Rawon Brintik, salah satu kuliner lejen di Malang

Pagi masbro..

Kuliner dengan menu Rawon, merupakan salah satu makanan khas Jawa Timur. Pasti sudah pada paham dengan menu masakan berkuah hitam ini kan? Di Malang, ada beberapa tempat makan yang punya sajian khas rawon, yang cukup melegenda. Salah satunya adalah Rawon Brintik ini

Unik namanya? Nah, ada ceritanya nih. Ini pun gara-gara saia pas makan bareng keluarga disitu, penasaran juga sama namanya. Ternyata, merupakan semacam trade mark supaya punya ciri khas sendiri. Brintik, dalam bahasa Jawa dan Malang sekitarnya, merupakan istilah untuk rambut ikal/keriting/berombak. Nah, sejarahnya, bu Napsiah sang pemilik generasi pertama ini kedai, punya penampilan rambut ikal. Makanya, supaya mudah diingat pelanggan, warung makan ini dinamai Rawon Brintik

Nih warung makan, nggak main-main lho. Sudah berdiri sejak tahun 1943, bahkan sebelum kemerdekaan kan? Kini pengelolaan warung dijalankan oleh cucunya, alias generasi ketiga. Menu andalannya jelas, rawon. Semur daging dengan kuah hitam karena bumbu khas kluwek, yang susah ditemukan di tempat lain. Menu lain yang tersedia adalah semur daging, kare dan beberapa menu rumahan lain seperti nasi campur dan aneka lauk yang bisa dipilih

Disajikan dalam piring, seporsi rawon campur hadir dengan potongan daging dibagian atas, bersamaan dengan kuah khas hitamnya. Pelengkapnya, jelas sambal dan tauge pendek. Orang Malang bilang sih, cambah.

Kalau rawonnya nih, sebagai andalan, saia nilai juara banget. Kuah hitam khasnya, nggak kelewat pekat dan berminyak. Bumbu sedap, dan paling nampol, adalah dagingnya. Bercampur menjadi satu dalam kuah rawon, besar-besar potongannya, dan yang jelas, empuk. Ditambah rasa bumbu gurihnya memang meresap.

Eh, kalau belum puas, bisa nambah lho lauknya, Yups, disini, juga disediakan lauk tambahan yang terletak di piring khusus. Mulai tempe goreng, mendol (adonan tempe wayu berbumbu khas Malang), beraneka jeroan sapi yang digoreng, termasuk potongan daging empal sapi siap dipilih.

Seporsi rawon Brintik, cukup menuntaskan hasrat lapar. Dihargai IDR 25.000 , saia rasa sangat pantas , sesuai dengan rasa dan kenikmatan menu khas Jawa ini. Penasaran? Gugling deh, lokasinya di kota Malang. gampang ditemukan kok, dengan patokan sebelah utara RSUD dr Saiful Anwar.

Selamat menikmati

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s