Fitur ESS Honda CBR150R, otomatis amankan pengendara dan pengguna jalan lain

Pagi masbro..

Lampu “hazzard” alias lampu sinyal darurat, adalah salah satu fitur yang mulai jadi standar motor masa kini. Fitur, yang awalnya hanya terpasang pada kendaraan roda 4 atau lebih ini, merupakan kedipan lampu darurat yang memanfaatkan lampu sein

Sesuai peruntukannya, lampu hazzard digunakan sebagai tanda kendaraan sedang dalam  darurat. Regulasi lampu hazard tercantum dalam UU No.22 tahun 2009 tentang LLAJ, Pasal 121 ayat 1 yang mengatakan, “Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya (lampu hazard), atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan”.

Nah, kapan nih lampu hazard digunakan? Yaitu :

  1. Kendaraan mengalami malfungsi yang menyebabkan kendaraan berjalan lebih lambat atau berhenti (mogok).
  2. Memberitahu dan memberi peringatan untuk kendaraan yang di belakangnya kalau di depan ada gangguan, seperti kecelakaan lalu lintas, tanah longsor, dll.
  3. Terjadi sesuatu pada kendaraan yang ditumpangi, seperti ban bocor yang mengharuskan kendaraan segera menepi.
  4. Kendaraan berjalan di luar jalur yang seharusnya dilalui.

Di kendaraan roda dua, paling umum penggunaan lampu hazard adalah pada poin 2. Namun, kerap juga ditemui , penggunaan lampu ini yang kurang pas alias kurang sesuai. Seperti menggunakannya seenak hati, padahal ya jalan normal, nggak ada urgensi darurat atau kejadian emergency, alias sekadar gaya-gayaan. Nah, menyiasati hal tersebut, pabrikan Honda mengemas fitur hazard ini dengan sedikit berbeda. Yaitu, memasangkan fitur ini secara elektronis pada sistem.

Bernama ESS, yang merupakan singkatan dari Emergency Stop Signal. Fitur spesial ini, akan mengaktifkan lampu hazard alias lampu sein berkedip bersamaan secara otomatis, tanpa pengendara perlu menekan tombol atau menyalakan secara manual. Canggih? Yess..

Canggih, karena ESS ini terkombinasi dengan sistem kelistrikan motor. Sebagai contoh adalah pada Honda CBR150R. Fitur ESS, terpasang pada seri Honda CBR150R ABS. Hanya yang ABS? Ya, karena sistem ESS terhubung dengan ABS. Sistem pengereman pintar, yang mencegah roda terkunci ini, bekerjasama dengan ESS. Sinyal dari modulator ABS, saat pengendara melakukan pengereman mendadak, akan ikut pula mengaktifkan ESS.

Lampu hazard akan menyala, ketika pengendara CBR150R mengerem mendadak pada kecepatan diatas 50 kpj. Catet ya, ada kecepatan minimal yang harus tercapai kalau ingin ESS aktif. Bukan berarti harus mengebut terus mengerem mendadak yaa…tapi, bener-bener dalam keadaan darurat, sehingga pengendara perlu melakukan deselerasi motor/mengerem.

Nah, kan, lebih pintar? Sistem otomatis pada lampu hazard, selain mengamankan diri sendiri, juga bisa memperingatkan kendaraan lain di belakang kita, kalau kita sedang mengerem mendadak, karena ada kejadian darurat, misal ada penyeberang jalan mendadak, atau kecelakaan lain didepan. Dan tambahan sistem ESS ini juga tidak bisa diaktifkan seenak udel pengendara, karena Honda tidak menyediakan tombol manual, hehehehe

Nah sudah gamblang ya? Yuk, berkendara dengan aman di jalan ya..

Semoga berguna

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s