Kenapa sih doyan panteng lampu jauh?

Pagi masbro..

Persoalan lampu depan yang ini memang nggak ada habisnya. Berkali-kali dibahas di berbagai platform segala macam, tetap saja nyaris setiap berkendara, kita berjumpa dengan makhluk yang doyan manteng lampu jauh

Pabrikan, menyediakan tombol di semua kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor untuk merubah arah sorotan lampu depan berdasar kebutuhan. Ingat, KEBUTUHAN

Pada posisi normal/standar, yang pasti, lampu depan akan menyala pada posisi LOW. Posisi low ini, sorotan lampu depan lebih rendah, sehingga bisa fokus pada jalanan didepan kendaraan. Efeknya, adalah area depan kendaraan tersorot detail dan terang, dan juga karena sorotan rendah, nggak menyilaukan pengguna jalan lain dari depan. Jamak dan lazim digunakan saat berkendara sehari-hari baik di perkotaan, pemukiman penduduk dan lokasi lain

Lain halnya jika tombol dirubah ke arah HI BEAM/lampu jauh. Pada posisi ini, yang menyala adalah lampu jauh, yaitu bagian lampu depan sisi bawah. Sorotannya, lebih tinggi dan jauh kedepan. Hal ini yang bisa dibilang merugikan, ya buat pengendara tersebut, ya pengendara lain dari depan. Ruginya?

Buat pemilik, sorotan lampu jauh/hi-beam, menyorot lebih jauh dan tinggi, mengurangi intensitas sorot lampu pada bidang atau area depan kendaraan. Hal ini karena dengan daya lampu yang tetap, dipaksakan menyinari area yang lebih luas. Alhasil, bidang sorot lebih luas dan tinggi, namun cahaya berkurang intensitas dan fokusnya. Makanya, jadi kerasa kurang terang

Lha buat pengendara lain, pasti SILAU. Karena, arah sorotan lebih tinggi dan jauh, sehingga dipastikan menghantam mata pengendara dari depan. Dan efeknya berbahaya, silau bisa merusak konsentrasi dan fokus berkendara sehingga berpeluang terjadi kecelakaan

Nah, yuk dimulai dari kebiasaan sendiri ya. Pastikan tombol lampu yang aktif adalah LOW, bukan HI-BEAM alias lampu jauh. Selain kurang terang dan fokus, juga merugikan dan membahayakan pengendara lain. Jalanan bukan punya pribadi, milik bersama, jadi manfaatkan dengan bertanggung jawab ya

Gunakan lampu sesuai peruntukannya, lampu dekat untuk berkendara normal, dan lampu jauh, bisa digunakan di area yang gelap sekali serta minim pengendara lain, atau bisa juga difungsikan sebagai isyarat ketika hendak mendahului kendaraan lain

Semoga berguna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s