Tune-up Ciput Honda (Old) CB150R, mengembalikan performa

Pagi masbro..

Era kemajuan teknologi memang tak bisa dipungkiri. Termasuk dalam otomotif. Adanya teknologi sistem injeksi pada mesin sepeda motor , selain meningkatkan perfoma tenaga keluaran mesin, juga lebih menekan maintenance alias perawatan pada mesin. Memang sih, secara jadwal dari pabrikan, perawatan alias service rutin tetap sama, diperlukan dengan jadwal tertentu pada motor Honda. Perawatan injeksi lebih simpel sih menurut saia, karena hanya membersihkan saja. Makanya, rada jarang ke bengkel resmi buat service si ciput.

Paling yang rutin saia lakukan, adalah ganti oli setiap 2.000 km, lebih sedikit kadang-kadang,  dan bersihkan sendiri filter udara. Secara, oli yang saia pakai selama ini memang ‘rada sesat’ dan filter udara aftermarket yang terpasang pada OCB saia adalah Ferrox yang notabene minim perawatan dan nggak usah diganti. Cukup dicuci saja itu saringan kawat halus dengan air sabun. Keringkan, pasang lagi deh.

filter ferrox

filter ferrox

Berbarengan dengan penggantian kampas kopling OCB150R di artikel ini, kan buka bak mesin kanan tuh. Walhasil, kuras dan ganti oli sekalian. Sementara, balik dulu ke oli asal :mrgreen: Mumpung di bengkel resmi AHASS, yaitu di Asia Motor Pakisaji, sekalian minta diservice deh itu motor. Sudah lumayan lama nggak service, hehehehehe. Sekedar info, OCB saia kondisi masih standaran saja. Pergantian hanya kampas kopling, filter udara Ferrox, gearset SSS, ban FDR kombinasi ukuran 100-130 depan belakang dan knalpot ala-ala resing, bikinan Yonk Jaya. Velg ruji sementara saia copot karena ban IRC yang menempel mulai aus a.k.a tipis, dan balik ke velg CW aseli bawaan. Enak ya, tinggal cabut roda, lha wong punya 2 set :mrgreen:

Seperti biasa, di AHASS ini, motor konsumen sebelum diterapi, eh, diservice , dinaikkan mesin dyno untuk tahu kondisi mesin sebelumnya. Naik dyno, dilakukan run beberapa kali, dan berikut hasilnya.

Selain ada gejala slip kopling, seperti yang saia posting di artikel ini, keluaran tenaga yang terbaca sekitar 16,4 HP pada 10 ribu RPM. Kalau menilik spek pergantian filter udara dan knalpot, harusnya memang diatas angka itu, meski sebenarnya, tenaga standar Honda (Old) CB150R berkisar di angka 14-an HP.   Tak berapa lama, eh, sang pemilik nimbrung, mas Amar Ma’ruf. Sambil melihat hasil dynotest, sepertinya memang ada penurunan power si ciput. Bisa jadi karena kotor mulai dari injektor, filter dan intake BBM. Maklum sih, lama gak diruwat, eh, dirawat, hehehehehe

Ciput langsung naik ke pit, untuk observasi lanjutan. Preteli tangki, filter udara, injektor dan  kawan-kawannya. Sekalian itu bak mesin dibuka untuk penggantian kampas kopling. Nah, saat itu injektor dilepas dan dibersihkan, lumayan kotor ternyata. Jadi malu nih…Semprot dengan cleaner, sampai bersih. Filter udara juga dicuci dengan air bersih dan sedikit sabun hingga bersih lalu dikeringkan. Keseluruhan proses nggak terlalu lama sih, ya memang sedikit lebih lama dari service rutin saja karena bongkar kopling juga. Hampir sejam, si ciput mulai dirakit kembali. Dinyalakan di pit, suara sedikit menggelegar membahana 😆 Padahal, sudah sempat modif silincer Yonk Jaya supaya rada adem, ternyata masih lumayan kenceng suaranya. Lebih enteng kayaknya putaran gas, kedengarannya  aja sih. Validnya, si ciput kembali digiring ke mesin dynotest supaya lebih sahih hasilnya.

Tes jalan di mesin dyno beberapa kali, dan hasilnya? Tarrraa…

Terlihat grafik meningkat dan angka tenaga maksimum lumayan bergeser naik dari sebelumnya. Dari 16,4 HP menjadi 17,08 HP. Yah, selain karena sudah bersihnya jalur BBM dan jalur udara, ini juga imbas dari pemakaian filter udara yang lebih lega dan saluran gas buang alias knalpot freeflow yang lebih plong melepas sisa pembakaran. Yah, ini salah satu upaya saia mengimbangi beratnya roda yang sudah saia perbesar ukuran ban-nya dari standar bawaan.

Terbukti kan, kalau perawatan pada kuda besi, minimal bisa mengembalikan performa ke keadaan semula. Kalau maksimalnya sih, dengan penambahan , eh, penggantian part tertentu dengan yang lebih baik, akan menambah daya mesin. Intinya, kalo menurut saia yang newbie, saluran masuk dan buang diperlancar, bagusnya lagi, pembakaran juga diperbesar. Top deh..keluaran tenaga bisa meningkat.

Ayo, rawat dan perhatikan kendaraanmu ya masbro dan mbaksis…minimal, ganti pelumas alias oli, filter udara dan pembersihan saluran bahan bakar berikut perangkat pengabut BBM. Motor terawat, performa mantap. Semoga berguna

Advertisements

4 comments on “Tune-up Ciput Honda (Old) CB150R, mengembalikan performa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s