Rawon Kereng Karangploso

Pagi masbro..

Kuliner, alias makan-makan, biasanya agenda wajib saat jalan bareng keluarga. Entah itu sekedar ngebakso di pinggir jalan, atau apalah yang ditemui di jalan, dan kiranya aman untuk dimakan πŸ˜† Nah, kali ini menu yang diserbu adalah Rawon.

Rawon, merupakan salah satu menu makanan khas Jawa Timur, dan salah satu menu favorit junior saia, sampe si kecil yang masih usia 2 tahunan. Gampangnya, ini adalah semacam semur daging dengan bumbu hitam dari kluwek. Kluwek itu apaan? Ini merupakan salah satu buah khas endemik Indonesia. Selain punya rasa khas, dari kluwek ini menghasilkan warna hitam yang membuat ciri khusus pada rawon.

Pulang dari main air di salah satu wisata di kota Batu, melalui jalur alternatif di Karangploso, ketemu dengan warung bernama unik ini. Warung Rawon Kereng. Kalau dari nama, bahasa Continue reading

Advertisements

Sego Goreng Resek, Ngalam kuliner

Menu nasi goreng, atau dalam bahasa Jawa ‘sego goreng’ , memang sudah jamak banget ditemui. Mulai tukang nasi goreng keliling, bahkan hingga resto ternama dan hotel berbintang, pasti menyediakan menu ini. Kali ini, saia mau ngajakin masbro dan mbaksis nyobain yang namanya Sego Goreng Resek, alias nasi goreng resek. Sebenarnya, ini nasi goreng sudah lama banget ada di Malang, saia sudah tak terhitung, menikmati rasanya yang maknyuss. Sayangnya, baru sempat kepikiran buat artikel ya tadi malam, pas habis beli, hehehehe.

pic : youtube

Resek, jangan dihubungkan dengan ‘resek=reseh’ dalam kamus bahasa anak muda itu. ‘Resek” dalam bahasa Jawa khas Malangan, artinya, maaf nih, kumpulan beberapa barang tak terpakai. Ditumpuk-tumpuk dan bercampur, alias sampah. Nah, idiom nasi goreng resek, gara-gara wujud alias tampilan khasnya hampir mirip dengan tumpukan resek. Berbagai bahan dicampur dan dimasak. Nah…penasaran kan? Continue reading

Mantapnya Pangsit Mie Pak Ri…porsi jumbo sodara-sodara

Pagi masbro..

Kuliner di kota Malang, memang nggak ada habisnya. Mulai makanan ringan, sedengan hingga makanan berat. Malah banyak yang unik, makanan ringan tapi bisa mengenyangkan. Walah…apaan tuh? :mrgreen: Salah satunya, makanan khas Malang, yang berbasis mi. Lebih dikenal dengan Pangsit Mie atau Cwi Mie di Malang. Kebetulan juga, merupakan salah satu makanan favorit saia nih, hehehehe.

Kali ini, saia menyambangi sebuah kedai pangsit mi di kawasan Jl Wilis. Jl Wilis ini, kini terkenal sebagai sentranya pasar buku di kota Malang, sejak digusurnya pasar buku murah area Jl Splendid. Nah, di selatan pasar buku Wilis ini, ada beberapa deretan warung dan kedai. Salah satunya, adalah Pangsit Mie Pak Ri.

Kedai pangsit mie ini, Continue reading

Puthu Lanang, jajanan lawas legendaris Malang

Kuliner lagi masbro…kali ini, tipis-tipis saja, gak usah yang berat-berat. Cemilan, tapi hanya dijumpai kala malam menjelang, dan sang surya mulai larut dalam kesendiriannya di peraduan. Halaah… :mrgreen:

Camilan, eh, jajanan kali ini tergolong jajan pasar. Tradisional sekali, dan asli, mengingatkan pada jaman saia masih kecil, yah, era tahun 80an. Widih…tua banget ya saia? πŸ˜† πŸ˜† Dulu kala, jajan pasar seperti yang bakal saia ulas, gampang sekali dijumpai. Enak, murah, kenyang dan sehat, hehehe. Nah, soal tempat jualan jajanan ini, sebenarnya sudah tergolong uzur masbro. Puthu Lanang, demikian judulnya. putu-lanang

Jangan membayangkan, Continue reading

Soto angkringan Boyolali, syedepp

Pagi masbro. Kuliner lagi yuk, sudah lama nih gak nulis artikel makanan:lol: Kali ini, makanan bernama soto. Ini merupakan salah satu favorit saia dan keluarga. Gampang ditemukan saat perjalanan dan relatif aman, buat orang dewasa ataupun anak kecil, termasuk junior saia yg kecil, baru berusia 15 bulan.

