Modifikasi Honda GL 100 hingga 3 versi

Artikel modifikasi kali ini, merupakan modifikasi oleh sedulur saia sendiri. Kenal akrab sejak SMP hingga kuliah di salah satu PTS di Malang. Kegemaran beliau akan otomotif, terutama sepeda motor, sudah berlakon sejak masih SMA, yaah, kisaran tahun 1990-an. Waktu itu, yang sudah membawa sepeda motor sendiri ke sekolah, waduh, jan TOP tenan pokoke. Saia sendiri, cuma bisa kepengen, hehehehe. Apa daya, lha belum punya. Jangankan motor, SIM aja juga nggak punya. Eeh, malah curcol, maaf ya masbro.

Kembali ke topik. Motor bro Rony ini, awalnya Honda CB 100. Modifikasi standar, karena aliran jaman dulu nggak ada yang aneh-aneh. Sekedar sedikit bikin ceper, cat bodi dan gosok area logam dengan batu hijau supaya kinclong. Trend banget waktu itu, hehehehe… Seiring waktu, terus berganti. Kini, tahun berganti, demikian tunggangan. Sudah beroda 4, maklum, karena sudah berkeluarga dan dikaruniai sepasang putra-putri.

Obyek modifikasi, kini beralih ke Honda GL 100, lansiran tahun 1991. Berplat area Kalimantan, KT, yang menurut cerita owner, merupakan hibah dari kakak iparnya semasa kuliah di Malang. Maklum, motor lawas. Mau dijual di Malang, malah bikin pedih karena harga jual hancur dengan plat nopol luar pulau. Mau dikirim balik ke Borneo, busyet, mahal di ongkos kirim masbro, hehehehe…akhirnya, dimodifikasi aja.

seperti ini kira-kira tampang asli Honda GL100 keluaran 1991

seperti ini kira-kira tampang asli Honda GL100 keluaran 1991, gambar : google

Buat iseng mengisi waktu luang, dan hasilnya, bisa dipakai pengobat jenuh pikiran. Modifikasi perdana, ini GL 100 dibuat ala RX-King, sang raja jalanan. Berbekal penampakan era pembalap senior Popo Hartopo, yang jaya dengan RX-King, GL 100 ini pun ikut, dengan melepas sepatbor alias fender depan-belakang dan bodi dilabur cat hitam doff. Terondol abis, dengan menyisakan lampu depan berupa lampu kabut mobil CMIIW dan lampu belakang kecil. Setang model fatbar, minus kelengkapan seperti lampu sein dan spion. Yang ini jangan ditiru ya, ujar empunya sambil meringis malu πŸ˜†

GL 100 V1, foto : koleksi pribadi Rony

GL 100 V1, foto : koleksi pribadi Rony

Tahun bergeser, trend berubah. Acuan modifikasi GL 100 ini juga mengalami perubahan. Jenuh dengan penampilan ala pembalap jalanan (juga capek menghindari polisi barangkali πŸ˜† ), bro Rony memulai proyek V2. Yaitu tampilan edisi kedua. Berubah total, karena konsep yang dimaui berganti. Kala ditanya, acuan konsepnya apa sih, sekarang? Beliau malah cengengesan πŸ˜† Embuh katanya..pokoknya resik dan klimis

proses modifikasi di garasi, foto : dok pribadi Rony

proses modifikasi di garasi, foto : koleksi pribadi Rony

Tangki, diganti model punya Honda CB100. Buritan sedikit dipapas, diikuti jok model minimalis, pendek. Cat berganti warna putih, Kini kelengkapan lampu terpasang, lampu depan model rada pesek, berikut lampu belakang variasi dengan penyangga di sepatbor belakang, yang juga model trail jadul. Mesin diupgrade, cukup mengganti silinder dengan bawaan GL Pro, dengan total isi 142 cc. Karburator, masih bawaan, dengan sedikit merubah setting spuyer saja. Gas buang, dilepas knalpotΒ  model pendek, yang lumayan ngeblarrr suaranya, maklum silincer pendek. Sementara blok kanan kiri, dibuat mengkilap dengan lapisan krom. Resik, cocok dengan kelir putihnya.

