Dapat kiriman foto dari sedulur, pemilik OCB. Sebuah penampakan foto, yang sebenarnya terlihat biasa saja. Yaitu, penampakan roda Honda Tiger Revo, yang diubah menjadi ruji alias jari-jari. Tidak aneh sih, melihat modifikasi seperti itu. Yang awalnya ber velg CW/racing, diubah jadi ruji/jari-jari , ataupun sebaliknya. Yang bikin takjub dan membuat saia geleng-geleng adalah teromolnya masbro. Cek gambar dibawah ini.
Seperti biasa, pembuatan roda versi SW alias spoke wheel alias ruji atau jari-jari, membutuhkan sedikit kerumitan. Karena, perlu merakit tromol, dengan jari-jari dan velg-nya. Maklum, semuanya kan terpisah, tidak utuh seperti velg CW atau velg racing, yang jadi satu antara tromol, jari/palang dan velg-nya. Nah, di Tiger Revo ini, tromol ruji terpasang bukan tromol variasi atau aksesori, yang biasa dijual di pasaran. Bukan juga pesanan alias custom, dari rumah modifikasi. Tetapi, itu adalah hasil kerajinan tangan pemilik Honda Tiger Revo ini. Yups, sang owner membuat sendiri tromol depan belakang Tigernya. Bahannya? Velg CW orisinil/asli Honda Tiger Revo!!! Lho, kok bisa? Iya, beliau pakai cara yang menurut saia lumayan sadis. Yaitu membabat alias memotong palang dari velg CW-nya. Lalu sisa potongan disingkirkan berikut tapak velgnya, disisakan bagian tromol saja.
Lanjut. Bagian tromol yang tersisa, dibor, dibuatkan lubang-lubang untuk ruji/jari-jari, sebanyak 36 buah. Wow….ajib bukan???
Untuk tromol depan juga sama, dipotong bagian palangnya, kemudian, dibor 36 lubang untuk memasang jari-jari
Velgnya, untuk depan memakai DID ukuran 2,15 ring 17, dengan ban FDR Genzi 90/80-17. Sedang velg belakang, sama, DID juga, berukuran lebih lebar yaitu 2,50 ditutup ban yang sama, FDR 100/80-17.
Upaya kreatif dari pemilik nih. Hanya, yang jadi pertanyaan, apakah tidak mengurangi kekuatan dari tromol itu sendiri?? Secara, memotong palang, akhirnya meninggalkan lubang besar sisa dudukan palang velg-nya….
Mungkin, ada baiknya dipertimbangkan, modifikasi yang lebih aman. Memang, kualitas barang orisinil pabrikan, beberapa lebih baik dari barang aksesoris/variasi. Tapi, kalau masih dimodifikasi lagi, misal dipotong seperti modifikasi diatas, saia yakin mengurangi kekuatannya, karena dari pabrikan sudah dihitung kekuatan tromol berikut palang dan bagian bibir velg-nya, terutama karena palang velg merupakan penyangga.
Tidak semua barang aksesoris/variasi selalu kurang bagus. Ada beberapa yang memang kualitasnya lebih rendah dari barang orisinal. Contoh saja, tromol variasi yang retak setelah dipakai beberapa lama. Gambar berikut saia ambil dari google
Tapi, banyak juga kok barang aksesoris yang berkualitas. Tinggal bagaimana kita sebagai konsumen memilih. Barang bagus, gak selalu mahal, tapi barang mahal, juga gak selalu bagus. Bingung? Pegangan aja masbro..hehehhee. Intinya, tetap kedepankan sisi keamanan/safety saat memodifikasi kendaraan masbro. Jangan sampai mengorbankan fungsi, keamanan dan kenyamanan atas nama modifikasi.
Hidup modifikasi….

emane peleknya hehe
LikeLike
Lha ya itu kang..padahal masih modal lagi beli velg sama ruji
LikeLike
ketahanannya diragukan… kualitas tentu berkurang… lebih baik usaha sedikit beli tromol yang ori atau kw…
LikeLike
nah, itu yang saia tuju kang, kekuatannya kan jelas menurun 😦
sisi safety
LikeLike
aman saja mas…tk bubut sndiri bor sndri. wes 1 thunan
LikeLike
wah, testimoni pengguna nih. mantap mas, kalau ternyata kuat
sipp
LikeLike
Kreatif nan..