Warung soto ini baru berdiri sekitar dua-tiga bulan yang lalu. Berada di tepi jalan nan ramai oleh lalu lalang mahasiswa, yaitu di Jl Sumbersari Malang. Dikelola oleh bapak, yang aseli Boyolali-Jateng. Bedanya apa nih, dengan soto yang lain? Yang jelas, sesuai judul, yaitu soto dengan model angkringan, khas Boyolali :mrgreen:

soto1Oke, langsung saja pesan soto daging plus minuman standar, es teh. Continue reading

Uniknya Beberapa Wisata Kuliner ala Jakarta

Sore masbro….sambil menikmati libur seharian, simak deh artikel liburan ringan ini. Pernah nggak mengalami, saat liburan datang, kadang malah kita tidak memiliki banyak waktu untuk pergi mengunjungi tempat-tempat wisata diluar kota. Terutama warga perkotaan yang terjebak dalam rutinitas kerja yang bisa memanggil kapan pun. Seperti di Jakarta misalnya, yang terdiri dari banyak penduduk Indonesia, kini pun sudah cukup padat. Namun, masbro dan mbaksis tidak perlu khawatir. Ternyata banyak sekali tempat-tempat yang unik di Ibu Kota ini yang dapat menarik perhatian. Mulai dari hotel, restoran, serta objek wisata lainnya.

Hotel atau penginapan di Jakarta memiliki beragam fasilitas dan pelayanan yang dapat dipilih,mulai dari fasilitas eksklusi berbintang sampai hotel yang murah. Masbro dapat memilih sesuai kebutuhan dan kantong melalui aplikasi traveloka di handphone aataupun smartphone. Salah satu hotel yang menjadi rekomendasi adalah Hotel Gran Melia Jakarta. Hotel ini berada di pusat srategis ibu kota, tepatnya di segitiga emas. Hotel bintang lima ini memiliki fasilitas yang komplit dan desain mewah hotel seperti peninggalan Spanyol.

traveloka1Sumber : melia.com

Selain banyaknya hotel, pusat kota ini memiliki beragam keunikan lainnya. Paling utama adalah keberagaman penduduknya. Beragam suku dari penduduk Indonesia yang menyatu di Jakarta ini berimbas ke dalam berbagai aspek. Salah satunya dan yang menarik ialah inovasi-inovasi yang tidak terpikirkan sebelumnya. Ide-ide unik dan kreatif disini membuat terciptanya produk-produk unggulan yang menjadi trend, terutama bagi anak muda.

Salah satu ide unik yang terus berkembang adalah pada kuliner, kita dapat berkeliling Jakarta untuk mencicipi rasa baru dan inovasi makanan di Indonesia maupun mancanegara. Jika masbro berdomisili di Jakarta dan hendak berlibur di Jakarta saja, mungkin beberapa pilihan restoran dibawah ini bisa menjadi rujukan untuk berwisata kuliner.

  • Bong Kopitown

Ada yang unik dari restoran ini, yaitu desain interiornya yang menyerupai penjara. Disini, akan dirasakan suasana penjara ala narapidana. Eits, penjara disini menyenangkan loh! Di penjara ini kita dapat memesan menu makanan dan minuman yang lezat, dan dilayani oleh pelayan yang mengenakan pakaian petugas. Para pelayannya yang menyerupai polisi dan narapidana, sehingga terasa seperti di penjara asli. Restoran yang dibangun oleh pengusaha muda, Bong Chandra ini, sudah memiliki 3 cabang di Jakarta.

  • The Playground

Selain penjara, di Jakarta kita juga dapat menikmati restoran dengan suasana ala taman bermain anak. Di The Playground, kita bisa duduk di bangku-bangku taman bermain maupun ayunan yang telah disediakan. Restoran ini berada di Jalan Metro Pondok Indah. Kita pun dapat mengenang masa kanak-kanak sambil menikmati menu yang lezat.

  • Hospitalis

Sekilas, tempat ini memang terlihat seperti klinik atau rumah sakit. Para pelayan di restoran ini bahkan mengenakan pakaian operasi, juga perawatnya. Ternyata, restoran ini memang sengaja di-desain menyerupai rumah sakit, loh. Lampu-lampu meja makan, kursi, dan setiap sudut restoran dibentuk mirip dengan rumah sakit. Dan yang paling unik, menu-menu di restoran Hospitalis ini bahkan disajikan dengan alat-alat rumah sakit.

