CB150R oblak di komstir?? Akhirnya, kena juga…

Masuk umur 2 tahun lebih dikit dan 30 ribu lebih di odometer, gejala komstir aus mulai terasa di kemudi cb150 saia ini. Setiap kena jalan gak rata, bahkan di jalan halus pun, kala direm dan sokbreker depan main, terasa sedikit oblak/kocak dan ada bunyi cetak-cetok. Handling sih rada terganggu, yang jelas gak nyaman aja pas sok depan main meredam guncangan.

komstir-oblak-the-survey-okpict : alonrider 😉
Kalo disetel kenceng, ilang Continue reading →

Service AC mobil di Mulya AC Dau-Malang

Bengkel ini, awalnya direkomen oleh salah satu sedulur saia. Sebelumnya, kalo service AC Kijang bapak, saia bawa ke salah satu bengkel AC, di seputar Jl Mahakam. Kok, dah Lama gak dipake, beberapa waktu lalu, sama sekali gak dingin, cuman semilir aja (isis-Jawa). Wah, harus cek semua nih. Apalagi kalo pas hujan deres pas kapan hari, muatan penuh nganter rombongan manten, waduh…alhasil mengembunlah itu kaca depan. Untung ada asisten yang bantuin ngelap, si kecil 😆

embun
Dateng ke bengkel sekitar jam 9 pagi, setelah sebelumya kontak dengan pemilik, mas Agus via sms. Agak susah pas nyari, karena tempatnya nyempil, meski di tepi jalan raya Malang-Dau-Batu.

IMG02298-20150116-1319Pas sampe, ternyata masih sepi karena baru buka. Langsung masuk, dicek segala macem, akhirnya divonis ada bocor halus. Berhubung gak ngeh sama begituan, saia iyakan aja. Evaporator, blower sampe kompresor kemudian dilepas untuk dicek, dimana kebocorannya. Kalo kompresor, emang dibongkar karena setelah diukur, kompresi-nya turun.
Akhirnya, ketemulah biang keladinya. Yakni pipa ke evaporator CMIIW yang bocor halus. Rada heran sih, soalnya kan bahan alumunium, yang secara teori susah korosi. Padahal kenyataan, setelah dibersihkan pipanya, ketahuan bintik-bintik halus yang ternyata berlubang. Akhirnya ditambal deh…daripada ganti utuh 1 unit, alamakkkk

IMG02297-20150116-1318Sembari perbaiki bocornya, mekanik lain ngerjakan kompresor dan blower depan-belakang. Wis, pokok-e service total, sampe ketiduran nungguin. Supaya gak ngantuk, sekalian saia preteli klakson yang kemarin sempat ngadat, ganti baru pake Denso-keong. Eh, disamperin pemilik,malah dibantuin…sambil iseng katanya, yang ternyata, gak kena ongkos 😆
Akhirnya, sekitar jam 4 sore, sudah mulai dirakit semua bagian AC-nya. Setel sana-sini, isi freon, cek segala macem, baru beres sekitar jam 5 sore lebih. Wah, jian maknyus ternyata hasilnya. AC dingin, blower lebih kencang, baik depan-belakang. Yang jelas, gak lagi ribet ngelap kaca depan yang berembun kala hujan 😆

Mau tahu total biayanya? Kena di IDR 855k, buat semua pekerjaan seharian ini. Bongkar/turun peralatan AC semuanya. Kalo menurut saia sih, sangat sepadan, malah rada murah deh. Sekedar info, service ringan AC double blower Avanza punya kantor aja kemarin, di bengkel resmi Denso kena 1,6 juta, dengan penggantian clutch kompresor seharga 600 ribuan.
Monggo, yang berminat service AC, bisa dicoba bengkel ini. Eh, benernya, gak cuma AC. Teryata, beliau juga ngerjakan kelistrikan, audio, alarm dan central lock, hanya lebih spesial di AC.

Eh, baru ngeh ada ginian

Semua pasti sudah paham bin mahfum, kalo jas hujan model ponco/jubah/batman sebenarnya tidak direkomen untuk riding naik motor. Paling aman dan nyaman memang model 2 pieces, alias setelan jaket+celana, bukan 2 pieces bikini loh 😆

Nah, tadi ada rekan yang baru beli jas hujan ponco, nah, di pembungkusnya, kok ndilalah nemu petunjuk ginian.

