Pagi masbro..
Berbelok arah atau mau putar balik saat berkendara, merupakan hal wajib untuk menyalakan lampu sein dan mengecek kondisi sekitar termasuk intip spion untuk tahu kondisi di belakang. Kadang, masih juga diimbuhi dengan menengok langsung untuk memastikan kondisi aman
Nah, bila menyimak tips dari para pegiat safety riding, menyalakan lampu sein pun ada ‘aturan tak baku’. Memang sih, bila mendadak menyalakan saat posisi langsung berbelok memang mengundang tawa, eh, mengundang celaka. Pengendara belakang atau yang lainnya gak bakal tahu kalau masbro mau berbelok atau manuver. Alhasil, resiko tertabrak atau minimal serempatan ya sangat berpeluang terjadi
Masih mengutip pegiat safety riding, bahwa lampu sein sebaiknya dinyalakan 3-5 detik sebelum berbelok atau berpindah jalur, atau setidaknya 30-50 meter sebelumnya. Hal ini memberikan waktu bagi pengendara lain untuk bereaksi, bukan menyalakannya tepat saat akan berbelok
Namun, ada beberapa trik lainnya, yaitu cukup dengan menghitung kedipan lampu sein saja, kalau kesulitan mengingat detiknya
Hitung berapa kedipan lampu sein ini lampu sein standar ya, dengan flasher bawaan, bukan yang diganti model sein kedip cepat. Kedipan flasher standar, biasanya punya settingan 60 hingga 120 kedipan per menit. Bila dihitung, kira-kira sekitar 1-2 kedipan per menit.
Nah, bila hendak belok dan menyalakan lampu sein 3-5 detik sebelumnya, cara gampangnya adalah menghitung 3-5 kedipan saja. Silakan nyalakan lampu sein minimal saat itu, 3-5 kedipan sebelum belok. Gampang to? Dan pastikan, sebelum menyalakan lampu sein, sudah memantau spion dan memastikan kondisi belakang dan samping aman untuk berbelok

Sederhana kan?
Demikian trik #cariaman kali ini… semoga berguna
