Sego Goreng Resek, Ngalam kuliner

Menu nasi goreng, atau dalam bahasa Jawa ‘sego goreng’ , memang sudah jamak banget ditemui. Mulai tukang nasi goreng keliling, bahkan hingga resto ternama dan hotel berbintang, pasti menyediakan menu ini. Kali ini, saia mau ngajakin masbro dan mbaksis nyobain yang namanya Sego Goreng Resek, alias nasi goreng resek. Sebenarnya, ini nasi goreng sudah lama banget ada di Malang, saia sudah tak terhitung, menikmati rasanya yang maknyuss. Sayangnya, baru sempat kepikiran buat artikel ya tadi malam, pas habis beli, hehehehe.

pic : youtube

Resek, jangan dihubungkan dengan ‘resek=reseh’ dalam kamus bahasa anak muda itu. ‘Resek” dalam bahasa Jawa khas Malangan, artinya, maaf nih, kumpulan beberapa barang tak terpakai. Ditumpuk-tumpuk dan bercampur, alias sampah. Nah, idiom nasi goreng resek, gara-gara wujud alias tampilan khasnya hampir mirip dengan tumpukan resek. Berbagai bahan dicampur dan dimasak. Nah…penasaran kan? Kalo nggak, ya gak papa sih 😆

Nasi goreng resek ini, sudah lama banget ada di Malang, sejak tahun 1959. Nah lho…lama banget kan? Kalo katanya pak Nar, generasi yang sekarang mengelola warung tenda ini, kalo nggak salah ingat sudah 3 atau 4 generasi. Wuikk… Berdiri di tepi jalan Brigjen Katamso, tepatnya sebelah barat lampu merah Kasin, nggak sulit mencarinya di kala petang menjelang. Deretan kendaraan yang parkir di sisi selatan jalan, merupakan salah satu penanda Sego Goreng Resek ini.

Antrean pembeli, memang jadi salah satu ciri khas warung ini. Iya, antri karena memang memasaknya, yang butuh waktu agak lama. Hal ini, sebab pak Nar mempertahankan ciri khas tradisionalnya, memasak nggak memakai kompor gas modern atau sejenisnya, melainkan tungku dengan bahan bakar arang. Selain matangnya pas, memang jadi ada aroma dan rasa khas yang bikin beda dengan yang dimasak pakai kompor lain. Satu hal lagi yang membuat proses masak menjadi agak lama, karena yang dimasak bukan 1 atau 2 porsi saja. Bisa dibilang, porsi sekompi, hehehehe. Dalam sebuah wajan jumbo alias raksasa, nasi putih beserta bahan-bahan lain dimasak jadi satu. Nah, ini juga yang akhirnya menjadi nama idiom, ‘resek’ itu tadi.

Bahan utama tetap nasi putih, kemudian ditambahkan mi, potongan sayur sawi, kol/kubis dan tauge alias kecambah. Dibumbui dengan bawang putih, bawang merah, kecap manis, kecap asin, dan saus racikan khusus, semua bahan ini dimasak hingga matang. Tentunya, nggak lupa mengipas itu arang, supaya bara api tetap membara.

Setelah matang, tinggal diciduk , eh, diambil dari wajan, dan dihidangkan, dengan menambahkan beberapa bahan pelengkap. Aneka pelengkap ini, yang menjadi beberapa menu pilihan. Ada nasi goreng biasa, nasi goreng telur, nasi goreng sayap, nasi goreng rempelo/ampela, serta nasi goreng ayam suwir. Tentunya, aneka menu pilihan ini juga berbeda-beda harganya. Kalo nasi goreng resek standar alias biasa, cukup ditebus dengan harga IDR 8.000. Sementara lainnya, bervariasi antara IDR 10.000 – 11.500 saja. Terjangkau banget kan?

Kebetulan, saia beli yang nasi goreng rempelo buat dibawa pulang, dimakan bareng bareng anak istri. Haiyah…lebay. Rempelo, atau ampela beserta hati ayam yang digoreng, di warung ini tersaji dalam bentuk unik. Yaitu berbentuk bulat macam bola, karena rempelo ati dibungkus dengan usus ayam lalu digoreng. Unik kan?

Saat pesan, masbro pasti bakal ditanya, rempelo utuh atau dipotong? Kalau utuh, ya siap-siap aja bungkusan daun pisang berisi sego goreng resek ini, menggelembung, hehehe. Biar ringkas sih, enak dipotong-potong sekalian saja. Penampakannya kayak gini nih… Nasi goreng bercampur mi, dengan tambahan rempelo hati goreng, suwiran ayam serta telur. Dilengkapi beberapa tangkai cabe rawit, haduuh..untung masih sempat diabadikan sebelum disikat tandas.

Pengin? Minat? Yuks..cuzz meluncur Malang. Jangan sampai kemalaman ya, karena warung Sego Goreng Resek ini, buka jam 17,00 sore hingga habis. Kalau kelewat malam, ya tinggal warungnya saja, hehehehe. Salah satu ikon kuliner Malang nih, karena masak dengan cara tradisional, tungku arang serta dibungkus dengan daun pisang. Semoga kepingin dan semoga berguna yak..

Advertisements

3 comments on “Sego Goreng Resek, Ngalam kuliner

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s