“Kemajuan” apa ini??

Miris banget pas mbaca-mbaca artikel kang ama,Β  pemilik http://www.roda2blog.com, saia lupa judul dan tanggal postingnya :lol:, yang diakhir postingan, sempat nulis, ada anak yang “rada” dimarahi ortunya gara-gara gak berani bawa motor sendiri ke sekolah, padahal dia masih SMP. Degradasi mental, ketidak pedulian, ato trend sekarang??
Masih ingat jelas, jaman saia masih SD-SMP, era 80an. Yang namanya sepeda motor, masih tergolong barang “di atas rata-rata”. Alat transportasi pribadi yang tergolong wah. Ya iyalah, jamannya Honda C-70, Astrea Star, Yamaha V-80 dan seangkatannya. Jalanan pun, relatif lebih sepi dan lancar, jauh beda dengan sekarang. Sarana transportasi, selain sepeda angin/pancal, buat angkutan umum juga terbatas. Palingan bemo (R3), Isuzu KA (mbah-e Isuzu Bison) daan….dokar πŸ˜†

yamahagambar : yamahafriends.wp.com
Bisa punya motor, bagi orang biasa, sudah sangat wah. Bisa kemana-mana dengan efisien. Kalo bapak, kebetulan rada ekstrem, benci produk Japanese katanya, walhasil, tunggangan beliau sampe sekarang ya Vespa πŸ˜‰
Saia, belajar pertama kali naik motor pake C-70 punya pakdhe. Yah, sukur bisa ajah, wong masih SD kelas 5 kalo gak salah. Pas pakde ke rumah, saia pinjam buat jalan di seputar kampung ajah, plus masuk komplek militer depan rumah. Itu tanpa setahu bapak, soale belum boleh, masih kelewat kecil katanya. Dasar bandel, udah bisa bebek, penasaran sama si gajah, Vespa PX150 punya bapak. Pas beliau tugas luar kota, ambil kunci di tempat biasa, bawa deh main-main. Bisa? Iya dong, kan tiap hari dianter sekolah dibonceng, tahu-lah cara oper persneling, rem si Vespa.
Kok ya ndilalah, saia bawa agak jauh, ke pusat kecamatan, jadi sedikit nyerempet liwat jalan raya, eh, diklakson truk dari belakang, takut, banting kiri, nyerempet mobil TNI-AU, ndlosor deh……
Untung sang bapak AL gak marah, kebetulan mobilnya juga gak lecet parah. Bangun sendiri, keburu ketahuan polisi ntar, pamitan sama bapak AL tadi, ngacir pulang. Kondisi? Saia lecet di dengkul, siku, telapak tangan. Kepala aman, helm SNI merk DMI jaman itu πŸ˜† Motor-e? Berantakan masbro, lampu depan pecah, setang melintir gak kompak sama roda, spatbor depan kegerus aspal, bodi samping-belakang dedel duel, gak cuman baret, tapi dah cuil-cuil..hiiyy
Begitu bapak pulang, jelas marah besar. Gak cuma soal motor yang rusak, yang utama memang keselamatan saia. Saia baru ngeh-nya beberapa waktu kemudian. Coba, gimana kalo lalu lintas dah rame kayak sekarang??? Hiiyyy…ngeri mbayanginnya..
Nah, kembali ke awal, kok ya bisa, orang tua justru melepas anak yang belum cukup umur, sendiri naik motor ke sekolah?? Kalo sekedar belajar di jalan kampung, saia masih “rada” sepakat, asal pake perangkat keselamatan, minimal helm+jaket. Tapi kalo jalan raya?? Secara mental saja, anak di bawah umur, pasti masih sangat labil. Dari segi emosi, nyali, ketenangan, wah….masih gak banget deh. Ntar, diklakson bus/truk aja dah gugup, akhirnya malah handling kacau, ujungnya bisa jatuh. Belum lagi kalo emosi, entah pas bareng teman seusia, diejek-lah, dipanasi-lah, nekat ngebut, walah malah bahaya.