DSC_0707Gimana pendapat masbro sekalian?? 😉

Pentingnya komunikasi dengan pengguna jalan lain

Semalam, saia dapat kabar duka dari tetangga. Yaitu seorang ustad, yang kebetulan rumahnya di belakang rumah saia. Beliau mengalami kecelakaan 2 hari yang lalu, dan sedang dirawat instensif di ICU RSSA Malang dengan kondisi masih tidak sadar. Eh, malam pas pulang lembur, dicegat kawan-kawan nongkrong di sebelah rumah, kalo ternyata, sekitar habis Maghrib, Cak Imron, demikian beliau akrab saia sapa, meninggal, di usia kalo gak salah 42 tahunan.

Akhirnya, tadi pagi, dimakamkan di TPU setempat. Nah, sambil melayat dan ngobrol dengan beberapa kerabat Cak Imron, saia tanya kronologis kecelakaannya bagaimana. Soalnya, masih simpang siur, ada yang bilang ditabrak, nabrak dsb.

kecelakaan

Salah satu kerabat menceritakan, kalo sebenarnya yang terjadi adalah tabrakan “pelan” antara motor Jupiter MX Cak Imron dengan motor matic yang ditunggangi seorang wanita pekerja pabrikan di daerah Randuagung, Singosari. Kronologisnya, Cak Imron melaju dari arah utara (Lawang) menuju selatan. Pas di pertigaan Coca-cola (nama daerah situ), ada wanita yang hendak menyeberang, masuk ke jalan perusahaan, dari arah selatan menuju timur. Posisi keduanya sama-sama mengerem dan berhenti beberapa saat. Karena saling menunggu dan sangat dimungkinkan salah paham, keduanya lalu sama-sama maju. Walhasil, kedua motor berbenturan, dengan kecepatan yang sangat rendah,kalo saia bilang. Lha wong kan baru saja berhenti…

Kedua pengemudi jatuh dari kendaraan masing-masing, meskipun, yang sangat disyukuri, kondisi lalu lintas pas rada sepi. Si wanita jatuh, dan mengalami luka ringan, sementara Cak Imron, pas jatuh, helm yang dikenakan, entah kenapa lepas, sehingga sepertinya kepala membentur aspal. Meskipun tidak ada luka berarti, kondisinya waktu itu tidak sadar dan darah keluar dari mulut. DIbawa ke RS dekat situ (Lawang Medika) dan akhirnya karena kondisi dan peralatan yang tidak memadai, dirujuk ke RSSA hingga akhirnya beliau meninggal.

Terlepas dari insiden helm yang terlepas, belum diketahui, apakah memang tidak terkunci/klik atau pengunci terlepas. Namun, yang saia amati, seringnya kita sebagai pengendara tidak berkomunikasi dengan pengguna jalan lain, misal pengemudi mobil, pengendara motor dan penyeberang jalan. Lho, gimana komunikasinya coba? Ngobrol??

nyalipYa nggak-lah, alat komunikasi antar kendaraan di jalan ya lampu-lampu dan klakson. Ya, itu adalah sarana yang sekilas remeh. Memang, untuk motor, lampu depan siang wajib nyala. Tapi, alangkah baiknya, selalu gunakan lampu dekat, dan lampu jauh/dim/passing untuk memberi isyarat pada kendaraan lain. Misal, kita hendak menyalip, silakan pantau kondisi depan-belakang lewat spion, nyalakan sein, beri isyarat lampu jauh/dim lalu baru salip. Kalo perlu, bunyikan klakson, cukup sekali atau 2 kali, jangan pencet terus…berisik.

pakpol nyalip nge-dim

Nah, saia sendiri pernah mengalami kejadian hampir serupa dengan korban, sama-sama sempat mengerem. Akhirnya, dalam waktu singkat, saia inisiatif mengklakson 2 kali, lalu mendahului jalan,setelah sebelumnya saia pastikan kendaraan lawan memahami isyarat klakson saia. Tentunya, selain klakson atau lampu dim/passing, isyarat tangan juga bisa kok. Dalam posisi kendaraan sama kayak ilustrasi, keduanya berhenti, kita bisa persilakan kendaraan lawan jalan dulu dengan isyarat tangan. Sayang, gak nemu gambar yang pas nih, tapi pasti pada paham kan, cara memberi isyarat “silakan duluan” ??

