Prosedur pakai sarung tangan saat pandemi, tetap #cariaman ya

Pagi masbro..

Pandemi virus corona ini, memang secara kurva masih belum melandai. Pertumbuhan pasien yang terpapar virus ini, masih cukup tinggi. Makanya, seiring perlahan mulai masuk masa transisi, dalam beraktifitas tetap memproteksi diri. Masker adalah benda wajib saat keluar rumah untuk bekerja atau aktifitas lain. Demikian pula, cairan pembersih tangan atau jamak disebut hand sanitizer juga wajib dikantongi.

Prosedur cuci tangan, juga menjadi hal yang diwajibkan. Nah, buat bikers nih, sarung tangan alias gloves, membuat prosedurnya jadi sedikit berbeda. Sarung tangan penuh ini, satu sisi bermanfaat dobel. Selain melindungi keseluruhan jari tangan dari benturan atau gesekan, juga melindungi dari sentuhan dengan grip gas secara langsung.

Parkir motor di beragam area , beresiko motor dipegang-pegang jukir atau orang lain. Soal kesehatannya, yah, kita nggak tahu juga, tuh orang yang pegang stang motor kita, habis pegang apa saja. Apakah sehat juga orang tersebut kita juga nggak tahu.

Yang dikhawatirkan, bisa saja tuh, virus nempel di grip gas motor kita. Kan nggak terlihat itu virus. Begitu kita pegang , bisa jadi pula beralih dan menempel. Makanya, perlu siap sedikit effort alias usaha ekstra. Sederhana saja sih tipsnya.

Continue reading

Sarung tangan kulit (semi abal-abal) murmer, lumayan juga ternyata

Pagi masbro..

Berawal dari pas saia memasang sarung tangan alias glove berbahan kain , yang biasa saia gunakan harian. Maklum, untuk riding jarak super dekat, lebih nyaman pakai yang modelnya tipis dan ringan dipakai. Jangka 3-4 bulan yang lalu semenjak beli, ternyata kondisinya sesuai harganya, hehehhe. Sudah mulai jebol pada jahitannya.

Sengaja cari yang half buat ngider kerja, karena kalau pakai yang full , rada ribet pas ngambil benda dari kantong macam kunci, uang receh dan sejenisnya

Sebagai pengganti, sebenarnya gampang sih. Tinggal belok aja ke toko aksesoris atau abang jualan tepi jalan, beres. Tapi, saat iseng buka-buka situs jual beli lokal Malang, kok ndilalah ketemu penjual ini. Menawarkan sarung tangan model buntung, katanya sih berbahan kulit dengan banderol miring. Harga murah, hanya ditawarkan IDR 50 ribu saja. Hmm..hampir sama dengan penjual tepi jalan nih. Iseng kontak penjualnya, sepakat deh COD di dekat tempat kerja. Mayan, sekalian pas pulang kerja. Continue reading