anak-smp-naik-motor626834063gambar : om kobay.com

Sebenarnya, aturan resmi supaya seseorang boleh mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya, adalah harus punya SIM. Nah, resminya, untuk memperoleh SIM tersebut, harus berusia minimal 17 tahun, dibuktikan dengan punya KTP. Kemudian, juga harus lulus ujian teori dan praktek soal kemampuan mengemudi di jalan. Jelas to?? Nah, masalahnya, gak hanya burung dan babi hutan, SIM aja bisa ditembak πŸ‘Ώ , jadinya belum cukup umurpun bisa punya, asal siapkan duit lebih πŸ‘Ώ
Maka dari itu, sebagai sesama orang tua, ada baiknya kita juga peduli dengan keselamatan anak. Rasa sayang, bukan hanya soal materi, contoh nyata, anak minta motor, dituruti aja, padahal masih belum mampu dia mengendalikan motor itu. Bila memang belum punya SIM, usahakan jangan sampai deh, mengendarai motor di jalan raya, meski dia sudah bisa dan menguasai motornya. Kalo ada musibah di jalan, gimana coba?? Iya kalo ngetik di komputer, bisa di-undo, lha kalo ini??? πŸ˜‰
At least, memang butuh sedikit ekstra, jadi mondar-mandir mengantar, karena anak belum bisa dan belum punya SIM. Tapi, yang penting adalah keselamatan toh? Demikian juga sebaliknya, bila anak sudah mampu, dan punya SIM, Silakan saja bawa sendiri motornya, asal tetap hati-hati, taati peraturan lalu-lintas dan harus pakai perlengkapan keselamatan a.k.a helm, jaket dan sepatu.
Keep safety on the road..

Up-grade mesin CB150R

Hai masbro, kali ini mau bahas upgrade performa Honda CB150R. Telat?? Iya sih, dah banyak dibahas di blogsphere, forum maupun komunitas πŸ˜† Tapi biarin deh, sapa tahu ada yang masih mau mbaca πŸ˜†

Dapat info dari salah satu bengkel modif performa, ada paket bore-up khusus CB150R. Isinya lengkap nih :
Paket bore up 167cc, lengkap blok keramik, piston, ring, pen dkk. Katanya sih plug en play alias tinggal pasang. Masih info sumber yang sama,Β  bisa nembus 20 hp, belum kalo ditambah ganti ecu, koil, knalpot :wow:

paket bore up 167cc
Bandrol berapa nih?? Kata yang jualan, cukup ditebus 2 jutaan, tapi belom termasuk pasang :matabelo:
Ada yang minat?? monggo…nanti hasilnya info ke saia ya πŸ˜†
Selain paket bore-up, ada juga printilan buat jamu penambah tenaga, yaitu ECU, koil, dan knalpot. Kalau ECU ada beberapa merk dan macamnya. ECU RC1 (single map), RC Mini 8 map, aracer speedtek taiwan.

stand alone ecu rc mini

Sementara, untuk koil, ada ultraspeed, protec. Lha knalpot, waduh, bejibun sekarang. Mulai R9, NOB1, AHM sampe yang gak ber-merk πŸ˜†
Ada rekan di komunitas, empunya otowokz.com, mas Bayu nyoba kombinasi 3 part, yakni ECU, koil sama knalpot di pasang di cibi beliau. RInciannya : ECU stand alone rc mini, 8 map, koil ultra protec, knalpot free flow.

Abis pasang, coba dinaikin mesin dyno, dapat 17,15 hp. Lumayan kan, dengan printilan yang tinggal colok, tanpa bongkar mesin??

Kalo yang “ekstrem” bisa lirik modif si nogogeni, CB150R punya mas Senaponda. Nah, itu dah saia post di https://aslimalang.wordpress.com/2013/10/29/spek-mesin-honda-cb150r-maskot-dyno-challenge/ , setahun yang lalu :mrgreen:

Kalo versi sekarang, masih belum dapat kabar saia, soalnya denger-denger mau dipasang si cuiiitt…cusss a.k.a turbo :wow:

Tertarik? Siapkan dompetmu :mrgreen:

Rencana baksos & donasi untuk bencana longsor banjarnegara

azizyhoree's avatarAzizyhoree's Blog

Inalillahi … Jumat petang 12 Desember 2014 gemuruh tebing dan bukit runtuh menimpa Sebanyak 46 rumah warga di Dusun Jemblung RT 05/RW 01, Desa Sampang, Kecamatan Karang Kobar, Kabupaten Banjarnegara, hingga rata dengan tanah. Evakuasi masih terus dilakukan belasan hingga puluhan telah berhasil di evakuasi .. Namun diperkirakan ada sekitar 100 orang lebih yang tertimbun longsor …… Sementara Warga yang selamat & warga sekitar yg mengungsi karena dikhawatirkan tanah yg labil akan menyebabkan longsor susulan ….. Masih membutuhkan bantuan sandang pangan dan obat obatan

image

hanya merepost berita mungkin sudah banyak yg bisa melakukannya …..