jalanYah, sekedar pemikiran pribadi saia, terkait kasus kecelakaan ini. Semoga beliau dilapangkan jalannya, sesuai amal ibadahnya, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan korban yang sakit segera sembuh. Tetap berkendara dengan aman dan tertib berlalu lintas. Semoga berguna dan silakan dikomentari lho…

gambar :yudhadeep, google

Wah, distributor resmi AHRS sudah ada di Malang

Yup, Selasa kemarin pas ngantor, baru ngeh kalo di ruko Karanglo, yang biasanya terpajang beberapa motor trail Diablo, ternyata sudah berganti wajah menjadi distributor AHRS. Dah pada ngeh kan sama brand ini? Ini merupakan usaha milik Asep Hendro, salahsatu pembalap kawakan Indonesia, yah era 90-2000an 😉

IMG02335-20150128-0722

Usut punya usut dan cari info, ternyata, launching distributor AHRS ini dilakukan Minggu kemarin, 25/01/2015 dengan sang bos AHRS sendiri. Sekilas lihat sih, gede juga, secara 3 blok ruko dijadikan 1 usaha. Ntar deh, kalo ada waktu mau mampir kesono, sekalian mau ada yang dicari 😉

Ulasan menyusul ya…

Perpanjang SIM sebelum waktunya? Bisa dan boleh kok

Saia posting artikel ini untuk sekalian menjawab komen masbro riezal https://aslimalang.wordpress.com/2011/01/31/urus-perpanjangan-sim-di-satpas-sim-polres-malang-1/#comment-2711, yang kemarin menginformasikan, kalau saat beliau hendak memperpanjang SIM yang masa berlakunya masih 4 bulan lagi, ternyata ditolak oleh petugas di Satpas SIM Polres Malang.
Saia copas disini
“Saya tadi (20 januari 2015). Diajak ruwet sama petugas ketika mau perpanjang sim a. Karena sim a saya masa aktifnya masih juni 2015. Perpanjangan sim saya ditolak dengan dalih kartu untuk sim nya limit. Padahal saya sudah tanya dulu sebelum daftar. dibolehin dan disuruh tes kesehatan + foto copi. Saya perpanjang bulan ini (januari 2015) karena saya mau pergi merantau ke batam. Mengecewakan lah intinya. Pak polisinya (petugas) ga membantu sama sekali, ga ada pengertian. *meso mezo nang njero ati 😀 ”

perpanjang sim
Jadi, sebenarnya, Continue reading →

Angkot di Malang mogok beroperasi

Pagi ini, 22/01/2015, ratusan angkot berbagai trayek di kota Malang, memenuhi badan jalan di seputar alun-alun Tugu, depan Balaikota & DPRD Kota Malang, serta jalan di depan Stasiun KA Kotabaru.

angkot-mogok

Mereka mogok beroperasi terkait difungsikannya bus sekolah khusus pelajar oleh Pemerintah Kota Malang. Sebenarnya, 4 unit bus sekolah ini juga baru 2 harian ini beroperasi, mengangkut pelajar di kota Malang. Padahal, rencana beroperasi sudah bergulir beberapa bualan lalu. Karena penolakan sopir angkot, terpaksa ditunda sampai dua kali, hingga akhirnya baru minggu ini dioperasikan

Jadi, buat masbro yang hendak melewati area tersebut, sudah disiapkan pengalihan  jalur oleh rekan-rekan Dishub dan Polresta Malang. Nah, bagi yang barusan datang di stasiun KA Kotabaru, dan hendak ke berbagai jurusan, mau tidak mau ya harus pilih taksi atau carter kendaraan 😦

Semoga bermanfaat

gambar : malangraya.web.id, tadi gak sempat motret, krodit 😆

Balapan, tersesat, eh ditahan polisi

Pembalap Italia di ajang rally Dakar, Matteo Casuccio rupanya apes. Via motorcyclenews.com, saat melintasi CIle, pembalap yang nunggang KTM ini tersesat dan tidak sengaja, melintasi situs bersejarah di daerah padang pasir, yang dilindungi pemerintah setempat.