  • Pasar Santa

Tempat ini sudah cukup popular ditengah masyarakat Jakarta. Pasar Santa menyediakan berbagai menu makanan yang lezat dengan harga yang relatif murah. Yang membuat unik Pasar Santa selain menu makanannya ialah tempat ini sendiri. Di tempat ini, terdapat banyak perkumpulan dari komunitas-komunitas anak muda di Jakarta. Selain itu, disini juga terdapat Pos Santa yang sering membahas mengenai penulisan, diskusi buku, dan lainnya.

Pasar Santa terletak di daerah Jakarta Selatan. Daerah sini memang terdapat banyak tempat yang menarik, seperti restoran hingga hotel. Salah satunya ialah Gran Melia Jakarta, hotel bintang 5 yang nyaman untuk bermalam.

traveloka2Sumber : blj.co.id

  • Namaaz Dining

Masih di daerah Jakarta Selatan, kita akan menemukan sensasi yang unik dari restoran ini. Keunikan dari restoran ini tidak terletak pada desain interior ataupun eksterior restoran, namun terdapat pada menu-menu yang disajikan. Di Namaaz Dining, kita akan menemukan menu-menu fine-dining yang sangat unik. Terdapat beragam menu yang tersedia, seperti gulai hingga dodol, yang disajikan dengan sangat tidak biasa namun istimewa.

Untuk menikmati sajian yang unik tersebut, langsung saja meluncur ke Namaaz Dining yang terletak di Jalan Gunawarman no. 42, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rasakan langsung keunikan makanan disini, bersama keluarga maupun teman.

traveloka3Sumber : burpple.com

Selain kulinernya, kita juga dapat menikmati tempat liburan yang menarik seperti Dunia Fantasi, Kidzania, maupun berbagai tempat perbelanjaan. Pilihlah tempat penginapan maupun hotel yang nyaman dan strategis di tengah ibu kota untuk memudahkan perjalanan. Selamat berlibur yak…Ternyata, menikmati libur, nggak perlu jauh-jauh kan? Hehehehe…

 

Kuliner malam, Sego Pecel Mbak Yayuk Lawang

Yuk, kuliner malam-malam masbro. Kali ini, masih seputaran Malang, tepatnya di pintu masuk Malang, yaitu daerah Lawang. Daerah ini, memang terkenal. Apalagi kalau bukan karena macet yang selalu terjadi di jalan raya poros ini. Semakin menggila kala liburan tiba, ataupun sekedar akhir pekan. Efek pasar tumpah, parkir liar, serta tempat belanja oleh-oleh, merupakan sebagian penyebab terhambatnya arus lalu lintas kendaraan dari dua arah, yaitu menuju Malang, dan sebaliknya, menuju Surabaya. Walah, malah ngobrolin macet..gak ada habisnya πŸ˜†

gambar : halomalang

gambar : halomalang

Selain potensi macet :mrgreen: , seputar Pasar Lawang, menyimpan potensi kuliner yang luar biasa. Apalagi kala malam mulai menyapa, rembulan menggantikan sang surya yang telah beranjak ke peraduan. Walah…ketularan bersajak nih, colekΒ  kang ini dan om yang iniΒ  . Kemarin malam, tanpa diagendakan, kok tiba-tiba Continue reading

Mencicipi Rujak Soto Banyuwangi

Nguliner lagi yukss.. Tema kali ini, salah satu kuliner khas dan nyentrik kalau saia bilang. Rujak soto. Salah satu makanan khas dari ujung timur pulau Jawa, yaitu Banyuwangi. Beberapa tahun silam, saia pertama kali mencicipi makanan unik ini di tempat aslinya, Banyuwangi, saat kerja disana. Waktu itu, sekitar tahun 2008 kalo nggak salah. Menu ini, di Banyuwangi sendiri, juga tidak mudah dijumpai, hampir sama dengan menu unik satunya, yaitu Rawon Pecel. Hlaah, apa lagi tuh? Bahas Rujak Soto dulu yuk…

Saat tadi siang melewati daerah belakang UIN Malang, seputar Jl Sunan Kalijogo, setelah membeli beberapa peripheral komputer, ndilalah nemu warung yang memasang daftar menu unik ini. Nama warungnya “Riko”. Kalau dalam bahasa jawa, mungkin arti yang dimaksud pemilik warung ada;lah “kamu” atau “anda”. Tepat di tepi jalan.

riko1Kalau yang unik, tersedia rujaksoto dan nasi tempong khas Banyuwangi. Menu lain Continue reading

