Enam hal mudah, kapanpun dan dimanapun #cari_aman saat hendak berkendara

Pagi masbro…

Berkendara alias riding, baik harian yang biasanya jarak dekat, atau jarak jauh alias turing, memang perlu dilakukan secara aman. Ya aman baik pengendara, maupun pengguna jalan lain. Maksudnya, meminimalkan bahaya saat di jalan

Saia ada nih beberapa tips singkat, #cariaman saat berkendara, yang bisa kita lakukan saat hendak memulai berkendara. Nggak ribet dan nggak makan banyak waktu kok. Bahkan, bisa dilakukan sambil mempersiapkan motor lho. Palingan, 2 menit saja kok, bahkan bisa dilakukan berbarengan sambil memanaskan mesin motormu. Apa saja nih? Simak berikut deh

  • Selalu pakai perlengkapan berkendara

Perlengkapan berkendara, secara garis besar pasti sudah pada paham. Yaitu helm, jaket, celana panjang, sepatu, dan dilengkapi sarung  tangan serta masker bila diperlukan.  Helm, bisa dikondisikan. Bila jarak dekat atau harian, bisa menggunakan helm half face yang lebih nyaman. Lebih baik sih ya helm full face meski sedikit ribet. Keduanya, yang jelas harus safety dan berstandar, minimal SNI. Demikian pula jaket, gunakan yang cukup tebal untuk menghalau angin. Sarung tangan, bisa dipilih pula, apakah model full atau sarung tangan half alias sarung tangan buntung. Lagi-lagi, lebih direkomendasikan sarung tangan full meski rada ribet dan gerah, karena sisi proteksi lebih maksimal dalam melindungi jari tangan. Lha kalau alas kaki, sebisa mungkin yang menutup mata kaki yaa..sepatu adalah pilihan idela

  • Pantau indikator dasbor saat hendak menyalakan mesin motor

Saat hendak menyalakan mesin, pada motor terkini alias bermesin injeksi, pantau panel dasbor. Ada beragam indikator, dan pastikan, lampu indikator kecuali lampu netral, mati setelah sesaat sebelumnya menyala sekejap. Bila ada lampu indikator yang tetap menyala atau malah berkedip-kedip, ada kemungkinan masalah pada sensor injeksi atau problem mesin lainnya

  • Cek kondisi ban

Amati tekanan ban, serta kondisi alurnya. Bila terlihat kurang angin, bisa nih dipompa dulu. Kalau nggak punya pompa, bisa pinjam ke tetangga, atau paling apes, ya kudu mampir ke tukang tambal ban terdekat untuk isi angin. Pada tiap motor, pabrikan sudah mencantumkan tekanan angin yang sesuai, biasanya ditempel di sisi lengan ayun/swing arm. Pantau kondisi alur juga, bila mulai menipis dan mendekati batas TWI yaitu batas keausan ban, bisa diperkirakan waktunya penggantian ban. Ban adalah bagian vital motor, karena yang duluan menyentuh permukaan jalan, makanya kudu diperhatikan ya.

  • Cek kondisi rantai

Untuk motor manual, macam bebek dan sport, rantai adalah penggerak roda yang menyalurkan tenaga dari mesin ke roda supaya bisa berputar dan bergerak. Kalau bermasalah, atau bahkan putus, ya alamat nggak bisa kemana-mana deh. Cek kondisi rantai, berikut seberapa ketegangannya. Jangan sampai kelewat kendur, karena rawan menimbulkan masalah. Bisa menggesek standar tengah, bahkan bisa bikin rantai lepas dari gir. Bahaya kan?

  • Periksa lampu-lampu motor

Lampu motor, juga hal vital saat di jalan. Lampu depan, wajib menyala sehingga mudah dipantau kendaraan besar. Sementara lampu sein, pastikan berfungsi dan berkedip normal, sehingga saat dinyalakan pas belok, bisa terlihat pengendara lain dan terhindar dari tabrakan. Begitu pula lampu rem, pastikan menyala dan berwarna merah sehingga mampu memperingatkan pengendara di belakang bahwa masbro dan mbaksis sedang mengurangi kecepatan alias mengerem.

  • Cek kondisi rem

Rem, juga sangat perlu dicek. Lha ini merupakan penghenti laju kendaraan. Gimana mau berhenti coba, kalau rem nggak berfungsi alias blong?  Cara mengecek cukup mudah. Untuk rem cakram, pantau saja ketinggian minyak rem dalam tabung reservoir , baik rem depan maupun belakang yang sudah aplikasi piringan. Bila sudah menurun dari batas low, ada kemungkinan kampas rem mulai menipis. Pertimbangkan untuk mampir ke bengkel, mengganti kampas rem. Untuk rem tromol, bisa memantau tanda keausan yang ada pada bagian tuas/lengan di tromol roda. Bila mendekati tanda aus yang biasanya berbentuk segitiga, wajib juga berjaga-jaga karena kampas rem sudah tipis.

Nah, 6 item tersebut diatas, bisa dilakukan dalam waktu singkat dan asyiknya, bisa sambil memanasi mesin motor. Kan pasti to, saat hendak berangkat riding, memanaskan mesin motor pasti dilakukan. Entah semenit atau 2 menit. Nah, sambil nunggu mesin motor siap dan sampai pada suhu ideal, bisa melakukan pengecekan motor dan juga memakai perlengkapan berkendara. Berikut videonya, pantengin sampe selesai yak…

Gimana, nggak ribet dan repot sama sekali kan? Diri sendiri aman terlindungi, tunggangan pun terpantau kondisinya sehingga terjadinya masalah dan musibah di jalan, setidaknya bisa diminimalisir. Kapanpun dan dimanapun, #cari_aman saat naik motor.

Semoga  berguna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s