Pengalaman Mutasi Keluar Kendaraan di Kota Malang (1)

Pagi masbro..

Kali ini, saia mau berbagi pengalaman nih, saat mengurus balik nama kendaraan. Jadi ceritanya, nih kendaraan masih atas nama saudara, yang domisilinya di Kota Malang. Mumpung ada pemutihan alias bebas Bea Balik Nama, sekalian deh saia sempatkan untuk mengurus sendiri proses mutasi keluar dari Samsat Kota Malang.

Sebelumnya, saia siapkan semua dokumen kendaraan berikut identitas saia selaku pemohon. Antara lain STNK, bukti pajak/PKB, BPKB dan KTP. Eh ada juga kuitansi jual beli dengan materai secukupnya. Semua difotokopi sebanyak 5 kali, dan dimasukkan dalam map biru yang bisa diperoleh di Samsat Kota Malang, di Jl Raya Kacuk, Gadang. Kalau nggak mau ribet, meluncur saja ke bagian fotokopi, pasti deh yang jualan sudah ngeh, dokumen apa saja yang perlu difotokopi, berikut  juga map resminya.

Prosedurnya, semua kendaraan yang hendak mutasi,  baik mutasi keluar atau mutasi masuk, juga perpanjangan STKN 5 tahunan serta sejenisnya, kudu cek fisik dahulu. Bawa semua dokumen yang sudah difotokopi tadi berikut map-nya ke loket  cek fisik yang ada di sisi kiri depan gedung Samsat Malang  Kota. Setelah  dicek dokumennya, akan diberi formulir isian cek fisik yang  harus diisi dulu dengan data kendaraan, serta kertas stiker sebagai media gesek, eh, cek fisik.

Makanya, yang namanya bawa alat tulis berupa bolpoin merupakan hal wajib saat mengurus kayak gini. Beres diisi, silakan bawa kendaraan yang mau dicek fisik ke area cek fisik. Saran saia, silakan datang pagi, antrikan  kendaraan di area cek fisik dulu, lalu ditinggal ke loket formulir. Apalagi karena jam layanan cek fisik juga terbatas. Hanya dibuka jam 8 pagi hingga 12.30 WIB saja.

Paling enak sih  bawa teman, satu wira-wiri ngurus dokumen, satunya ngurus kendaraan. Antrian lumayan panjang, dan jangan lupa, siapkan lokasi nomor rangka dan nomor mesin, kalau perlu bersihkan supaya nggak menyulitkan petugas cek fisik.

Sabar antri,  akhirnya giliran kendaraan saia tiba. Nggak lama sih, karena memang kondisi mesin lumayan bersih dan dingin.

Usai gesek nomor mesin dan nomor  rangka, silakan bawa kendaraan ke lokasi parkir, dan bersiap memulai proses ‘panjang’ mutasi keluar. Formulir isian lengkap, berikut tempelan hasil cek fisik, dibawa lagi ke loket pengesahan cek fisik, yang lokasinya bersebelahan dengan loket formulir cek fisik. Akan divalidasi oleh  petugas bila memang sudah  cocok.

Beres, dipersilakan untuk masuk ke gedung utama Samsat Malang Kota. Didepan, sudah ada petugas yang akan mengecek  keperluan orang  yang hendak masuk. Akan diberikan semacam tanda pengenal yang berbeda, sesuai dengan  kepentingannya, sekaligus juga penjelasan singkat loket mana yang  akan dituju. Untuk mutasi keluar, saia diarahkan terlebih dahulu ke loket 1 yaitu pendaftaran di sisi kiri. Serahkan semua dokumen dalam  map tadi, akan diperiksa petugas dan diberikan formulir permohonan mutasi keluar. Diisi lengkap termasuk  data kendaraan dan data pribadi ya.

Setelah komplit, diserahkan kembali pada petugas kali ini di loket pengesahan, dan mengantri untuk diproses. Lumayan lama juga, sampai akhirnya nama saia dipanggil di bagian kasir. Weleh, langsung bayar?  Iya, untuk kendaraan yang pajaknya belum terbayar alias ada tunggakan pajak/pajak mati, akan ditagih disini, ditambah biaya administrasi mutasi  sebesar IDR 250.000.

Hm..beres acara bayar-membayar, diberikan bukti pembayaran dan diarahkan  kembali ke loket 1. Lho, kok balik lagi? Iya, karena di loket 1 ini, kita akan diberikan sejenis surat bernama surat wajib pajak dan fiskal. Tunggu saja sampai selesai.

Begitu selesai, bakal disuruh untuk fotokopi surat wajib pajak tadi berikut tanda lunas PKB dari kasir sebanyak 4 kali. Yah, keluar lagi deh , menuju ke tempat fotokopi. Selesai fotokopi di luar, balik  lagi ke Samsat. Kali ini, diarahkan ke lantai 2, untuk pengecekan STNK dan BPKB. Bawa semua dokumen dalam  map tadi, ditambah hasil fotokopian PKB dan SWP. Setelah beres disini, akan disodorkan buku tanda terima mirip buku tukang  kredit 😆

Sudah? Belum masbro dan mbaksis, masih ada lagi beberapa prosesnya. Sabar dan tunggu artikel selanjutnya, hehehehe

Advertisements

One comment on “Pengalaman Mutasi Keluar Kendaraan di Kota Malang (1)

  1. Pingback: Pengalaman Mutasi Keluar Kendaraan di Kota Malang (2 habis) | sekedar coretan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s