Kebaya, sanggul dan helm

Pagi masbro..

Bulan lalu, April, serta beberapa bulan setelahnya termasuk bulan Mei ini, yang namanya kebaya, sanggul serta printilan make-up kaum wanita sedang rame-ramenya. Gimana nggak? Lha wong bulan April, jelas ada hari Kartini. Pasti banyak yang namanya acara Kartinian, yang identik dengan kebaya, kain batik dan sanggul. Setelah itu, disusul bulan Mei dan Juni. Musimnya wisuda anak sekolah hingga mahasiswa. Sama. Entah siapa yang mulai , sudah jadi kebiasaan saat acara-acara macam itu, yang namanya berkebaya, berdandan cantik serta sanggul sudah menjadi semacam “kewajiban” .

pic : google

Nggak ada masalah sih dengan dandanan kebaya dan pelengkapnya itu. Suka malahan, banyak penampakan makhluk cantik di jalanan, hehehehe..Upss :mrgreen: Nah, yang bisa jadi masalah yang kayak gini nih…

Penampakan seperti ini, pasti banyak ditemui. Sudah dandan cantik, kebaya bagus, sanggul rapi, naik motor. Walhasil, itu helm nggak dipakai deh. Gara-garanya, yang ngak muat-lah, yang nanti sanggulnya rusak-lah, banyak deh. Seperti yang saia temui di jalanan saat berangkat kerja ini. Dan ternyata, nggak cuma itu aja, ada barangkali 3-4 kali bertemu boncenger sepeda motor dengan sikap serupa. Helm tidak dipakai, hanya dipegang atau malah dipangku. Terjepretlah 1 lagi penampakan sejenis, kali ini sudah masuk wilayah Kota Malang.

Herannya, sempat saia lihat, ada aparat kepolisian yang kasat mata tahu dan lihat sendiri, ya dibiarkan saja. Entah apa juga maksudnya. Padahal, ya jelas-jelas melanggar peraturan, dan terutama, berbahaya buat keselamatan wanita yang bersangkutan. Nggak cuma boncenger, tapi juga pengendaranya juga. Jatuh, kepleset? Waduuh…

Sanggul yang terpasang di kepala, nggak sebanding dengan harga kepala Anda lho mbaksis… Helm dan sanggul bisa beli, tapi kepala???? Kalau memang eman alias sayang dengan tatanan sanggul yang sudah bagus dan cantik, takut rusak kena helm, banyak kok alternatifnya. Taksi atau angkutan lain banyak, yang nggak perlu mengenakan helm saat dikendarai. Mahal? Patungan sama teman, jatuhnya murah, aman pula. Betul ndak??? Aman, gak kena asap dan debu, tetap cantik sampai lokasi acara. Atau kalau masih kurang sreg, ajak aja sang perias ke lokasi, dandan di tempat. Beres deh, hehehehe..

kartini ilustrasi

kartini ilustrasi

Apapun ya mbaksis, saat menggunakan jalan raya, keselamatan adalah yang utama. Jangan sampai deh, demi sesuatu hal, mengorbankan keselamatan. Semoga berguna

Advertisements

3 comments on “Kebaya, sanggul dan helm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s