Terjual 29 juta, Honda Vario 150 livery Persebaya

Sore masbro..

Awal Juli lalu, persisnya tanggal 5-6 Juli 2018 lalu PT MPM menggelar lelang sebuah sepeda motor unik. Yup, sebuah Honda Vario 150 lansiran 2018 dengan livery alias balutan warna khusus. Dominan kelir hijau dan identitas khas klub sepakbola Persebaya Surabaya.

“Motor modif spesial edisi Persebaya ini kami hadirkan untuk menjawab keinginan konsumen Honda, terutama bagi penggemar sepak bola Persebaya, khususnya Bonek,” kata Marcomm & Development Division Head MPM Distributor Honda, Suhari. Dan, antusias Bonek dan Bonita untuk berebut lelang motor ini terbilang luar biasa. Dalam 31 jam, lebih dari 5.000 Bonek mengakses situs lelang yang dilakukan online tersebut.  Wedyan kan?

Dan akhirnya, nama Dyota Wiradhian, Bonek asal Dinoyo Surabaya ini muncul sebagai sebagai pemenang lelang. Selain berhak mendapatkan motor modif edisi persebaya ini, Dyota akan 2 tiket superfans untuk nonton persebaya di Setiap pertandingan home Persebaya, syal, helm exclusive Persebaya bertanda tangan pemain idola , serta Bonek Card Superfans full season 2018.

Perjuangan Dyota untuk memenangkan lelang itu  nggak gampang. Berusaha terus menawar lebih tinggi,  dan beradu penawaran dengan Bonek lainnya. Saya ini Bonek sejak umur 12 tahun!” ujar Dyota, dan sengaja meniatkan diri lelang selain karena kecintaannya pada Persebaya juga karena peduli dengan pemain-pemain legenda Persebaya.

Memang, sesuai penjelasan sebelumnya dari pihak MPM, seluruh uang hasil lelang online New Honda Vario 150 ini akan didonasikan kepada legenda Persebaya. “Para legenda ini adalah bagian penting dalam perjalanan Persebaya, mereka dulu berjuang untuk kejayaan Persebaya, dan donasi ini adalah bukti kecintaan Bonek kepada legenda dan Persebaya.”

Berikut adalah Legenda Persebaya penerima donasi dari lelang ini :

  1. Budi Santoso, pernah bermain di Persebaya sekitar tahun 1980 sebagai Gelandang
  2. Diono Suwarno, bermain di Persebaya sekitar tahun 1980 sebagai Pemain Belakang
  3. Nicky Poetira, pernah bermain di Persebaya sekitar tahun 1960 – 1970 sebagai Bek
  4. Slamet Pramono, pemain Persebaya sekitar tahun 1970 sebagai Gelandang
  5. Samidi, bermain di Persebaya sekitar tahun 1960 sebagai Pemain Belakang
  6. Subodro , bermain di Persebaya sekitar tahun 1970 sebagai Pemain Belakang

Last, kalau dari sisi penyuka motor, garapan airbrush pada Vario 150 ini memang cakep. Dan spesial, karena nih motor nggak ada duanya. Satu-satunya di jatim, bahkan di Indonesia, hehehhee. Selamat ya buat pemenang, dirawat masbro motornya, buat kenangan sampai anak cucu.

Semoga berguna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s