Posisi jari Zero saat riding, handling oke – pengereman pun mantap

Pagi masbro..

Posisi menentukan prestasi, istilah ini sering banget kita dengar yak, jaman sekolah dulu. Yang duduk depan, pasti anak-anak pinter, makanya perlu didekati πŸ˜†

Nyambung nih dengan posisi jari saat berkendara sepeda motor, ada posisi terbaik yang disarankan para ahli, yaitu posisi Zero namanya

Kenapa namanya zero? Karena, saat berkendara, kedua tangan posisi keseluruhan jari menggenggam sepenuhnya setang/grip. Nggak ada cerita jari telunjuk, jari tengah atau jari manapun lepas dari setang. Yang sudah-sudah sih, kebiasaan lama maksudnya, pasti ada aja jari yang stand-by di tuas rem atau tuas kopling. Termasuk saia dulu, kayak gini hehehehehe..

Namun, setelah beberapa kali ikutan pelatihan safety riding, berikut praktek langsung dan ditambah ada kompetisi safety riding yang rutin dihelat MPM Honda Jatim, jadilah pelan-pelan kebiasaan baik posisi zero ini rutin saia terapkan

Continue reading

Biasakan hal ini ketika motormu kehabisan BBM

Pagi masbro..

Sebagai pengguna rutin sepeda motor, pasti pernah deh mengalami yang namanya kehabisan bahan bakar. Ada yang nggak pernah? Luar biasa, salut sodara…

Kadang, enggak melulu karena kepepet (baca : nggak pegang duit), tapi juga kelalaian. Saia sendiri juga pernah nih, gegara pas itu sengaja mau habiskan isi tangki motor karena pas mau tes penggunaan BBM jenis tertentu πŸ˜†

Lalu, sepengaruh apa sih kehabisan bahan bakar, terutama pada sistem injeksi?

Continue reading

Bisa fatal lho, kalau lalai nggak merawat rem motor Yamaha-mu

Pagi masbro..

Sistem pengereman yang tidak dirawat, dapat membahayakan pengendara. Namun, seringkali pengendara lupa untuk mengganti minyak rem kendaraanya. Padahal minyak rem memiliki peran untuk mendorong kampas rem secara hidrolis sehingga kecepatan kendaraan bisa berkurang. Layaknya cairan lain, minyak rem memiliki peran yang penting sehingga harus rutin diganti secara berkala. 

Menurut Ilham Wahyudi, General Manager Service & Sparepart PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ), pabrikan biasanya menyarankan untuk pemakaian secara normal, penggantian minyak rem dilakukan setiap 20.000 km atau setiap 2 tahun sekali. 

Continue reading

Prioritaskan yang menanjak ya, ketimbang yang turun di jalan yang sempit dan menikung

Pagi masbro..

Mungkin ada yang pernah, di jalanan naik alias tanjakan curam dan sempit, terus kendaraan kita yang menanjak kesulitan tapi nggak dikasih jalan oleh pengendara dari atas? Sumpah, rasanya memang jengkel

Saia sendiri pernah mengalami di salah satu ruas tanjakan menikung menuju arah Bromo. Pas lalu lintas cukup rame musim liburan, nanjak ngos-ngosan karena penumpang penuh, eeeh..yang dari atas turun nggak ikut petunjuk sukarelawan pengatur lalu lintas. Alhasil, ya jantung berdebar kuatir gak kuat nanjak sambil nikung karena jalan agak sempit dan susah manuver buat ancang-ancang gegara kendaraan lawan arah memaksa turun. Syukurlah bisa terlewati dengan aman πŸ˜†

Tapi, sebenarnya pada tahu nggak sih, kalau ada aturan resmi soal prioritas jalan di tanjakan dan turunan ini?

Continue reading

Jangan kaget bila setelah ganti kampas rem baru, malah kurang pakem

Pagi masbro..

Penggantian kampas rem, baik rem cakram maupun rem tromol, merupakan salah satu bagian perawatan kendaraan yaitu pada fungsi rem. Acara ini sifatnya wajib, karena perangkat rem merupakan hal yang sangat vital dan tidak bisa tidak, harus dilakukan penggantian rutin, apalagi bila kondisinya sudah aus.