View original post 209 more words

Mudahnya daftar BPJS online

BPJS, siapa sih yang gak kenal badan ini? Namanya makin meroket tatkala banyak kasus kesehatan yang katanya ruwet. Tapi ya sudahlah, kita nggak bahas itu, semua ada mekanisme-nya. Kali ini saia bahas soal daftar BPJS secara online.

Alkisah, bapak mertua dan adik keponakan selama ini memang belum tercover oleh fasilitas kesehatan apapun, atau asuransi dan semacamnya. Memang, siapa sih yang mau sakit??

Nah, akhirnya, saia daftarkan keduanya ke BPJS. Sedia payung sebelum sakit, sekedar jaga-jaga kalau sewaktu-waktu membutuhkan layanan kesehatan. Awalnya, mau daftar langsung ke BPJS Malang, di Jl. Bengawan Solo. Waiks…berkali-kali lewat, entah pagi-siang, gak pernah sepi antrean manusia disitu. Eh, ada kang Fauzi http://www.fncounter.com yang ngasi info sangat juos, yakni daftar online. Akhirnya, tadi pagi saia praktekan deh. Klik di http://bpjs-kesehatan.go.id/index.php, trus pilih pendaftaran online http://bpjs-kesehatan.go.id/index.php/pages/detail/2014/15. Silakan diisi sesuai identitas yang mau daftar

bpjs daftarIsi semua kolom dengan lengkap sesuai data. Kalau NPWP gak punya, boleh dikosongi kok. Mulai tab identitas, alamat, faskes tingkat I, sampai rekening bank. Nah, khusus ini, memang hanya 3 bank saja yang melayani, yaitu BNI, BRI dan Mandiri. Pakai rekening siapa saja gak ada masalah. Eit, jangan lupa pilih kelas perawatan ya..mulai kelas 3 sampai kelas 1. tentu beda fasilitas, kan bayar iuran per bulan juga beda πŸ˜‰

Selesai diisi lengkap, masukkan alamat email dan klik simpan. SIlakan buka email, nanti ada konfirmasi dari BPJS terkait pendaftaran dan nomor virtual account pendaftar. Silakan didownload dan dicetak bila tidak ingin lupa.

Selanjutnya, tinggal bayar ke bank, pilih yang Anda suka ;-). Datang saja, membawa print-out nomor virtual account dan fotokopi identitas KTP, sampaikan mau bayar pendaftaran BPJS. Selain setor langsung, bisa juga lewat transfer ATM.

Kalo lewat ATM, saia contohkan pake Mandiri, alurnya seperti ini :

1. Pilih menu bayar

2. Pilih BPJS kesehatan

3. Pilih individu

4. Masukkan nomor virtual account

5. Isi bulan yang mau dibayar, jadi misal bayar untuk 1 bulan dulu, diisi angka 1, kalo mau dobel, ya silakan 2 dan seterusnya

6. Konfirmasi ulang nama pendaftar BPJS

7. Bayar dan selesai. Bukti pembayaran akan langsung tercetak

Nah, selesai pembayaran, silakan dilanjutkan pendaftarannya. Buka link terkait, yang dikirim via email tadi. Silakan direfresh, dan pilih download e-ID BPJS. Lho, apaan tuh??

bpjs Iya, kartu keanggotaan BPJS bisa dicetak sendiri, gak perlu ke kantor BPJS buat cetak kartu. Wah, mantap kan? Selesai didownload, file PDF ini bisa masbro cetak sesuka hati. Mau berwarna boleh, hitam-putih juga gak masalah. Pas punya adik dan mertua ini, saia cetak warna plus di kertas PVC. Maksud saia biar lebih awet, kan terlaminating semacam KTP, lebih keras dan kaku, jadi ketika masuk dompet lebih kuat.

