Pengganti cover knalpot ramah lingkungan, unik-nyleneh tapi manfaat masbro

Pagi masbro..

Sepeda motor, apalagi keluaran baru-baru, hampir semuanya, mencapai 99% sih, sudah dilengkapi dengan yang namanya cover knalpot. Benda pelapis knalpot sebagai pelindung kaki dari panasnya sengatan knalpot ini, bisa terbuat dari beragam material.

Ada yang dari logam, semisal yang tertempel pada knalpot Honda Tiger Revo dan Yamaha Jupiter Z awal, banyak pula yang berbahan non logam. Semacam plastik atau ABS yang tebal dan keras serta tahan panas. tengok saja skutik beragam merk keluaran baru, rata-rata cover knalpotnya non logam

Nah, saat menyusuri jalan pas pulang kerja, seperti biasa, mata jelalatan saia menangkap pemandangan unik dari sebuah Jupiter Z burhan, alias keluaran sekitar 2009. Jepretan jalanan khas warung kecil ini :mrgreen:    Secara fisik, standar saja Jupie ini. Saat menengok ke bawah, ada yang unik di knalpotnya. Continue reading

Unik, motor dimanfaatkan memipil jagung

Pagi masbro..

Kadang, kreatifitas memang tak terbatas. Bisa karena memang kebanyakan ide, bisa pula karena kepepet, karena keadaan 😆

Termasuk sebuah video unik berikut. Nampak dalam cuplikan, seorang pemuda yang sedang bekerja memipil, alias merontokkan butiran jagung dari tongkolnya. Kegiatan yang biasanya menggunakan mesin khusus perontok jagung ini, digantikan dengan sebuah sepeda motor. Hah?

Iya, alih-alih mesin perontok jagung, sebuah Yamaha Vixion alias NVL, digunakan untuk merontokkan jagung. Uniknya, yang dipakai merontokkan jagung adalah roda belakang. Jadi, motor dinyalakan, masukkan gigi persneling dan saat roda berputar , digesekkanlah tongkol jagung hingga butiran jagungnya terlepas.

Hehehehe…unik juga nih. Lha terus, gak kotor tuh butiran jagung kena ban belakang? Kayaknya sih iya, dan kemungkinan juga, jagung yang dipipil tersebut juga bukan untuk konsumsi. Bisa jadi untuk pakan ternak, barangkali lho ya…

Semoga menghibur ya

Tertib lalu lintas, nopol dobel terpasang pada mobil ini

Pagi masbro..

Sesuai dengan Undang-Undang No 22/2009 tentang Lalu Lintas, pada pasal 68  ayat 4, telah diatur tentang plat nomor atau TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor). Yaitu ‘Tanda Nomor Kendaraan Bermotor harus memenuhi syarat bentuk, ukuran, bahan, warna, dan cara pemasangan.’ Ukuran plat nomor, kita singkat aja nopol, semenjak adanya UU 22/2009 ini, memang telah mengalami perubahan. Terhitung, secara resmi bulan April 2011, Korlantas Polri mengganti ukuran nopol menjadi lebih panjang  sekitar 5 cm dibanding nopol sebelumnya. Berlaku untuk kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Alasannya, antara lain, karena populasi kendaraan bermotor yang terus bertambah, sehingga kombinasi huruf belakang pada nopol, sudah mencapai 3 digit. Bila tetap mengacu pada ukuran nopol sebelumnya, posisi angka dan huruf akan berdesakan alias mepet. Selain tidak sedap dipandang, estetika, juga sulit terbaca identitas si kendaraan.

Sebagai warga negara yang baik, pengguna kendaraan pun Continue reading

Mencicipi Rujak Soto Banyuwangi

Nguliner lagi yukss.. Tema kali ini, salah satu kuliner khas dan nyentrik kalau saia bilang. Rujak soto. Salah satu makanan khas dari ujung timur pulau Jawa, yaitu Banyuwangi. Beberapa tahun silam, saia pertama kali mencicipi makanan unik ini di tempat aslinya, Banyuwangi, saat kerja disana. Waktu itu, sekitar tahun 2008 kalo nggak salah. Menu ini, di Banyuwangi sendiri, juga tidak mudah dijumpai, hampir sama dengan menu unik satunya, yaitu Rawon Pecel. Hlaah, apa lagi tuh? Bahas Rujak Soto dulu yuk…

Saat tadi siang melewati daerah belakang UIN Malang, seputar Jl Sunan Kalijogo, setelah membeli beberapa peripheral komputer, ndilalah nemu warung yang memasang daftar menu unik ini. Nama warungnya “Riko”. Kalau dalam bahasa jawa, mungkin arti yang dimaksud pemilik warung ada;lah “kamu” atau “anda”. Tepat di tepi jalan.

riko1Kalau yang unik, tersedia rujaksoto dan nasi tempong khas Banyuwangi. Menu lain Continue reading