Rem cakram blong saat panas? Ini asal muasalnya

Pagi masbro..

Rem, merupakan salah satu perangkat yang sangat vital pada kendaraan, baik sepeda motor maupun kendaraan beroda lebih dari 3. Bisa menyangkut nyawa nih, persoalan tentang rem. Buat apa coba motor sekenceng apapun kalau ternyata rem-nya nggak berfungsi? Masa iya mau pakai rem tembok? Maksudnya, kudu ditabrakin tembok baru berhenti? Serem ih..

Sudah sering banget kan dengar kejadian kecelakaan akibat rem blong? Alias rem sama sekali nggak berfungsi untuk menghentikan roda? Penyebab rem blong memang beragam masbro. Pada rem cakram, sebagaimana rem pada kendaraan modern, rem tidak berfungsi bisa karena macet, kotor, selang terjepit, dan karena kelewat panas. Yuk kita ulas penyebab karena panas.

Rem cakram, Continue reading

Advertisements

All New Honda CBR250RR siap pakai double disc depan

Masih soal barang baru nih masbro, yang lagi ramai dibahas. All New Honda CBR250RR. Kebetulan kan, meski spek teknis hingga banderol pasti masih belum resmi dipublikasikan, namun gambar saat rilis dengan berbagai sisi/angle dari 3 varian termasuk versi modifikasi sudah bertebaran di dunia maya. Nah, saia kok tertarik dengan bagian sokbreker depannya, yang sudah aplikasi model terbalik, alias up-side down. Mogeh banget memang model sokbreker depan seperti ini. Maklum, sebelumnya, yang pakai sokbreker USD, kita singkat aja begitu, hanya motor berkapasitas mesin gede/moge. Lha kenapa motor kecil tidak dipasangi USD dari pabrikan? Laham coy…mahal. Kecuali USD variasi lho ya..ada tho, variasi entah Thailand punya atau Taiwan dengan kualitas, yah, silakan diisi sendiri. Saia kebetulan belum pernah beli dan merasakan, hehehe, hanya jika melirik harga yang rada miring, prinsip ono rego ono rupo, kayaknya masih berlaku. Harga pengaruh ke kualitas. Betul??

usdHalah, malah melebar. Begini. Saat pelototi gambar sokbreker USD All New CBR250RR, terutama dari sisi kanan, ada bagian Continue reading

Modif CB150R Spoke Wheel alias ruji

Sekitar akhir tahun 2013, si ciput saia rubah sedikit kaki-kakinya, roda saia “downgrade” ke spoke, alias jari-jari. Lah, kenapa??
Niat awal, pingin tampilan supermoto, jadi pake velg jari-jari, ban agak gedean, plus sepatbor depan supermoto. Seiring berjalan waktu dan duit :mrgreen: , itu sepatbor depan gak kebeli-beli…padahal velg udah, ban juga udah. Karena saia pengen-nya make punya dtracker150, sementara barangnya langka, alias kudu inden di kawasaki.
Sementara sepatbor depan belom kebeli, eh, musim berganti…datanglah musim hujan. semakin galau deh,maklum kalo nantinya jadi pake sepatbor tinggi itu, kebayang muncratan air dari roda depan, hahahahaha..wong sepatbor standar cb150r aja kalo gak dipakein kepet, muncratnya kemana-mana..
xrlf
Balik ke topik…untuk modifikasi roda menjadi jari-jari alias SW, hampir semua saia kerjakan sendiri, mulai belanja sampe pemasangan…kecuali pas mbubut en ngebor, nah, itu yang gak bisa dan gak punya alatnya..
Detilnya, saia mulai dari tromol depan ya. Continue reading