IMG02230-20141208-1300Beres. Daftar selesai. Kartu BPJS sudah bisa digunakan-kah?? Ternyata belum saudara-saudara. Saia baru ngeh, kalo nih kartu baru aktif 7 hari kerja setelah pendaftaran. Tahunya, pas lihat kartu, kok tercetaknya tanggal 15-12-2014? Padahal, hari ini 8-12-2014 daftarnya. Saia konfirmasi ke BPJS, memang, prosedurnya sebenarnya langsung aktif dan bisa dipergunakan. Karena beberapa pertimbangan, maka sementara diberlakukan 7 hari kerja, baru aktif itu kartu. Mungkin, untuk proses konfirmasi, check en re-chek bla..bla..bla…

Ya wislah, pokoknya sudah selesai proses pendaftaran dan resmi jadi peserta BPJS.

Semoga berguna informasi yang mungkin sudah banyak yang tahu ini πŸ˜‰

 

 

Destinasi wisata kerajinan di Kota Malang..lek kadit itreng, kalem ae sam, ono terjemahane

Destinasi wisata kerajinan di Kota Malang
Masbro sekalian, postingan kali ini jangan dibuat susah ya, karena sengaja saia buat dalam format bahasa Jawa Malangan, yang emang rada kasar, campuran dann…ada khas walikan. Apaan tuh? Yup, ungkapan kata-kata yang dibalik, alias ditulis dari belakang, yang jadi ciri khas Malangan. Misal, Malang jadi Ngalam dan sebagainya.
Stay tune yak…
walikan
Wisata nang Ngalam, biasane uwong mikir-e mesti kota Utab, dudu kota Ngalam. Maklum ae, lha ancene nggen hiburan karo dulinan sing akeh ancen ndek Utab. Nah, saiki ayas katene sethithik mbagi info nggen wisata kerajinan ndek wilayah kota Ngalam.
Mulai teko lor dhisik yo, sing cedhek. Lek sampeyan uklam teko lor Continue reading →

Perhatian-kah anda dengan motor tunggangan?

Hai masbro, apa kabar di cuaca mendung menjelang hujan ini? Semoga sehat, gak kayak saia yang udah 3 harian didera batuk dan kawan karibnya, pilek πŸ˜†

Lagi-lagi bahas motor yak..jangan bosan :mrgreen:
Apa sih arti sebenarnya biker sejati? Apa yang tiap hari turing? Atau yang tiap hari aktifitasnya dilakukan diatas dan bareng motornya? Atau malah yang sangat peduli sama motor tunggangannya???
Kali ini saia gak mbahas soal itu. Yang saia soroti adalah hal tersirat di gambar.
Ada yang kenal sama biker satu ini? Beliau biasa disapa kang Soleh, salah satu member KSC, Komunitas Streetfire Surabaya. Gambar saia ambil di salahsatu cek poin saat fun touring Jatimotoblog dan MPM Honda.
CIMG1607
Gak keliatan? Nih saia zoom + crop πŸ˜‰
soleh zoom
Tampak, salah satu RC (Road Captain) yang mengawal rombongan, sedang ‘ngopeni’ motornya, CB150R SF. Padahal, waktu itu, yang lain habis makan, pada istirahat dan ngobrol-jagongan. Eh, beliau dengan asyik malah ngambil kain lap lebar, seukuran handuk kecil, trus mengelap motornya. Mulai dari visor, lampu depan, tangki, shroud sampe bodi belakang. Wuiih..padahal, itu motor baru menempuh perjalanan jauh, dari Papuma Jember, sampe saat saia ambil gambar, di wilayah Probolinggo. Bisa dibayangkan dengan kondisi jalan yang berdebu tho?? Ckckckk..jian mas iki open tenan karo sepeda-ne (jian, mas ini sangat perhatian sama motornya). Sayang, saia gak sempat lanjut ambil gambar lagi pas sampai Sidoarjo.
CIMG1607
Motor, memang bak istri bagi biker, diperlakukan dan disayangi. Selain fisik yang terawat, bersih, juga keadaan selalu laik jalan, karena selalu dicek, baik fungsi mesin maupun perangkat lainnya. Dengan membersihkan saja, kayak mas Soleh ini, kita sudah bisa sambil mengecek keadaan motor kita, agar selalu siap dan laik jalan. Eh, siapa tahu, ternyata ada baut bodi yang kendor, lampu sein mati, atau malah kampas rem yang mulai tipis. Jadi, lebih cepat kita tahu, lebih cepat mengambil tindakan, seperti perbaikan/penggantian, sehingga aman dan selamat di jalan.
Gimana, sudahkah dirawat motormu hari ini??

