Kreatif, memaksimalkan teknologi

Masih berkaitan dengan posting di sini , tentang kendaraan hias di Kirab Budaya Malang beberapa waktu lalu. Dengan hiasan dan dekorasi beraneka macam, kendaraan hias yang katanya bagus, jelas sudah tidak kelihatan lagi wujud aslinya. Yang aslinya truk, bisa jadi perahu kayak gini

Karnaval-seni-budaya-dan-kendaraan-hias-dalam-rangka-memperingati-maulud-nabiNah, kesulitan yang bakal dialami si driver / sopirnya adalah Continue reading

Siap-siap Macet di Lawang Sabtu besok, 29 Agustus 2015

Sekedar info aja masbro. Yang hendak melewati ruas Jl Raya Malang – Surabaya, terutama sekitar Singosari dan Lawang, memang sudah terbiasa menemui kemacetan, apalagi weekend. Nah, khusus Sabtu besok, bakalan ada “tambahan” menu, menambah kemacetan. πŸ˜†

Ya, karena Sabtu 29 Agustus 2015, digelar lomba baris berbaris tingkat sekolah se-kecamatan Lawang. Even tahunan ini, seperti biasa, “mengambil sedikit’ ruas jalan raya Malang – Surabaya untuk dilewati. Untuk panduan rute acara, start dari Stadion Lawang, masuk jalan raya Malang – Surabaya sekitar 500 meteran, baru kemudian berbelok ke kiri masuk ke jalan Diponegoro. Lebih lengkap, monggo disimak coretan gambar saia di bawah πŸ˜‰

petaMeskipun hanya menggunakan jalan raya sedikit, namun jelas, kemacetan bakalan terjadi, karena tidak hanya peserta, dipastikan masyarakat penonton juga akan memenuhi tepi dan badan jalan 😦

Monggo, silakan diantisipasi. Estimasi mulai acara sekitar pukul 13.00 WIB, yah kurang lebihnyaΒ  segitu sih , dari bocoran kawan-kawan panitia :mrgreen:

Semoga berguna, dan selamat menikmati akhir minggu.

Kirab Budaya Malang 2015

Tanggal 19 Agustus 2015 lalu, Kota Malang, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengelar Kirab Budaya 2015. Kirab Budaya tahunan ini, digelar beriringan dengan parade mobil hias dari instansi pemerintahan, pendidikan, universitas, pelaku usaha dan bisnis serta lembaga budaya.
DSC_0892Diawali oleh kirab budaya pejalan kaki, yang diikuti antara lain seniman Malang, pegiat kesenian, Duta Seni Kota Malang, Reog, Kakang-Mbakyu Malang, marching band dan lain-lain. Start dari Balaikota Malang Jl. Tugu, menyusuri jalan Kahuripan hingga finish di 2 lokasi berbeda. Lho?? Continue reading

Perbandingan Output Engine K15A, K15G dan K56A Hasil Dyno

Menyimak artikel mas haji TMC di sini http://tmcblog.com/2015/08/12/hasil-dyno-honda-cb150r-streetfire-vs-honda-sonic-150r-vs-honda-cb150r-lama-bedannya-dimana/

Dari hasil tes dyno yang dilampirkan, terlihat jelas kalau torsi yang dihasilkan CB150R lawas, ternyata dibawah output torsi Sonic 150, apalagi dengan New CB150R. Bedanya lumayan jauh nih, Old CB150 di 13,38/7781 rpm, Sonic 14,95/6842 rpm dan New CB150 15,53/6929 rpm.

dyno tmcblog.com

dyno tmcblog.com

Nah, sementara, kalo output power, meski masih terbesar di banding Sonic dan New CB150, power Old CB150 didapat pada rpm yang tinggi, kalo gak salah intip 17,2/10000 rpm, sementara Sonic cuma 16,4/8316 rpm dan New CB150 di 17,1/8675 rpm

Ini antara lain efek berubahnya jeroan mesin, contoh saja, ukuran piston dan langkah pistonnya. Belum part lainnya. Jadi, bila nanti ternyata konsumsi BBM New CB150 benar-benar lebih irit dibandingkan Old CB150 , sangat masuk akal, karena power dan torsi sudah dicapai di rpm lebih rendah. Jadi gak usah puntir gas lebih banyak, sudah dapat deh tenaga atau torsi maksimum.

Hanya saja, selepas 10.000 rpm, tenaga New CB150 dan Sonic sudah turun drastis, sementara Old CB masih manteng, hingga 11.000 rpm. Old CB150R (masih) cocok buat yang suka main putaran tinggi nih πŸ˜‰ Tinggal menyesuaikan kebutuhan, bukan keinginan, betul???