Tapiii.. pernah nggak merasakan, kalau habis ganti kampas rem baru, malah terasa rem nggak maksimal? Motor masih ngeloyor aja padahal tuas rem sudah ditekan mentok?

Continue reading

Ujian SIM C baru di Satpas SIM Polres Malang, lebih sederhana dan cepat dengan tips berikut

Pagi masbro

Tak terasa, waktu cepat berlalu ya… si sulung sekarang sudah injak usia 17. Waktunya membuat yang namanya Surat Izin Mengemudi alias SIM C. Btw, rada heran juga ya, namanya Surat tapi kok bentuknya kartu, wehehehehe…

Meski sudah lumayan mahir mengendarai sepeda motor sendiri, karena usia belum cukup dan belum punya KTP, ya memang saia batasi aktifitas motorannya. Berhubung KTP sudah dikantongi, lanjut deh bikin SIM.

Berikut saia beberkan pengalaman saat mendampingi pemula membuat SIM C baru di Satpas SIM Polres Malang berikut tips yang bisa mempercepat prosesnya

Continue reading

Aki skutik lebih awet dengan menerapkan tips berikut

Pagi masbro..

Motor kekinian, spesial skutik nih, rata-rata sudah nggak lagi dilengkapi dengan pedal kick starter. Murni andalkan aki untuk penyalaan mesin. Mangkanya, di panel spidometer juga pasti dilengkapi indikator kondisi aki yang wajib dipantau pengendara supaya tahu kondisi aki motornya

Saia mau berbagi tips sederhana nih, buat menjaga umur aki. Yah, meski nggak bisa memperpanjang usia aki hingga berabad-abad, tapi setidaknya bisa capai batas usia normal aki

Continue reading

Perempuan Indonesia #Cari_aman Berkendara, Kenali Teknik Berkendara yang Benar

Pagi masbro..

Menjelang hari Kartini, 21 April mendatang, kayaknya perlu deh berbagi tips #cari_aman spesial lady bike, pengendara wanita. Maklum nih. meski banyak ditemui di jalanan perempuan yang mengendarai sepeda motor sebagai sarana transportasi sehari-hari, seperti berangkat kerja, kuliah atau berbelanja, seringkali, karena beragam faktor, perempuan rentan saat berkendara. Dalam berkendara, perempuan perlu memperhatikan teknik berkendara motor yang benar, seperti saat menghadapi kendaraan depan yang melakukan pengereman mendadak saat berkendara di jalan. Penting banget nih

Continue reading

Ciri v-belt skutik wajib diganti, jangan sampai abai

Pagi masbro..

Menyambung artikel sebelumnya, tentang merawat motor skutik. Disini nih…. V-belt, adalah salah satu kunci penting pergerakan skutik. Sebagai komponen yang berperan layaknya rantai pada motor gigi, komponen V-belt juga memiliki masa kadaluarsa, alias usia pakai. Pengguna motor matik, wajib mengetahui kapan komponen v-belt harus diganti. Oleh karena itu, komponen ini tidak boleh luput dari perhatian pemilik kendaraan skuter matic. Ketika V-belt dalam kondisi yang tidak baik akan mengganggu performa pada kendaraan hingga kendaraan tidak bisa berjalan. Hal ini dapat dihindari apabila konsumen rutin melakukan pengecekan secara berkala untuk menjaga performa komponen tetap optimal.Β 

β€œPemilik kendaraan wajib memahami kondisi V-belt dari kendaraannya. Jangan sampai V-belt putus ditengah jalan karena konsumen tidak sadar bahwa kondisinya sudah tidak prima. Ciri-ciri kondisi V-Belt yang tidak prima dapat dilihat dan dirasakan saat berkendara. Maka dari itu, pengendara harus peka dengan kondisi motornya masing-masing,” ungkap Ilham Wahyudi, General Manager Service PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ).

Continue reading