Ngalas bareng pak kades, pada ganas nih betot Yamaha WR155 (part-1)

Pagi masbro..

Akhir pekan lalu, persisnya Sabtu 19/06/2021, saia berkesempatan menjajal Yamaha WR155R di habitat sesungguhnya. Yes, area offroad yang merupakan tempat yang pas buat menerjunkan si jangkung WR155 ini. Dan saat itu, berbarengan pula ada beberapa kepala desa di wilayah kecamatan Jabung, Malang yang turut nyemplung.

Agenda ngalas bareng WR155R ini, dihelat oleh Yamaha Jatim, dengan menggandeng beberapa media dan kepala desa di wilayah kecamatan Jabung. Antara lain kades Kemiri, kades Ngadirejo dan Taji serta beberapa desa lain yang saia lupa.

Mengambil titik tikum di Yamaha Pakis, area ruko di dekat pasar Pakis, saia bersama beberapa blogger Malang antara lain motogokil.com, motomaxone.com, munivmotoblog serta bikersoak

menyiapkan perangkat tempur macam helm, boot dan sarung tangan sambil nunggu pak kades yang belum datang.

Dan tak berapa lama, rombongan sudah komplit, ada 10 orang kades yang gabung. Ditambah 3 orang dari pemandu, terdiri 1 leader/road captain, serta sweeper sehingga total anggota rombongan berjumlah 15 orang. Ada briefing singkat oleh mas RC, yang memberikan beberapa tips saat melibar jalur off road, seperti posisi badan , mengikuti jalur/lintasan trail yang sudah ada serta yang penting juga, melibas kubangan lumpur. Maklum, beberapa hari belakangan, hujan mengguyur Malang dan sekitarnya. Dan pesannya ada yang menggelitik, kalau memang gak kuasa handling motor, jatuhkan saja ke sisi kanan. Jadi , kalau mau jatuh, kalau bisa ke kanan. Nah lho…hingga berangkat saia masih menerka-nerka, apa maksudnya mas RC ini

Usai pengarahan singkat, berangkat deh. Melintasi jalan aspal sedikit, masuk perkampungan dan taraa…masuk perkebunan tebu. Dan betul saja, tanah sudah becek, dan tantangan pertama dimulai. Mempertahankan kestabilan motor di jalur licin. Buat saia yang newbie , sumpah, adrenalin terpompa karena rasa tegang sambil ngegas dan mempertahankan posisi motor supaya gak terpeleset. Mana itu rombongan kades ternyata ganas, pada gaspol :mrgreen: Sepertinya, sudah biasa main motor trail nih.. Untunglah, nih WR155 yang saia tunggangi, meski kondisi standar kecuali knalpot bobokan, ternyata stabil masbro. Geal-geol sih biasa, tapi mudah dikendalikan. Stabilnya josss…

Dan trek tanah licin di kebun tebu adalah pembuka saja. Menu selanjutnya lebih heboh, padahal titel gelaran adalah fun, wkwkwkwkwk. Sela-sela rumpun tebu, di beberapa lokasi dengan lebar yang hanya pas buat 1 motor saja, bahkan ada yang dengan terpaksa, melibas tanaman tebu yang menjalar kesamping. Wah, ini nih gunanya handguard, yang kebetulan nggak terpasang di WR155 yang saia kendarai. Sempat beberapa kali ubah jalur, karena ternyata jalurnya ditutup truk pengangkut tebu, yang memang lagi panen/tebang tebu.

Trabas terus berlanjut, menemui trek berbatu dan berdebu, serta ketemu tanjakan bukit, dan akhirnya, setelah memakan korban beberapa orang yang sempat jatuh kedalam dosa, eh, lumpur, sampai juga di checkpoint 1, Alas Mbahgor. Nih hutan, sebenarnya rada-rada serem kalau perasaan saia. Diliputi tanaman pinus gede-gede, namun sudah dirambah manusia sih, dan sudah ada semacam tempat peristirahatan dengan warung kecil. rada terpencil, jauh dari peradaban, hehehehe

Istirahat sejenak, memulihkan nafas yang kembang kempis. Lumayan menguras fisik, mengendalikan motor di jalur lumpur, berbatu sambil jaga kecepatan rombongan. Nah, disini nih, tenaga WR155 terasa nampol. Nggak ngecap, namun performa mesin 155cc VVA ini memang ajib. Gak perlu main gas atau rpm tinggi, torsinya sudah sangat mumpuni untuk memutar roda belakang menerjang lumpur atau gundukan batu.

Sesi selanjutnya, didominasi oleh jalanan berbatu dan berdebu. Memasuki wilayah kecamatan Lawang, masih juga bermain di area kebun tebu, yang mulai habis. Sehabis ladang tebu, giliran merambah perbukitan nih. Edan, saia yang newbie ini diajakin ke tanjakan yang kira-kira sih, ada kalau 60-70 derajat kemiringannya. Trus, gimana sensasinya menaklukkan tanjakan dengan Yamaha WR155? Sabar ya, ada di artikel selanjutnya

Semoga berguna

One comment on “Ngalas bareng pak kades, pada ganas nih betot Yamaha WR155 (part-1)

  1. Pingback: Ngalas bareng pak kades, pada ganas nih betot Yamaha WR155 (part-1) | Jatimotoblog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s