Seberapa boros sih, Honda New CB150R kala mode ‘tangan nggak sekolah’? Berikut jawabannya

Pagi masbro..

Ulasan atau review sepeda motor, sudah jamak bin umum, kalau yang dibahas tentang tampilan, fitur, spesifikasi, impresi berkendara hingga keiritan konsumsi BBM. Yak, sama yang juga saia lakukan dan tulis  di blog ini. Pas ada produsen yang mempercayakan salah satu unit sepeda motornya untuk saia ulas secara harian, semaksimal mungkin deh semua sisi saia ulas termasuk sisi bahan bakarnya. Kali ini, saia ubah deh. Yang saia ulas justru seberapa boros konsumsi bahan bakar yang terpakai oleh motor :mrgreen:

Unit yang ‘beruntung’ saia tulis reviewnya, kebetulan sepeda motor saia sendiri, hehehehe :mrgreen: Honda New CB150R hitam, keluaran 2017 yang odometernya sudah bergerak ke angka 6.600 km dan terus bertambah sejak pembelian bulan Agustus  silam. Ya, masih balita memang, masih 6 bulan umurnya.

Mencoba sisi unik, ketika yang lain mengulas seberapa irit tunggangannya, si bleki saia coba, seberapa boros sih, minum BBM ketika dipakai dengan mode sembarangan. Sembarangan gimana? Ya nggak pakai cara halus, atau istilah teman-teman , tangannya nggak disekolahin 😆 Buka tutup gas serampangan, bejek gas, betot dan sejenisnya. Aneh? Nggak juga ah, kadang-kadang, tanpa disadari kita juga melakukan lho sehari-hari saat riding, meski nggak sering.

Kebetulan, ada kesempatan ‘trayek’ agak jauh saia dapatkan. Yaitu ketika ada kerjaan yang mengharuskan wira-wiri keluar kota selama 3 harian. Nggak jauh juga sih, dari Malang ke Pasuruan dan sekitarnya saja dengan kondisi jalan wajar, ada macet panjang dan ada saat lengang saat dini hari. Si NCB saia isi BBM jenis Pertamax penuh, hingga sedikit luber di salah satu SPBU langganan.

Setelah isi BBM penuh, tripmeter B direset, hingga ke posisi nol.

Setelah itu ajak jalan, eh, kerja ding. Nggak ada deh pakai namanya eco riding, ada celah sedikit gas deh. Tapi ya kudu tetap hati-hati dan perhatikan kondisi jalan serta rambu ya. Diselingi riding pelan ala merayap kala ketemu kemacetan. Demikian saia lakukan selama sekitar 3 harian, dengan kondisi cuaca cerah, hanya sekali hujan deras.

Kecepatan rata-rata, di angka 80an kpj, meski sesekali saat kondisi lengang, angka penunjuk kecepatan di spidometer menyentuh angka 122 kpj. Akselerasi dan deselerasi maksimum juga sempat saia lakukan, karena kebetulan juga kepepet waktu balik ke tempat kerja. Pokoknya, tetap berhati-hati dan hormati pengguna jalan lain lho ya. Tak terasa, waktu 3 hari sudah berlalu dan kerjaan sudah beres. Waktunya isi ulang penuh tangki si bleki nih.

Sambil berangkat kerja, menuju SPBU tempat awal mengisi penuh tangki BBM. Seperti biasa, isi Pertamax 92 dan pesan isi penuh ke petugasnya. Sampai luber nggak papa deh mbak, ‘. Tak berapa lama selesai deh. Melipir keluar SPBU, lalu berhenti di tepi jalan. Jepret deh odometer, eh, tripmeter A pada dasbor si bleki yang sebelum saia ajak jalan luar kota saia reset dulu ke posisi nol. Berapa hasilnya? Total jarak tempuh mencapai 364,3 km

Sementara, mengisi penuh tangki perlu BBM hingga 9 liter lebih nih. Persisnya 9,2 liter untuk memenuhi tangki sebagaimana kondisi awal. Dengan harga perliter Pertamax IDR 8.900, total bayar adalah IDR 82.058

Nah, kalau dikalkulasi nih secara sederhana, dengan membagi jarak tempuh dan bahan bakar yang dihabiskan, ketemu angka konsumsi BBM di 39,51/liter. Weleh, masih ajib juga nih, 1 liter Pertamax dengan cara berkendara ‘tangan nggak sekolah’ Honda NCB150R bisa menempuh jarak 39 km, nyaris 40 km malahan. Meski nggak terlalu akurat mode pengukuran full to full ini saia anggap cukup untuk tahu seberapa konsumsi bahan bakar motor ini dengan mode berkendara non eco riding. Kalau pingin akurat sih ya pake gelas ukur dan jajal berkendara hingga motor berhenti kehabisan BBM, seperti yang dilakukan blogger top tanah air.

Demikian uji jajal keborosan konsumsi BBM Honda NCB150R punya saia pribadi. Pingin review keiritan BBM? Pakai mode eco riding juga? Pantengi terus blog ini ya, bakalan ada kok, tenang saja :mrgreen:

Semoga berguna

Advertisements

One comment on “Seberapa boros sih, Honda New CB150R kala mode ‘tangan nggak sekolah’? Berikut jawabannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s