Ya, memang gak ada yang sempurna. Gak ada mesin yang bisa kencang dan bertenaga, tapi irit. Demikian juga sebaliknya. Tapi, kalo mesin lemot , terus boros pula, wah, malah banyak. Tanda minta dirawat tuh, hehehe πŸ˜†

Eh, satu lagi. Beda mesin dyno, beda operator, bisa beda pula lho hasilnya. Apalagi kalo dites di aspal. Gak percaya?? Coba aja sendiri :mrgreen:

Semoga berguna

Polisi curi aki motor sitaan..di Vietnam kok, bukan disini

Pas iseng browsing sambil ngantri bayar pajak kendaraan dinas, nemu berita ini. Dari batampos.co.id disini dimarih

154 aki motor sitaan hilang dari kantor polisi, ternyata dicolong oknum polisi.

Adalah kepolisian di Provinsi Kien Giang, Vietnam, harus menjalani hukuman karena terbukti mencuri aki dari 154 motor sitaan lantaran melanggar aturan lalu lintas. Baru satu orang yang dinyatakan bersalah. Namun, tidak tertutup kemungkinan aksi tersebut dilakukan lebih dari seorang polisi.

Kolonel Kim Dinh mengatakan, pihaknya telah memberikan sanksi disiplin terhadap polisi nakal tersebut. Sebelumnya, beberapa warga komplain karena akinya hilang saat sepeda motor yang disita polisi dikembalikan.

Tuoi Tre, koran setempat, mengutip sumber anonim yang menyebutkan bahwa aki-aki tersebut dijual di toko barang bekas. Baru sekitar 50 aki yang dijadikan uang oleh polisi itu. (globaltimes.cn/c6/sof)

sumber : batampos.co.id

sumber : batampos.co.id

Busyet tenan, ternyata di luar negeri, kejadian gini juga ada. Teringat cerita kawan, sudah beberapa tahun lampau sih. Motor ditahan karena STNK ketlisut. Nggak lama sih sih, sekitar semingguan. Pas diambil kala STNK sudah ketemu, kondisi lumayan memprihatinkan. Berdebu dan kumal, dan paling bikin dongkol, karburator dan aki ternyata sudah bukan aslinya, yang terpasang. Entah “tertukar” atau “ditukar” embohlah…gak ada yang tahu. Mau protes, jaman segitu masih culun πŸ˜† , gak berani adu debat sama silup-nya. Ya wis, akhirnya modal lagi, buat balikin si Astrea Prima ke kondisi semula πŸ‘Ώ

Semoga aja, ke depan, aparat kita makin baik kinerjanya. Yah, minimal, prosedur penyitaan kendaraan sebagai barang bukti/BB, ada macam berita acara yang mencakup kondisi kendaraan saat disita. Sehingga, saat sang BB diambil kembali, ketika ada ketidak sesuaian kondisi, bisa dikomplain CMIIW.

 

Wisata di Kusuma Agro Wisata

Tanggal merah, pasti diincar si thole buat “memaksa” orang tuanya jalan-jalan alias keluar rumah. Biasanya, yang dekat-dekat, paling ke pasar hewan Splendid atau ke Alun-alun. Kemarin, akhirnya nyoba ke area Batu. Kusuma Agro Wisata tujuan kami. Yang ditarget utama, jelas kolam renang alias water park-nya. Anak saia ini kebetulan, senang banget yang namanya main air. Seharian pun betah, meski kurang mahir berenang (bapaknya malah parah, gak bisa berenang, apalagi nyelem πŸ˜† )

2015-05-01 12.13.05Dengan tiket masuk Continue reading

Pasang kepet spatbor dan pelindung monoshock Honda CB150R

Biar deh, tergolong basi..mungkin dah banyak yang posting en pasang. Saia sendiri, juga pasang nih kepet udah tahunan, baru kepikiran untuk dibuat artikel πŸ˜†

Dari bawaan pabrik, spatbor depan cibi emang tergolong pendek. Alhasil, cipratan air-lumpur-kotoran dari roda depan, lumayan parah. Gak hanya di bagian depan mesin dan bawahnya, tapi bisa sampai keatas…nyampe bawah radiator. Mantap to cipratannya???

