Modifikasi Suzuki GSX 250 Caferacer

Pagi masbro..

Suzuki GSX 250, memang tergolong motor sport cc gede yang semakin jarang terlihat. Memang sih, populasinya nggak sebanyak motor sport lain. Selain susah ditemukan dalam kondisi standar, versi modifikasi motor yang juga jamak disebut Thunder 250 ini, juga jarang kelihatan.

Ndilalah, kebetulan dapat beberapa nih, sesosok Suzuki Thunder kepunyaan warga Ngalam tentunya, yang sudah dimodifikasi. Asyiknya, gayanya juga oke, ala caferacer. Nih, wujudnya

Dari info pemiliknya, secara garis besar sih nggak kelewat banyak ubah body dan sasis. Yang diubah adalah sasis belakang saja, yaitu dipotong beberapa senti sehingga lebih pendek. Alhasil, nuansa caferace makin kental karena jadinya ya singleseat, alias jok hanya  untuk pengendara saja.

Body belakang juga dilepas, dibuatkan gantinya dari bahan fiberglass. Khasnya, dengan buntut ala tawon, yang membulat seksi. Motor keluaran 2001 ini. wadah penampung bahan bakarnya juga mengalami pergantian. Dibuat ulang dari plat besi, dengan desain memanjang kaku khas jaman dulu. Nggak lagi membulat. Sementara, cover body tengah dan penutup aki, masih mengandalkan bawaan Thunder 250, karena dudukan juga masih sama, nggak diubah. Sokbreker belakang, menggunakan produk YSS Thailand yang punya tabung terpisah

Roda, masih andalkan gaya klasik. Velg jari-jari dengan diameter 18 inchi. Velg depan merk TK aseli Jepang dengan lebar 3.00 sementara belakang ternyata sama, 18×3.00 😆 Yang berbeda, ban. Ban depan, pakai Bridgestone Battlax BT45 dengan ukuran 100/80-18 sementara ban belakang, masih Bridgestone, namun tipe ExedraMax yang punya ukuran 130/70-18

Didepan, setang  menggunakan produk variasi tanpa merk. Yang pasti, rada rendah dudukannya, nggak setinggi setang bawaan. Lampu depan, mencomot lampu depan Kawasaki Ninja 150R orisinal yang berlabel Stanley P3496. Panel dasbor, termasuk lampu-lampu indikatoe juga masih pertahankan bawaan. Selain aura klaisknya dapat, fungsinya juga masih oke.

Sebagai penutup, injakan kaki pengendara pun diganti. Karena duduk lebih mundur, alhasil, footstep Yamaha R15 jadi pilihan pas. Bergaya ala racing jaman dulu, kan cocok, caferacer. Ditutup dengan penggunaan knalpot custom , yang suaranya mendukung. Nggak menggelegar nan bising, namun adem di kuping. Konfigurasi, masih pertahankan 2-1, karena buangan outlet knalpot ada 2 di silinder Thunder 259, yang kemudian disatukan dalam 1 silincer. Dan akhirnya, warna merah red candy jadi pilihan, diguyurkan ke sekujur body nih motor.

Asik to? Yuk, penikmat, eh, pemilik Thunder 250 yang bosan tampil standar, bisa jadi acuan modif nih. Kalau ogah dan malas modif, bisa nebus juga nih motor. Lho?? Iya, karena, info dari pemilik, bakal dilepas juga nih kalau harganya cocok. Bisa kontak sai ajuga nih, untuk info lebih lanjut, hehehhee

Semoga berguna

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s