Mie ayam Solo Pak Jarot

Lama nih gak nulis kuliner. Lupa melulu, abis makan langsung cabut, gak melakukan ritual jeprat-jepret dna posting, hehehe.. Yang ringan dulu. Kuliner satu ini, salah satu favorit saia. Bisa sebagai sambilan, alias jajanan pengganjal, bisa pula jadi makanan utama, kala isi dompet menipis πŸ˜†

miaysmsolo6Mie ayam. Dari gerobak dorong Continue reading

Soto Ayam Lonceng, sedjak 1965

Biar yang lain masih rame membahas MotoGP, bahas makan-makan aja yuk disini πŸ˜†

Siang-siang nan panas, habis dari setor kerjaan, saia balik kantor. Mlipir dari arah Depo Arsip Jl Bingkil, perut minta diisi. Akhirnya, nyobain soto ayam legendaris Malang, di area timur Pasar Besar Malang.
Warung Soto Ayam Lonceng ini letaknya persis kawasan Kyai Tamin, Kota Malang. Terkenal dengan nama “Soto Lonceng”, karena memang tempatnya tidak jauh dari monumen lonceng atau jam kuno yang hingga kini masih ada di kawasan itu. Untuk menemukannya, gampang. Karena letaknya di pinggir jalan besar sebelah timur Pasar Besar, Kota Malang. Cuma, meski di pinggir jalan, kalau tidak jeli, sangat mungkin terlewat, karena ukuran bangunan yang tergolong kecil, bila dibandingkan dengan bangunan lain di sekitarnya.

soto1Bangunannya terkesan kuno. Bagian luar, dicat warna putih, dengan kusen pintu dan jendela berwarna biru. Petunjuk, hanya ada papan nama kayu dengan warna dasar putih kekuningan dan ditulis dengan cat warna hitam. Tulisannya juga sangat sederhana. Hanya tertulis Soto Ayam Lonceng saja. Masuk kedalam, nuansa jaman dulu, sangat terlihat. Yakni, masih menggunakan ubin khas zaman dulu yang berwarna krem. Pada bagian atas pintu masuk juga masih ada izin dagang dari plakat kayu yang masih menggunakan ejaan lama.

Di bagian pojok-pojok ruangan, terdapat papan yang difungsikan sebagai meja. Sementara untuk meja makan, hanya ada dua meja dengan ukuran sedang. Sementara pada bagian pojok ruangan sebelah timur, terdapat semacam rombong berwarna coklat mengkilap yang digunakan oleh pemilik warung. Ya, mungkin mempertahankan nuansa aslinya, agar orang yang mampir tidak hanya nostalgia dengan menyantap masakannya, namun juga merasakan keaslian lokasinya CMIIW

soto4Lanjut, langsung pesan saja. Di menu, hanya ada 1 menu makanan, ya soto ayam itu :lol:, lha kalo minuman, ada beberapa macam seperti teh panas/es, kopi, jeruk panas/es.
Gak berapa lama dirakit, eeh, diracik, seporsi soto ayam Lamongan jadul, sudah tersaji dimeja saia. Nasi, dengan taburan suwiran/potongan daging ayam, bihun/soun, serutan kubis, dan irisan telur rebus, diguyur kuah soto yang sedikit keruh/butek..hemm, sempat gak sabar, pingin cepat disikat, padahal belum difoto πŸ˜†

soto2Rasanya, berasa balik ke jaman dulu. Serius masbro, semasa kecil, kalo pas ke kota (karena rumah di desa), diajak bapak-ibu, pulangnya pasti mampir ke soto ini. Rasanya, seingat memori saia, tetap. Tidak terlalu gurih kayak soto jaman sekarang, ada khas kuah keruhnya. Ditemani sedikit kecap manis dan sambal, makin nendang. Hemm…bener-bener nostalgia jaman kecil, hikss..hikss
Berangkat naik oplet, ganti bemo di kota, jalannya ke alun-alun, sebelum pulang makan soto dulu disini. Walah…OOT
Jelasnya, ini soto jadul, wajib dicoba pemburu kuliner. Meski sangat sederhana, tapi, buat yang punya kenangan dengan tempo dulu alias jaman dulu, sangat layak dicoba. Kalo gak salah, warung soto ini juga sempat masuk di buku 50 Tempat Jajanan dan Oleh-oleh khas Malang serta buku 100 tempat makan legendaris di Malang 20-70 tahun CMIIW, lha bukunya ada tuh di tempat kerja saia πŸ˜‰

soto 5Dengan harga yang masih sangat terjangkau, seporsi soto ayam Lamongan ini dibanderol IDR 12.000, sementara untuk minuman teh, cukup IDR 3.000.
Monggo dicoba dulur…