Perpanjang SIM online, dan dikirim ke rumah? Simak alur dan tipsnya berikut

Pagi masbro..

Era digital dan serba online memang memudahkan sekaligus aman di masa pandemi ini. Termasuk layanan pengurusan perpanjang SIM, atau registrasi ulang

SIM jaman sekarang, memang nggak boleh telat nih perpanjang, alias bakal otomatis mati bila melewati tanggal masa berlaku. Alhasil, kudu bikin baru dan dari nol lagi. Terbayang ribetnya ya, beragam persyaratan dan tes alias ujian teori dan praktek. Korlantas Polri, membuat terobosan dengan aplikasi perpanjang SIM secara online. Perpanjang SIM Online ini sudah hadir sejak beberapa waktu silam. Selain lebih praktis dan cepat, juga efektif serta aman, karena kita nggak perlu lagi antri, berdesakan dengan banyak orang di Satpas SIM. Mau tahu caranya, akses cepat dan praktis, hingga akhirnya SIM baru dikirim ke alamat rumah? Berikut prosedur dan langkahnya, yang sempat dibagikan seorang warganet asli Malang , mas Resgy, yang sukses, melakukan perpanjangan SIM secara online tanpa perlu keluar rumah.

Pertama, emang kudu

download dan install aplikasi di gadget. Dan nggak tanggung-tanggung, pasang 3 aplikasi sekaligus. Yaitu Digital Korlantas, E-Rikkes dan E-pPsi SIM. Silakan dicari di playstore yak..

Sebelumnya, siapkan beberapa dokumen penunjang supaya sudah siap saat hendak diupload. Yaitu meliputi foto SIM (fisik kartunya), foto e-KTP, pas foto diri dengan background biru, serta foto tanda tangan kita diatas selembar kertas putih.

Perdana, buat kelengkapan, lakukan tes kesehatan dan psikologi. Yaitu menggunakan E-Rikkes. Sila daftar dulu dan verifikasi akun. Yah, seperti biasanya kalau kita gunakan aplikasi lain. Lanjut dengan memilih lokasi Jakarta Pusat, tempatnya Pusdokkes Polri. Ini, supaya bisa dilakukan online serta yang terutama, gratis :mrgreen: , mayan, hemat sekitar 25 ribu lho

Kita tinggal isi saja pertanyaan seputar kondisi kesehatan, termasuk antara lain berat badan dan tinggi badan. Semua data kita akan masuk database perpanjangan SIM.

Kemudian, bila lolos dan memenuhi syarat, dilanjutkan ke aplikasi ePPsi SIM. Aplikasi ini untuk tes psikologi. Yang ini nih, nggak bisa nggak, kudu bayar. Yang unik, kudu beli voucher dulu sebelum bisa jawab pertanyaan. Voucher bsia dibayar melalui transfer bank atau vritual account. Beres dapat vouchernya, silakan dipakai dan kerjakan soal yang muncul. Ada kurang lebih 100 pertanyaan yang jawabannya hanya pilihan, nggak isian alias esai. Hasil kita ngerjakan soal psikologi ini, juga bakal masuk ke database SIM Polri.

Bila memenuhi syarat alias lulus, bakal ada keterangan hasilnya berupa semacam sertifikat gitu.

Sekarang masuk ke menu utama, perpanjangan SIM. Buka aplikasi Korlantas Polri, dan ikut prosedur login menggunakan nomor telepon masbro, yang nanti bakal dikirimi kode OTP. Beres login, nanti bakal minta dilengkapi juga dengan verifikasi data antara lain KTP, email dan foto wajah. Upload juga semua dokumen hasil tes kesehatan dan tes psikologi tadi

Kemudian, pilih lokasi Satpas. Karena contoh soal, eh, contohnya buat urus SIM di Malang, ya dipilih Polda Jatim. Untuk Satpas-nya sendiri, karena saat itu hanya ada 4 di seluruh Indonesia, yaitu Jakarta (Daan Mogot dan Depok), Jatim (Jombang) dan Bali (Denpasar), pilih Polres Jombang.

Lanjut, masukkan alias input nomor rekening bank yang masbro gunakan. Hal ini untuk tempat pengembalian uang/biaya pengurusan perpanjangan SIM apabila gagal. Jadi, nggak usah khawatir uangnya hangus ya, ketika perpanjangan SIM online gagal atau ditolak. Tapi ada juga opsi pengambilan secafra offline ke Satpas lokasi, tapi ya ribet juga. Masak iya ambil ke Jombang sono??? 😆 Malang – Jombang lumayan jauh lho

Beres, tinggal lengkapi proses pembayaran. Ada tuh rinciannya, seperti yang dilakoni mas Resgy ini. Yaitu biaya perpanjangan SIM IDR 75k, biaya layanan IDR 10k, serta biaya pengiriman dan pengemasan IDR 25.400. Totalnya adalah IDR 110.400

Selesai deh, tinggal tunggu proses. Waktu proses, tergantung pemohon juga sih. Di cerita mas Resgy ini, beliau mengajukan tanggal 23 Juli dan baru diproses 27 Juli. Ada juga info prosesnya nih, dalam bentuk bar persentase. Jadi bisa dipantau

Nah, kalau pengiriman, bakal dikirim saat proses SIM selesai. Lagi-lagi cerita dari masnya, mengajukan kan tanggal 23 Juli, diproses 27 Juli dan sampai di rumahnya pada 29 Juli. Weleh, cepat juga yaaa..

Secara keseluruhan memang lebih praktis dan hemat karena nggak perlu ke Satpas secara langsung/offline, dan juga nggak perlu antri fisik. Cuma perlu kuota internet dan beberapa kelengkapan seperti saia tulis diatas, serta ketelitian saat proses.

Ada yang mau coba juga? Benernya mau nyoba sih, tapi SIM saia masih baru banget, yah, minimal 4 tahun lagi 😆

Demikian, saia sarikan dari tulisan mas Resgy yang berbagi pengalaman urus perpanjangan SIM secara online.

Semoga berguna yaa..

One comment on “Perpanjang SIM online, dan dikirim ke rumah? Simak alur dan tipsnya berikut

  1. Pingback: Perpanjang SIM online, dan dikirim ke rumah? Simak alur dan tipsnya berikut - Jatimotoblog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s