Berusaha safety meski gak maksimal, oh obrok

Pagi masbro..

Keberadaan sepeda motor sebagai sarana transportasi sekaligus sebagai alat untuk mencari nafkah , bagi hampir banyak bikers di beragam tempat memang sudah jadi semacam hal biasa. Selain sebagai piranti wira-wiri ke tempat kerja, sepeda motor juga sebagai sebagai obyek kerja. Seperti abang-abang ojek baik online maupun offline, hingga para wiraswasta. Yups, sudah jamak ditemu motor dimodifikasi sehingga menunjang kerja. Misal ditambah anhang/gerobak.

Termasuk salah satu yang sering banget saia temui di daerah saia. Motor dipasangi keranjang bawaan di sisi kiri dan kanan untuk bawa barang, hingga yang paten alias permanen untuk dipakai sebagai semacam etalase barang dagangan. Ini nih yang sering nongkrong dan berjualan ditepi jalan , dengan dagangan seperti kacamata hitam, beragam masker , sarung tangan dan pernak-pernik bikers.

Motor, ditambah dengan semacam papan dan kawat jaring, digunakan sebagai cantolan barang dagangan. Juga sebagai wadah barang juga. Efeknya, jelas, dimensi motor bertambah. Selain melar ke samping sisi kanan dan kiri, juga ke atas tuh, karena tinggi.

Gegara ini, yang jelas terlihat, faktor safety berkurang drastis. Selain kestabilan motor merosot, sang pengendara juga makin terbatas daya lihat ke sisi belakang dan smaping motor. Lha gimana, wong pantulan obyek belakang di spion, terhalang si “obrok”, demikian keranjang atau peralatan jualan ini biasa disebut. Makanya, kadang pengendara lain yang mengalah, kudu hati-hati dan menghindari si motor-obrok ini.

Tempo hari, saat perjalanan pulang kerja, di tengah kemacetan lalu lintas , saia berbarengan dengan sebuah motor obrok. pengendaranya, seorang bapak-bapak berumur. Obrok di belakang motor Honda Supra-nya, ada jalinan kawat ram, yang biasa dipakai untuk mencantolkan barang dagangan. Yang unik, bukan obrok-nya. Tapi, penampakan sebiji spion modifikasi yang jadi spion ketiga di motor bebek ini.

Yups, untuk menambah area pandang ke belakang, yang sebelumnya terhalang oleh obrok-nya, bapak ini memasang spion tambahan yang posisinya mencuat keluar, ke samping persisnya. Spion ini, disambungkan dengan plat besi panjang, dipasang pada sisi terluar alias rangka obrok, keranjangnya. Panjang ke depan hingga samping pengendara dan rada keluar.

Dengan posisi tersebut, bapak pengendara bisa memantau kondisi samping-belakang dengan lebih leluasa. Memang nggak maksimal sih, namun lumayan membantu kinerja spion dengan posisi standar.

Last, oke juga sisi kreatif bapak ini, yang berusaha menaikkan sisi safety meskipun jelas tahu, kalau ukuran obrok-keranjangnya, jelas melanggar peraturan karena melebihi lebar setang motor dan mengganggu pandangan pengendara ke belakang. tetap hati-hati ya gaes, dan bila bertemu keadaan kendaraan yang berpotensi membahayakan, bisa diantisipasi dengan jaga jarak aman.

Semoga berguna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s