Proyek median jalan belum selesai, dimanfaatkan deh

Masbro, Kota Malang memang terus membenahi jalan-jalan protokol. Selain menambah lampu PJU, median jalan juga dipercantik dengan mengganti isian median jalan. Bila sebelumnya, cukup diisi beton cor, sekarang dirubah, diisi dengan tanaman. Diharapkan, selain menambah segar karena bertambahnya tanaman hijau, juga bermaksud untuk bisa menekan polusi di jalanan, karena menurut informasi, tanaman yang dipasang di median jalan juga menyerap polutan CMIIW

kayak gini nih taman median yang sudah jadi

kayak gini nih taman median yang sudah jadi

Tahun 2014 ini, yang sudah “ditamankan” adalah area median jalan J.A. Suprapto, dan Jl. S. Parman. Nah, akhir 2014 ini, direncanakan sampai Jl. A. Yani hingga ujung flyover Arjosari. Masalahnya, ternyata, tahap terakhir ini terlihat mangkrak. Ya, yang jelas terlihat adalah median jalan lama sudah dibongkar, namun dibiarkan terbengkalai dan tidak dilanjutkan dengan pemasangan beton median baru beserta tanamannya. Akhirnya, di sela-sela bongkaran ini, dimanfaatkan pengendara R2 untuk putar arah ataupun menyeberang

IMG02163-20141111-0719

Sepintas memang sepele kelihatannya, tapi ada dua efek samping yang berbahaya. Pertama, menimbulkan kemacetan. Karena, kadang pengendara yang hendak “memanfaaatkan’ celah ini juga ternyata banyak. Karena celahnya sempit, hanya cukup untuk 1 motor, otomatis mereka antri. Dengan 3 motor aja, sudah ada antrian, sehingga kendaraan lain secara reflek mengurangi kecepatan sehingga kendaraan belakangnyaΒ  juga mengikuti. Macet-lah yang terjadi…

Kedua, sangat beresiko kecelakaan. Karena posisi pengguna celah ini berada di tengah jalan, sementara tidak ada rambu atau apapun, dikhawatirkan, pengendara lain tidak ngeh alias tidak menyadari kalo di jalur tengah ada pengendara yang hendak putarbalik atau menyeberang. Lha memang bukan tempatnya, ya toh?? Kalaupun terjadi kecelakaan, sangat besar kemungkinan, pihak yang disalahkan adalah yang memutar arah/menyeberang, karena bukan tempatnya..

IMG02165-20141111-0720

Kalo pas lewat sini, hati-hati ya masbro..siapa tahu ada pengendara nekat yang nyempil di celah bongkaran median jalan. Lagipula, entah sampai kapan ini kerjaan selesai, mengingat sekarang sudah akhir tahun..bisa jadi mangkrak nih πŸ‘Ώ

Hujan t’lah tiba, hore..hore

Masbro sekalian, apa kabar semua? Sehat??
Yup, antara “suka dan derita” kala hujan mulai mendera..cieee, kesambet opo kie, pagi-pagi udah puitis πŸ˜†
Sudah 2 harian ini, Malang mulai diguyur hujan, dengan intensitas sedang. Meski menurut BMG, secara umum negara kita baru memasuki musim penghujan di akhir November atau awal Desember, namun di beberapa daerah sudah mulai turun hujan, meski dengan skala lokal.
hujan
Kenapa suka ?? Lha kebetulan, entah perasaan saia aja, kayaknya kemarau tahun ini terasa banget panasnya, apalagi sekitar bulan September-awal November, buset tenan panasnya..jadilah, kipas angin di rumah kerja keras mendinginkan penghuninya. Begitu turun hujan, mak sleppp…hawa segar, seperti aslinya daerah Malang, kembali terasa. Debu menghilang, suhu udara turun, tanaman pun segar menghijau
Kenapa Continue reading →