GL 100 V2.0 jadi, foto : koleksi pribadi Rony

GL 100 V2.0 jadi, foto : koleksi pribadi Rony

Eh, iya, lupa. Roda, masih aplikasi ukuran ring 17, kini berkelir hitam. Sokbreker depan masih percaya bawaan, sementara sokbreker belakang variasi, sedikit lebih panjang, terpasang bertumpu pada swing-arm kepunyaan Honda Win yang masih diperpanjang sekitar 10 cm. Ban lupa ukurannya, kisaran sih 90/80 depan dan 110/80 belakang.

prses modifikasi, ini nih, modifikator sekaligus owner menampakkan diri, foto : koleksi pribadi Rony

proses modifikasi, ini nih, modifikator sekaligus owner menampakkan diri, foto : koleksi pribadi Rony

Proses modifikasi, digarap sendiri di garasi. Yah..kala libur kerja, sambil sekalian menyegarkan pikiran. Nah, kelar versi 2.0 , ada rasa tak puas. Rupanya, sang pemilik masih ngidam ban besar dengan ring 18. Pas modifikasi itu, belum trend pemakaian ban besar ala bobber. Nah, selang beberapa waktu, kesampaian lah keinginan masbro ini. Akhirnya, ada edisi GL 100 V2.1. Yaitu roda yang naik kelas. Terpasang velg alumunium ukuran ring 18, dengan ban ukuran gendut, 4.00

GL 100 V2.1 , roda gendut, foto : koleksi pribadi Rony

GL 100 V2.1 , roda gendut, foto : koleksi pribadi Rony

Lebih berisi dan gendut ya? Hm…gue banget, kata owner kala itu πŸ˜† . Lha dalah, selang beberapa waktu, sudah berubah lagi tampilan si GL. Mantap tenan nih…kali ini, sudah masuk ke versi 3. Rincian ubahan, yang jelas, menggusur ban gendutnya. Roda, masih terpasang velg alumunium berukuran diameter 18, dengan lebar 3.00 di belakang, dan depan 1.85 ring 18. Swing arm, diganti kepunyaan Yamaha RX100. Sokbreker depan, supaya lebih tinggi, dipasang peninggi 8 cm, ditambah karet penutup as sokbreker, jadi mirip motor perambah hutan πŸ™‚Β Β  Sokbereker belakang, aplikasi Honda Win kalau nggak salah, dengan penambah tinggi, menyesuaikan dengan bagian depan yang sudah meninggi lebih dulu. Lampu depan masih tetap pesek, sein mungil berwarna oranye juga lengkap terpasang berikut nopol, meski tetap, ogah pakai sepatbor alias fender depan πŸ˜† Yang juga mencolok, adalah knalpot. Kini, bermodel scrambler. Kalau disini sih, istilahnya knalppot selendang. Lengkap dengan lilitan wrap exhaust, untuk meredam panas di leher knalpot dan end muffler bergaya supertrapp. Mantappp sam…

GL 100 V 3.0 foto : koleksi pribadi Rony

GL 100 V 3.0 foto : koleksi pribadi Rony

Akhirnya, motor pun sebagai pelampiasan kala penat bekerja dan perlu special time bersama istri tercinta. Lihat aja foto dibawah, ajib kan? Sumpah, saia jadi pengen….pengen sekedar riding berdua sama istri juga, hehehehe :mrgreen:

cie..cie...ini bukan pre wedding lho :lol: foto : koleksi pribadi Rony

cie..cie…ini bukan pre wedding lho πŸ˜† foto : koleksi pribadi Rony

Selain jalan berdua, juga berguna untuk “me time” , blusukan sendiri, menuntaskan hasrat lelaki, solo riding ke beberapa lokasi yang jarang dijamah manusia. Multi fungsi to? Itu kegunaan motor, yang kebetulan, sang istri, juga mendukung hobi mas bro asli Singosari-Malang ini.

foto : koleksi pribadi Rony

foto : koleksi pribadi Rony

Oke, lumayan panjang ya artikel modifikasi spesial kali ini? Hmm…foto lain, bisa request. Nanti, saia kontak mas Rony, selaku owner. Tetap stay tune blog pinggiran ini ya masbro…Semoga berguna, dan hidup modifikasi.

Advertisements

6 comments on “Modifikasi Honda GL 100 hingga 3 versi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s