, koil, knalpot :wow:

paket bore up 167cc
Bandrol berapa nih?? Kata yang jualan, cukup ditebus 2 jutaan, tapi belom termasuk pasang :matabelo:
Ada yang minat?? monggo…nanti hasilnya info ke saia ya 😆
Selain paket bore-up, ada juga printilan buat jamu penambah tenaga, yaitu ECU, koil, dan knalpot. Kalau ECU ada beberapa merk dan macamnya. ECU RC1 (single map), RC Mini 8 map, aracer speedtek taiwan.

stand alone ecu rc mini

Sementara, untuk koil, ada ultraspeed, protec. Lha knalpot, waduh, bejibun sekarang. Mulai R9, NOB1, AHM sampe yang gak ber-merk 😆
Ada rekan di komunitas, empunya otowokz.com, mas Bayu nyoba kombinasi 3 part, yakni ECU, koil sama knalpot di pasang di cibi beliau. RInciannya : ECU stand alone rc mini, 8 map, koil ultra protec, knalpot free flow.

Abis pasang, coba dinaikin mesin dyno, dapat 17,15 hp. Lumayan kan, dengan printilan yang tinggal colok, tanpa bongkar mesin??

Kalo yang “ekstrem” bisa lirik modif si nogogeni, CB150R punya mas Senaponda. Nah, itu dah saia post di https://aslimalang.wordpress.com/2013/10/29/spek-mesin-honda-cb150r-maskot-dyno-challenge/ , setahun yang lalu :mrgreen:

Kalo versi sekarang, masih belum dapat kabar saia, soalnya denger-denger mau dipasang si cuiiitt…cusss a.k.a turbo :wow:

Tertarik? Siapkan dompetmu :mrgreen:

Knalpot bulldog…garang plus bisa muter larasnya

Hai masbro, apa kabar semua? Sehat?
Iseng-iseng jalan-jalan di yotube, eh nemu video tentang knalpot bulldog. Mungkin saia yang ndeso dan baru tau, ternyata ini knalpot, selain gahar suaranya, juga bisa muter kayak senapan mesin, hihihihihi…
kalo gambarnya kayak gini nih masbro
bulldog-rainbow
Pas saia cari informasi soal knalpot ini, asal muasalnya ternyata dari Purbalingga Jateng. Yups, siapa tak kenal daerah ini, sentra-nya pengrajin knalpot, baik motor, mobil maupun kendaraan lain. Ada beberapa pihak, yang mengklaim knalpot ini orisinil ciptaannya, tapi ya nggak tahu juga, siapa pencipta pertama jenis knalpot ini. Kalo dari info sih, aseli buatan Purbalingga.
bulldog1
Sekitar awal tahun 2013, knalpot ini muncul. Karena desain yang rada nyleneh, jadi banyak orang yang tertarik, yah minimal lihat dan dengar, kayak gimana sih muternya deretan “moncong senapan” , atau biasa disebut tail bunner dan juga kayak gimana sih bunyinya..
cekidot video-na

Biasanya, aplikasi knalpot racing, selain karena suara yang lebih gahar, entah lebih ngebas atau malah lebih cempreng :mrgreen: , juga user menginginkan kenaikan tenaga di motor tunggangannya. Biasanya, knalpot racing, bisa dongkrak 0,5-1 dk, tergantung settingan, pas gak sama karakter mesin. Kalo jenis ini, malah kurang tahu juga sih, berapa tenaga yang bisa didongkrak karena penggantian knalpot jenis ini, soalnya gak nemu hasil dyno atau semacamnya.
Mungkin masbro ada yang sudah pakai, dan merasakan “khasiatnya” ? Monggo dishare dimarih…
Gak kesampaian megang dan menembak pakai senapan mesin? Pasang knalpot bulldog ajah…

Modif CB150R Spoke Wheel alias ruji alias jari-jari

Sekitar akhir tahun 2013, si ciput saia rubah sedikit kaki-kakinya, roda saia “downgrade” ke spoke, alias jari-jari. Lah, kenapa??
Niat awal, pingin tampilan supermoto, jadi pake velg jari-jari, ban agak gedean, plus sepatbor depan supermoto. Seiring berjalan waktu dan duit :mrgreen: , itu sepatbor depan gak kebeli-beli…padahal velg udah, ban juga udah. Karena saia pengen-nya make punya dtracker150, sementara barangnya langka, alias kudu inden di kawasaki.
Sementara sepatbor depan belom kebeli, eh, musim berganti…datanglah musim hujan. semakin galau deh,maklum kalo nantinya jadi pake sepatbor tinggi itu, kebayang muncratan air dari roda depan, hahahahaha..wong sepatbor standar cb150r aja kalo gak dipakein kepet, muncratnya kemana-mana..
xrlf
Balik ke topik…untuk modifikasi roda menjadi jari-jari alias SW, hampir semua saia kerjakan sendiri, mulai belanja sampe pemasangan…kecuali pas mbubut en ngebor, nah, itu yang gak bisa dan gak punya alatnya..
Detilnya, saia mulai dari tromol depan ya. Continue reading