Ganti sendiri kipas radiator Honda New CB150R dengan CBR250R, lebih kencang

Pagi masbro..

Fungsi radiator, yang jamak terdapat pada motor sport jaman sekarang, salah satunya Honda New CB150R, adalah meredam panas mesin. Maklum, mesin kompresi tinggi, pasti juga menghasilkan panas mesin yang lumayan. Radiator, berisi cairan coolant yang bersirkulasi ke mesin, dan ditiup udara alias angin dari depan. Sebagai tambahan, terpasang juga sebuah kipas atau extra fan, yang kalau di CB150R, berfungsi sebagai pendingin tambahan, yaitu menghisap panas radiator dan membuang hawa panasnya ke area belakang.

Dengan kondisi lalu lintas jaman now yang warbiyazah macetnya, alhasil, si kipas pendingin radiator ini, bakal bekerja ekstra keras untuk berputar , menghisap panas radiator karena motor terjebak panas. Dari sebuah grup pengguna Honda CB150R, ketemu sebuah trik atasi panas radiator, yaitu dengan mengganti bilah atau baling-baling kipas Honda New CB150R. Sebenarnya, nggak hanya New CB150R saja, generasi CB150R versi lawas juga bisa menggunakan trik ini.

Dan bilah kipas yang dipercaya meningkatkan pendinginan radiator, adalah kepunyaan Honda CBR250R. Ingat, bukan yang RR alias 2 silinder, tetapi CBR250 lama yang 1 silinder. Biasa dikenal dengan CBR250R CBU atau CBR250 ‘sempak’.

Ukuran diameter kipasnya, lebih besar ketimbang kepunyaan CB150R series, simak saja perbandingannya ini

 

Dan perlu diingat, nggak perlu menebus 1 set berikut dinamo atau motor kipasnya ya…bakal ribet dan mahal. Cukup beli saja bilah kipasnya. Lalu, langkahnya gimana nih? Berikut yang saia lakukan sendiri pada si bleki, Honda New CB150R tunggangan sehari-hari.

Pertama, siapkan dulu baling-baling atau bilah  kipas CBR250R. Bisa tebus di bengkel atau toko sparepart yang sedia. Maklum, karena motornya rada langka karena CBU, suku cadangnya juga rada susah dicari. Saia kemarin, ‘nemu’ di salah satu toko online. Dibanderol IDR 65.000, klaimnya si penjual adalah orisinal Honda CBR250R

Bila sudah dapat, monggo dibongkar deh. Preteli radiator CB150R. Paling pas,  dilakukan sekalian kuras coolant alias cairan radiator, seperti yang saia lakukan tempo hari. Artikelnya disini nih.

Kenapa kudu dan harus ganti coolant? Karena si radiator harus dilepas total, untuk bisa mengakses kipas pendingin yang berada di belakangnya. Untuk melepas radiator, cairan pendingin harus dikuras alias dikosongkan terlebih dahulu.

Lepas dulu cover shroud pake kunci L dari toolkit. Setelah lepas, tinggal buka baut pengikat radiator di bagian bawah hingga lepas dengan kunci 10mm.

Lanjut melepas selang-selang yang menempel di radiator. Dorong radiator ke sisi kiri sedikit untuk melepas tumpuan radiator di sisi atas, dan sorong radiator kedepan. Oh iya, sambil melepas radiator, cabut juga kabel fan kipas radiator yang soketnya ada di dekat komstir, supaya bisa terlepas sepenuhnya radiatornya.

Usai melepas radiator, bakal terlihat rangkaian fan extra radiatornya. Buka 2 baut pengunci motor kipas dengan kunci 10 mm atau obeng. Setelah terlepas motor kipasnya, tinggal ganti deh. Bukan 1 set motor berikut kipasnya, tapi cukup bilah atau baling-baling kipasnya saja. Caranya, buka baut pengunci bilah kipas dengan tang lancip. Kok tang? Karena, ukuran murnya kecil nih, dibawah 6mm deh kayaknya. Buka pelan-pelan supaya nggak slek atau rusak. Setelah kipas lama lepas, tinggal pasang baling-baling kipas kepunyaan CBR250R. Dudukan sama persis, hanya ukuran yang lebih besar. Saat memasang, jangan lupa ada coakan di as motor/dinamo kipas yang harus disesuaikan dengan baling-balingnya, supaya terkunci rapat.

Ada sedikit trik yang harus dikerjakan nih. Namanya juga akal-akalan, pasang part motor yang berbeda :mrgreen: Yaitu, perlu mengganjal baut pengunci motor kipasnya dengan masing-masing sebiji ring. Kenapa harus? Karena, selain diameter kipas CBR250R yang lebih besar, ketebalannya juga lebih. Makanya, bila nggak diganjal ring tambahan, kipas bakalan mentok dan menggesek radiator. Selipkan saja 1 ring kecil di setiap baut penguncinya, jadi perlu 2 buah ring kecil.

Lalu, kencangkan kembali si baut pengikat motor kipas. Sekarang, coba dijajal dulu, bener nggak pasangnya, sebelum si kipas dipasang di radiator. Caranya, pasang soket motor dinamo kipas. Kemudian, dijumper alias dibypass supaya si kipas berputar langsung tanpa nunggu suhu radiator panas. Caranya, cukup melepas konektor sensor di belakang mesin. Pernah saia tulis juga disini nih cara tes kipas radiator CB150R

Lanjut, putar kunci kontak ke posisi ON, dan bila pemasangan nggak bermasalah, bakal berputar tuh kipas radiator Honda New CB150R ini. Wusss…lumayan kencang nih putarannya ternyata. lebih kencang ketimbang kipas bawaan NCB. Ya jelas, wong diameter kipasnya lebih gede. Mantap..

Oh iya, yang terasa berbeda, selain suara kipasnya, juga aliran panas ke belakang, atau kearah kaki pengendara lebih kencang.

Panduan videonya secara lengkap, ada di channel youtube saia nih, disubscribe yaaa :mrgreen:

Sistem kipas pendingin di Honda New CB150R serta motor lain, rata-rata hampir sama. Yaitu menyedot panas radiator, dan membuang ke belakang. Ini karena posisi kipasnya ada di belakang radiator. Sementara, sisi depan radiator, kan sudah kena tiupan udara/angin dari depan. Kipas ini, membantu pelepasan panas radiator dengan menghisap panasnya dan dialirkan ke belakang.  Makanya, jangan heran, kalau pas si kipas radiator bekerja, bakal terasa sedikit hembusan angin rada panas, yang mengarah kebelakang, kadang mengenai area kaki.

Semoga berguna

2 comments on “Ganti sendiri kipas radiator Honda New CB150R dengan CBR250R, lebih kencang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s