Apa sih SWDKLLJ pada slip Pajak Kendaraan Bermotor?

Pagi masbro..

Sudah menjadi kewajiban, pemilik kendaraan bermotor di berbagai negara, termasuk di Indonesia untuk membayar pajak kendaraannya masing-masing setiap tahun. Pajak kendaraan bermotor, atau PKB, merupakan pajak yang harus dibayarkan pemilik kendaraan bermotor kepada negara atas kepemilikannya. Nah, saat pembayaran PKB tahunan, kan pasti tuh, kita dikasih eh, diberikan bukti pembayaran berupa slip yang dicetak? Yang kayak gini nih..

Urutan keterangan di sisi kanan nominal pembayaran ada beberapa macam. Ada BBNKB, yaitu Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, biasanya tertera saat pertama kali bayar pajak untuk kendaraan bermotor baru. Kemudian ada PKB, yaitu Pajak Kendaraan Bermotor yang berisi nominal pajak yang telah dibayarkan. Baris di bawahnya, ada singkatan SWDKLLJ. Nah lho, apaan tuh??

Kepanjangan SWDKLLJ adalah Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Nominalnya, bisa berbeda-beda pada setiap jenis kendaraan. Misal untuk sepeda motor 50 – 250cc, berkisar IDR 35.000. Untuk mobil, kisarannya IDR 143.000.  Sebenarnya, itu iuran apa sih?? Pembayaran SWDKLLJ ini, merupakan kewajiban bagi pemilik kendaraan, karena sudah menjadi satu saat pembayaran PKB. Dengan membayar SWDKLLJ ini, secara otomatis, pemilik kendaraan tercatat dalam asuransi yang dikelola oleh Jasa Raharja. Pada tahu kan Jasa Raharja ini?

Kegunaan SWDKLLJ ini adalah kita mendapat perlindungan asuransi saat terjadi kecelakaan di jalan raya. Ada besaran tertentu untuk uang pertanggungan yang bisa diklaim bila terjadi kecelakaan. Ya, mudah-mudahan jangan sampai sih…

Besaran klaim atau santunan yang diperoleh dari Jasa Raharja, menurut Ketetapan Menteri Keuangan RI No 36/PMK. 010/2008 adalah sebagai berikut :

  • Meninggal dunia, sebesar IDR 25.000.000
  • Cacat, maksimal IDR 25.000.000
  • Biaya Rawat, maksimal IDR 10.000.000
  • Biaya Penguburan, sebesar IDR 2.000.000

Lalu, prosedur untuk mengurus santunan ini bagaimana? Masbro dan mbaksis, bisa menghubungi kantor Jasa Raharja terdekat di wilayah masbro dan mbaksis. Nantinya akan diberi formulir isian yang harus diisi berikut beberapa persyaratan yang wajib diisi yaitu antara lain : Laporan Kecelakaan dari pihak Kepolisian/berwenang, Surat Keterangan Kesehatan dari dokter/paramedis, KTP asli beserta fotokopi/identitas lain dari korban maupun ahli waris. Kelengkapan lain yang dibutuhkan ada;ah Kartu Keluarga dan/atau Surat Nikah. Untuk korban luka dan mendapatkan perawatan di rumah sakit, dilampirkan juga kwitansi atau bukti sah pembayaran biaya perawatan dan pengobatan. Bila semua persyaratan telah dilengkapi dan diajukan ke kantor Jasa Raharja, tinggal menunggu prosesnya berjalan saja. Bila telah disetujui oleh pihak Jasa Raharja, tidak memakan waktu lama, hak santunan akan segera diberikan. Oh iya, jangan sampai kelamaan ya masbro dan mbaksis. Karena, ada batas waktu pengurusan klaim/santunan ini. Maksimal, 6 bulan setelah terjadinya kecelakaan, klaim akan ditolak. Begitu juga bila telah disetujui Jasa Raharja, dalam waktu 3 bulan tidak dilanjutkan proses klaimnya, klaim santunan juga ditolak.

Nah, sudah jelas kan, apa itu arti dan fungsi singkatan panjang SWDKLLJ ini? Semoga berguna, dan semoga tidak sampai deh kita melakukan klaim santunan ini. Tetap berkendara dengan aman ya..

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s