Kuliner jalanan harga spektakuler di Malang

Pagi masbro..

Sudah lama banget nih gak nulis kuliner alias makanan. Saia tuh, pas riding, entah itu dolan / main atau pas wira-wiri kerja, sering banget dan hampir bisa dipastikan , ketemu yang  namanya kuliner jalanan. Di Malang nih, makanan jalanan bejibun banget. Mulai yang kelas berat hingga kelas bulu, eh, maksudnya yang ringan-ringan.

Pas cuaca sering hujan dan mendung kayak bulan ini nih, cocoknya nyari makanan yang rada hangat mendekati panas. Adalah mi pangsit, atau kalau di Malang, sering disebut cwi mie.

Saat ngider ke salah satu teman kerja di wilayah selatan kota Malang, ketemu pedagang pangsit mie keliling, yang setia mendorong gerobaknya. Masih muda orangnya, saia salut mau konsen dan fokus berwirausaha. Jos pokoknya mah… Yang jadi menarik perhatian, adalah tulisan di gerobaknya, yang mengundang saia berhenti dan mencegat. Yaitu dengan  banderol IDR 3.000 saja. Busyet, spektakuler banget kan harganya? Maksudnya, murah banget

Dengan harga yang sama dengan biaya parkir mobil di kota Malang nih, kalau motor 2000 perak ongkosnya. Mahal yak? Eh, balik ke topik deh 😆  Usai mencegat si mas-nya, berhenti dan menyiapkan kursi plastik buat saia duduk, mas penjual dengan cekatan mempersiapkan dagangannya. Sebongkah gulungan mie, dicemplungkan ke panci kotak yang berisi air mendidih. Tak lupa, beberapa lembar sayuran sawi hijau, ikuta dimasukkan. Sembari menunggu matang, disiapkan mangkuk kecil khas pangsit mie, lalu dibubuhi bumbu sederhana yaitu garam, merica bubuk, sedikit penyedap rasa, dan minyak bawang.

Tak lama, matanglah mie rebus tersebut. Dituangkan deh ke mangkuk dan diaduk rata dengan bumbu. Tak lupa, taburan sejumput bawang goreng dan potongan cabai hijau sebagai bumbu pedas, ikutan dibubuhkan. Pamungkasnya, beberapa potong acar metimun dan kerupuk pangsit goreng ikut menambah suasana riuh di mangkuk mi ini yang disodorkan  pada saia.

Wuzzz…sambil sedikit meniup uap panas mi pangsit spektaluler ini, nggak perlu lama buat saia menandaskan isi mangkuk sambil diselingi ngobrol ringan dengan mas penjual ini. Sedap juga nih rasanya, gurih dan pedas bubuk merica kuat. Paling asyik memang pas terkunyah potongan cabe rawit hijaunya, mak thuss…pedas seketika dalam mulut. Sayang nih, pas air mineral kemasan yang biasa dibawa mas-nya habis, terpaksa sedikit menahan rasa pedas 😆

Dan saat membayar tiba. Selembar duit 2000an dan selembar 1000an, cukup mengantar mi pangsit ini sah ke perut saia. Sumpah, beneran IDR 3.000 saja harganya. Hmm..kalau buat saia sih, rasanya paling  pas pesan 2 porsi, maklum, rada kecil porsinya. Misal lain hari ketemu dan beli lagi, tanpa malu dehh, sekalian pesan 2, hehehehe.

This slideshow requires JavaScript.

Oke, sekian artikel kuliner Malang kali ini. Yang penasaran dengan mie pangsit spektakuler murahnya ini, bisa telusuri area Gadang kota Malang, atau di pasar Comboran, dan satu lagi di bawah fly over Arjosari. Kalau nggak ketemu, ntar kontak saia deh, pasti tak anterin :mrgreen:

Semoga kepingin

 

 

Advertisements

2 comments on “Kuliner jalanan harga spektakuler di Malang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s