#CariAman berkendara di musim hujan, ini tips dari instruktur safety riding MPM

Pagi masbro..

Memasuki pertengah bulan ketiga tahun 2019 ini, Maret, curah hujan masih tergolong tinggi. Memang sih, sempat reda beberapa hari yang lalu, namun, setelahnya, justru nyaris nggak berhenti hujan mengguyur Malang dan sekitarnya.

Cuaca yang bisa dikatakan rada ekstrim di beberapa lokasi dan waktu tertentu menurut BPBD Kota Malang, memang mengharuskan pengendara, khususnya pengendara roda dua agar dapat mempersiapkan diri dan kelengkapannya agar berkendara lebih nyaman dan aman. Instruktur Safety Riding MPM, Hari Setiawan memberikan beberapa tips berkendara saat musim hujan. Yang pertama cek kondisi motor. Sangat penting pada saat musim hujan kita harus mengecek kondisi motor seperti lampu kendaraan depan-belakang, klakson, lampu sein, piranti pengereman depan dan belakang, ban depan dan belakang, cop/kepala  busi serta kelistrikan.


Berikutnya selalu membawa perlengkapan berkendara khas musim penghujan, yaitu jas hujan atau mantel. Saat kita berkendara dalam kondisi hujan agar tetap menggunakan perlengkapan berkendara, tidak hanya untuk melindungi tubuh dari hawa dingin karena air hujan tetapi juga apabila kita terjatuh. Selain jas hujan , perlengkapan lainnya yang wajib digunakan seprti biasanya antara lain helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu. Pemilihan jas hujan juga mempengaruhi pada waktu berkendara. Jas hujan yang tepat yaitu modelnya seperti jaket dan celana, berwarna cerah, berbahan tebal, serta sesuai dengan ukuran. Pemilihan warna pada jas hujan bertujuan agar pengendara lain mudah melihat kita. Syukur-syukur nih, kalau ada lapisan reflektor atau pemantul cahaya pada bagian jas hujan, sehingga keberadaan kita mudah terpantau oleh pengendara lain.

Selanjutnya hindari daerah banjir. Buatlah road plan perjalanan terlebih dahulu. Perlunya banyak rute saat kita berkendara sangatlah penting untuk menghindari area mana yang sering terjadi nya banjir. Bilamana memang tak terhindarkan ketemu dengan genangan air yang rada dalam alias si banjir itu, untuk menerabas, pastikan kedalamannya nggak melebihi mesin, dan aman untuk dilalui. Kalau nggak, mending putar balik deh, cari jalan alternatif lain. Lalu, pastikan tubuh kita dalam kondisi fit dan prima. Untuk boncenger juga harus tetap menggunakan perlengkapan berkendara seperti helm , jas hujan , jaket dan sepatu dikarenakan resiko boncengers sangat tinggi terjadinya kecelakaan.

“ Pemilihan perlengkapan berkendara bisa membuat lebih fleksibel pada saat berkendara. Jaga jarak aman dengan pengendara lain karena pandangan terbatas. Serta lebih fokus dan sigap terhadap kondisi jalan. Misalnya jalan berlubang dan tergenang air. Meskipun kondisi hujan tetap Cari_Aman pada waktu berkendara “ demikian penutup dari Hari Setiawan, instruktur safety riding MPM

Semoga berguna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s