Nggak tahu, kesasar karena apa, yang jelas, nih rider keluar jalur berbarengan dengan pengendara quad, Kees Koolen. Akhirnya, masih dalam kondisi bingung karena tersesat, si Matteo dan rekannya ini ditangkap polisi setempat, setelah mengetahui area terlarang/dilindungi tersebut dilewati.

matteo

Tilang?? Nggak tahu juga sih, yang jelas karena faktor ketidaktahuan dan juga kondisi dalam perlombaan, akhirnya 2 pembalap apes ini dibebaskan dengan status penundaan pemeriksaan. Yang jelas, Matteo menyatakan kalau hal itu bukanlah kesengajaan, dan  tidak ada maksud untuk merusak situs bersejarah yang dilintasinya.

Nasib..nasib..emang sih, lha kalo di padang pasir, mau tanya siapa coba?? Wong gak ada penduduk 😆 . Tapi biasanya, kalo ada area khusus misal situs dilindungi atau sejenisnya, dah ada petunjuk kok, entah tanda atau apapun CMIIW

sumber : motorcyclenews.com

Ketemu Minerva-Sachs Madass 125 di jalanan Malang

Unit ini, kalo seingat saia, cuma pernah ketemu sekali, pas baru-baru launching. Setelah itu, blass…Minerva kayaknya konsen ke varian sportnya, kayak Meggelli 250, R150 (yang mirip CBR itu tuh..)
NIh motor resmi dilepas di Indonesia tahun 2008. Dengan model yang unik (artistik??), kalo bahasa marketingnya sporty dan futuristik, ditujukan untuk segmen pasar anak muda.
Dengan tampilan minimalisnya, kesan pertama yang nampak memang gahar. Apalagi dengan velg racing lebar, plus ban gede, rem cakram depan-belakang, knalpot undertail dan setang lebar.

madass orangeSayang, begitu turun ke area mesin, waksss…sebongkah mesin cub series tiduran disitu :mrgreen:
Kalo liat sekilas, emang mirip generasi mesin Honda C series, dengan kapasitas 125 cc.
Dengan harga resmi waktu itu IDR 13,5 jutaan (OTR DKI), rada berat juga nih pasarnya, meski katanya, nih motor pake teknologi Jerman dengan mengandeng kerjasama Sachs Jerman.
Tapiii…menurut kasak-kusuk di komunitas, sebenarnya, nih motor bulat dari RRT, CMIIW
Kembali ke topik deh..pas ketemu di seputaran Blimbing, Madass 125 yang saia buntuti emang eye catching banget. Gak cuma saia yang tertarik mepet, buat lebih dekat en tahu detil, ada beberapa biker lain yang sama 😆

IMG01796-20140903-1629Pas saia gugling, ternyata pihak Minerva masih menjual lho ini motor. Mau?? Siapkan IDR 15.600.000 buat nebusnya, itu OTR DKI, kalo daerah lain saia gak tahu 😆
Mahal??? Relatif masbro, kalo suka dan cocok, why not…
Maap, review cuma berdasar sumber gugling aja, belom pernah test ride karena emang gak pernah nemu unitnya di Malang, hehehe..

IMG01794-20140901-1626

Es dawet santen

Ya, tulisan singkat itu saja yang terpasang di gerobak sederhana bapak ini. Penjual es yang satu ini, sudah bertahun-tahun mangkal di simpang Jl. Yulius Usman, persis didepan SPBU Sawahan. Meski sudah lama jualan disitu, dan saia juga sudah lama tahu, baru beberapa waktu lalu, punya kesempatan mencicipi dagangan segar ini.

IMG02105-20141022-1203
Secara isi, sangat sederhana masbro. Hanya tape ketan hitam, dawet sagu merah-putih, santan dan serutan es batu, serta sentuhan sirup gula warna merah.
Meski sederhana, namun, rasanya jian maknyus, segar tanpa rasa pemanis buatan. Cucok banget disantap di cuaca yang sekarang ini bukan main panasnya kala siang hari bolong.

IMG02076-20141017-1145
Pengen tahu berapa bandrolnya? Cuma IDR 2000 ajah, buat nebus segelas es dawet ini. Mau tambah maknyus? Silakan ditambah dengan roti tawar. Cukup nambah seribu rupiah aja, sepotong gede roti tawar dengan dikicir-i sirup merah, siap menambah nikmat es dawet santen ini.
Murah, enak dan segar….hayuuukkk