Sementara, Continue reading

CB150R Cobain kampas kopling Kawahara

Di km 34000 lebih ini, akselerasi ciput mulai saia rasakan mengendur. Setel kopling, udah mentok, eh, masih kerasa agak dalam aja koplingnya. Naga-naganya, minta dicek nih bagian penerus daya alias koplingnya. Eh, lha kok kebetulan, ada teman nawarin 1 set kampas kopling keluaran Kawahara, buat Tiger series. Tentunya dengan harga teman, wong gak jadi dipake sama yang punya πŸ˜† . Ada sedikit duit laki :mrgreen: , ya udah saia tebus deh, penasaran sama kampas kopling yang katanya resing ini. 2015-04-25 13.24.29 Continue reading

Mengurus STNK duplikat alias kehilangan STNK (part 2-abis)

Habis apel pagi, saia melesat ke Samsat Malang Kota, di kawasan Kacuk-Sukun. Sengaja pagi, supaya tidak kesiangan antri, karena rencana hari ini mau melakukan cek fisik kendaraan yang mau diurus. Saia bawa R4, sementara rekan bawa R2-nya. Langsung masuk tempat cek fisik, sebelumnya minta formulir dulu di loket cek fisik, dengan menunjukkan KTP-BPKB asli.
Dicek deh, esek-esek-esek.. IMG02376-20150305-1021(ilustrasi cek fisik…foto saia ilang :mrgreen: )

Beres dan cocok, hasil cek fisik dilampirkan sekalian, jadi satu dengan dokumen yang diperoleh kemarin dari Kepolisian. Setelah itu, parkir kendaraan, bersiap memulai prosedur di Samsat. Langsung menuju loket 5, leges pajak. Langsung saia sodorkan dokumen KH (kehilangan). Oleh petugas, dibuatkan surat leges pajak.

2015-04-06 10.33.00Setelah selesai, diarahkan ke lantai 2,Β  ke bagian pendaftaran BPKB. Silakan antri, nanti akan dipanggil bila proses selesai. Sekitar 15 menit, sudah dipanggil, diminta ke loket depan, untuk pembayaran biaya STNK. Untuk R4 dikenakan IDR 125k, dan R2 IDR 80k.

2015-04-06 10.58.162015-04-06 11.33.28Setelah itu, balik lagi ke lantai 2, tapi bagian yang berbeda. Yaitu cek BPKB. Ternyata, disini yang butuh waktu lama. Ya, dijanjikan sekitar 2 minggu, baru BPKB+KTP asli bisa diambil. Walah…tapi maklum juga sih, soalnya kan emang diperiksa spesifik data kendaraannya.
Skip–skip, 2 minggu kemudian..
Dengan membawa tanda bukti yang diberikan petugas saat itu, saia kembali ke bagian pengecekan BPKB. Ah, ternyata sudah beres. Tanda bukti diminta, kemudian diminta mengisi buku tanda terima, 2 gebok dokumen, yang dulu saia serahkan, berikut KTP dan BPKB asli kembali ke tangan saia. Kemudian diarahkan ke loket 5, untuk persiapan pembayaran pajak dsb. Akhirnya, setelah menunggu antrian, tiba giliran pembayaran pajak kendaraan. Yang motor, tidak sampai mati sih, cuma hilang STNK aja, sementara yang mobil, karena wafat sejak tahun 2012, bisa diperkirakan tunggakan si diesel ini πŸ˜† , berjuta-juta deh habisnya πŸ˜†
Beres bayar pajak, ternyata nopol bisa langsung diambil karena bahan yang ready. Tidak demikian halnya dengan STNK, karena material yang kosong, dijanjikan sekitar bulan Agustus baru bisa diambil STNKnya. Haduuu…
Soal nopol, ternyata saia baru tahu kalo kita ambil, ternyata dikasih plat polos alias kosongan. Kemudian, dibawa sendiri ke bagian pencetakan, untuk dicetak angkanya. Wah, serasa bawa nopol bodong nih πŸ˜†

2015-04-07 13.39.12Jadi, berapa nih total biaya untuk mengurus STNK duplikat?? Kalo saia hitung-hitung mulai awal sekitar IDR 60.000. Meliputi sukarela laporan kehilangan IDR 20.000, fotokopi dokumen-berkas IDR 20.000, pengumuman hilang IDR 15.000,map IDR 2.000. Ini tidak termasuk pembayaran PKB dan biaya STNK IDR 80.000 (R2) 125.000 (R4).
Oh iya, ada baiknya, bila hendak mengurus, waktunya dimepetkan saja dengan jatuh tempo pembayaran PKB. Karena, dari pengalaman ini, ternyata kita bisa kena pajak 2 kali dalam kurun waktu setahun. 1 kali pajak saat mengurus STNK duplikat ini, sementara nanti, pas jatuh tempo pajak regulernya, juga masih harus kita bayar πŸ‘Ώ
Terbukti di Yamaha Vega yang hilang STNKnya ini, kemarin bayar PKB. Eh, pas saia cek di notice pajak, ternyata nanti bulan 8 2015 dah jatuh tempo, harus bayar pajak lagi. Dobel jadinya..
Demikian pengalaman pengurusan STNK duplikat yang saia alami di Samsat Malang Kota. Semoga berguna dan…jangan sampe hilang deh…pusing pala barbie :mrgreen:

2015-04-07 13.54.23