LikeLike
eman, tur ayahab nek jareku kang 😆
LikeLike
Betul.. Pancen terlalu memaksa iku
LikeLike
mungkin memaksimalkan yang ada…gitu sih, kata empunya… 😆
LikeLike
Leh..
LikeLike
Kreatif tapi beresiko
LikeLike
betul, secara teori akan ada penurunan kekuatan dibanding rancang bangun aslinya
itulah seni modifikasi. kalo ga mau tanggung resiko ya jangan main modifikasi.
secara umum coba deh tanya yang pernah merubah tunggangannya ( secara ga langsung disebut modifikasi ) makin nyaman kah atau ada “sesuatu ” yang dikorbankan ?
kalo ane liat ( maaf sekedar kacamata umum ) sih tetep lebih safety dengan tromol modifikasi seperti ini dibanding beli tromol cetakan / CNC yang belum pasti ketahanannya.
ane liat modifikasi ini udah lumayan lama dicetuskan teman-teman yang main CB, Dan sampai saat ini ame belum ketemu / liat foto tromol modifikasi diatas yang bermasalah
LikeLike
Selama ane jadi tukang setel peleg, n beberapa kali nyetel peleg model ngunuiku aman” aj gan… cos sisi yang di coak itu masih ad yg nyambung… n coba agan” pikir tromol bubut model gitu sama tromol standar roji, mnurut ane sih aman” aj pake tromol mode bubut, asalkan tromol tirev’ ori.
LikeLike
Oh, gitu ya mas? Pokoknya ori gitu? Hmm..tambahan info nih, trims sudah berkunjung..
LikeLike
Gan cara pasang jari”nya gimana gan
LikeLike
Habis dipotong palangnya, kan sisa bagian tromol saja. Nah, itu dilubangi pake bor sejumlah jari2..36. Selanjutnya, tinggal rakit jari2. Tukang stel velg ahlinya
LikeLike
aman bro jangan khawatir ane pake ng trail bontang banting juga aman gak da masalah… malah ana beli yg trombol toko mau masang laher juga udaancur
LikeLike
Om itu untuk depan dan belakang, pakai jari jari/ruji nya motor apa ?
LikeLike
ruji depan bisa pake buat Mio 17 inch, belakang pake ruji Binter Merzy
LikeLike
ruji depan bisa pake buat Mio 17 inch ukurannya berapa om?
dan
belakang pake ruji Binter Merzy ukuran berapa rujinya?
LikeLike
Ukurannya lupa saia, bilang aja ruji buat bikin mio ring 17 sama ruji punya bimer. Pasti ngeh deh
LikeLike
tks om
LikeLike
Sama sama maz
LikeLike
klo buat old cb 150 bisa g mas .
LikeLike
tromol tirev beda dengan tromol cb mas..bisa sih tapi kudu modifikasi mengepaskan
LikeLike
kuat kok maz saya udah pake hampir 2 tahun velg pake V rossi 6 inch ban 180 50 17, malah yg kalah as Gir nya
LikeLike
Kalo buat old cb 150 r ngerubah apa ya gan?
LikeLike
saya juga make udah 2 tahunan, jalan kebanyakan batu ( gak ada enake ) sambil dikit ngetrail,,,alhasil??? gak ada masalah sama sekali, malah velg wilwood yg menclong sana sini, nabrakin lubang polisi tidur ( pas lewat jalan semen) hampir tiap pagi malah
maklum, kalimantan..
menurut saya gak usah di ragukan untuk tromol dari velg tiger ini
klo masalah jari2 apa yg di pake, udah kasih aja tukang stelnya biar dy yg mikir,
saya taunya antar besok tinggal jemput,,beres
LikeLike
Rekomen ya mas, soal ketahanan? Jos deh
LikeLike
Ukuran rujinya brpa om
LikeLike