“Peliharaan baru” tapi lama, Honda Tiger Lawas generasi pertama

Pagi masbro..

Beberapa waktu lalu, saia dapat ‘tugas’ tambahan nih. Masih berhubungan dengan motor sih, nggak berhubungan dengan kerjaan 😆 Jadi ceritanya gini. Ada seorang kawan, yang sebenarnya bikers juga. Karena kesibukan kerjaannya di bidang mesin generator, alhasil tunggangannya jadi sedikit terabaikan. Ada beberapa motor beliau, diantaranya Suzuki Shogun Kebo lansiran 1998, serta Honda Tiger 2000 keluaran 1996. Nah, karena sering ditinggal luar kota dan luar pulau, beberapa motornya sudah dilego karena nggak terpakai. Tinggal 2 biji itu saja Shogun dan Tiger. Si Tiger ini yang jadi inti cerita

Karena jarang terpakai, motor yang didapat bekas namun kondisi masih lumayan standar ini lebih sering jogrok di garasinya. Tempo hari, pas ketemu dan seperti biasa, ngobrol soal motor, beliau cerita soal Tiger ini. Gimana enaknya, motor nganggur ujarnya. Sambil bercanda, saia bilang, ya sini, kalau mau saia rawat, lumayan bisa dipakai bergantian, hehehehe. Toh, motor kalau nggak dipakai kan malah sayang, berkarat dan aus. Sukur-sukur bisa jatuh ke tangan pemilik baru yang penyuka Tiger. Tak dinyana, candaan saia dianggap serius. Diserahin deh itu motor jadul :mrgreen:

Pesennya cuma satu, dirawat saja. Kecuali kalau emang bosan, atau alasan tertentu, boleh deh pilih jalan lain :mrgreen:. Singkat cerita, digelandang deh itu Tiger hitam ke rumah. Kondisinya lumayan standar dan terawat untuk ukuran motor keluaran 24 tahun silam. Tangki masih asli bawaan, tanpa ada bocor. Hanya striping yang dilepas dan malah diganti emblem, yang justru bukan ciri Tiger edisi awal. Begitu pula body belakang, lampu belakang dan behel. Meski orisinal, yang terpasang adalah kepunyaan Tiger lama, lansiran 1998 keatas.

Soal sejarah Tiger, bisa cek artikel ini ya…

Secara garis besar, Honda Tiger generasi awal bisa disebut Tiger Lawas, yaitu keluaran 1993 hingga 1998. Lalu setelahnya, adalah Tiger Lama, yaitu lansiran 1999 hingga tahun 2006 sebelum akhirnya digantikan oleh Tiger Revo.

Ciri khas Tilas, si Tiger Lawas adalah batok lampu depan berwarna hitam/gelap, batok spidometer abu-abu, kaca lampu depan masih model garis-bukan bening kristal, body belakang tanpa lekukan dekat sokbreker belakang serta lampu belakang masih bohlam tunggal alias 1 lampu bermika merah butek. Lalu lampu sein bermika oranye smoked dengan batok hitam, serta behel belakang juga jadul, berupa sepasang besi bulat terpisah di kanan dan kiri body

Keinginan saia sih, ingin balikin si Tilas 96 ini ke kondisi awal, sesuai fitrahnya dan seijin pemiliknya. Yaitu memasang roda ruji bawaan berikut ban 18 inchi, pasang strip tangki dan body belakang, ganti body belakang, ganti lampu belakang serta kembalikan behel besi. Sayangnya, yang masih ada adalah sepasang velg jari-jari bawaan saja. Lainnya, kudu berburu alias mencari suku cadangnya, seperti tuas persneling yang aus dan oblak dimakan usia, karet pedal kick starter yang lenyap serta karet penutup tuas kopling yang robek dan putus.

Pelan-pelan saja, dan menikmati prosesnya, sekaligus cari komponennya, hehehehe

Semoga berguna

 

2 comments on ““Peliharaan baru” tapi lama, Honda Tiger Lawas generasi pertama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s