Sosok aseli Yamaha MT15 di Malang

Pagi masbro

Siang itu, saia dalam perjalanan ke sebuah instansi pemerintahan, yang lokasinya rada nyempil, di pojokan kota Malang. Melintasi tengah kota, lanjut ke daerah Gadang, menuju lokasi di perbatasan kota dan kabupaten Malang. Usai menyelesaikan urusan pekerjaan, perjalanan pulang, masih melalui rute yang sama. Ndilalah, mata ini menemukan pemandangan sosok motor yang sempat bikin heboh dunia otomotif tanah air. Yaitu Yamaha MT15

Terpajang di bagian depan dealer Yamaha Anugerah Motor di Mergosono, Gadang. Si bleki saia tepikan, parkir deh disitu. Longak-longok sebentar, nongol deh sosok lelaki jangkung, yang ternyata staf dealer tersebut. Ngobrol-ngobrol sok akrab, si MT15 ini memang barusan 2 hari lalu sampai di Malang.

Beda dengan penampakan MT15 di Blitar dan Tulungagung kemarin, yang sudah mendahului, di Malang ada jeda waktu karena, menurut info mas jangkung tadi, terkait soal BBN dan tetek bengeknya. Oke-lah, emoh pusing ikut bahas itu, nikmati saja fisik si kuda besi ini. Tampak depan, memang seram. Asli gagah, dengan tampilan headlamp berbasis LED terbungkus dalam projector, biasa disebut LED projie, kata anak gaul. Lampu utama ya satu itu, pas di tengah. Sementara, diatasnya, ada sepasang lampu senja sipit. Macam alis dengan mata tunggal. Jangan salah lho ya, lampu utama justru yang dibawah

Yang disyukuri, Yamaha berbenah dengan tidak lagi meletakkan dudukan plat nopol di jidat si MT15. Bakal menciderai desain secara keseluruhan nih :mrgreen:

Tampang depan garang, dikombinasi sokbreker kelir emas yang terbalik. Maksudnya, sistem sokbrekernya yang terbalik, upside down alias USD. Sama nih, kayak kepunyaan Yamaha R15 VVA terbaru.

Dipadu warna bodi MT yang ini gelap, hitam kombinasi doff dan sedikit bermain glossy pada beberapa bagian termasuk sedikit area tangki BBM yang gede menjulang dan stiker pada shroud

Saat mencoba duduk dan meraih setang, posisi duduk langsung tegak. Nggak membungkuk, atau sebaliknya, nggak santai melekuk ke belakang badan pengendara. Posisi tegak ini, memang terkesan sigap, dan lebih reaktif mengontrol motor yang dibekali dengan setang lebar ala fatbar. Setangnya sendiri, termasuk pendek, rendah maksudnya, namun melebar. Menyiasati supaya nggak perlu menunduk, dipakailah raiser yang tinggi. Mirip kepunyaan Byson, namun berkelir gelap

Jok, kalau perkiraan saia, termasuk tinggi. Coba duduk nyaman, kedua kaki menapak sempurna ke lantai, dengkul nggak menekuk. Just info, tinggi badan saia 183. Nah, terbayang kan? Sayang, lupa gak ada yang motret, lagian saia pemalu sih, mau minta tulung mbak-mbak disitu

Yamaha MT15, punya distribusi pandangan padat di tengah, yaitu antara pengendara dan sokbreker depan. Tangki gede, mesin 155cc VVA yang punya 6 percepatan, cover mesin serta shroud sisi kanan-kiri tangki, membuat tampilan sangat padat didepan-tengah. Apalagi , efek logam dari aksesori cover yang ada emblem MT, jadi seolah-olah , merupakan bagian bodi dan sasis, yang sejatinya tetap aplikasi model deltabox.

Sementara di belakang, sangat ringkas. Macam buntung tuh di belakang, hehehehe. Jok pengendara, nggak terpisah dengan boncenger, jadi bisa nempel dengan nyaman. Bukan maksud macam-macam, tapi, kalau pengendara dan boncenger bisa merapat, efeknya bagus ke handling alias pengendalian. DIstribusi bobot di tengah, gak kepisah-pisah. Jok belakang, cukup lebar kok, untuk ukuran boncenger standar. Terlihat pendek memang, apalagi desainnya lebih manis ketimbang almarhum Yamaha Xabre, yang ngotak banget. Punya MT15, lebih dinamis, melengkung proporsional. Kesan pendek, ya karena area belakang habis sudah pada jok. Sasis ujung, tinggal disambung dengan spatbor gantung, sudah. Disitu terpasang lampu sein yang masih pakai bohlam, dudukan nopol dan lampu nopol

Dibawah jok belakang, segaris dengan cover body belakang, terpasang lampu belakang warna putih. Gak usah kuatir, nyala lampu berbasis LED ini tetap merah kok. Aman, sesuai peraturan, gak membahayakan dan keren saat nyala. Simpel, dan fungsional. Macam panel di setang, yang juga simpel tanpa banyak tombol.

Panel setang kiri, hanya ada 4 yaitu tombol klakson, switch lampu jauh-dekat, switch lampu sein serta tombol passing lamp/lampu dim. Sementara di kanan, malah cuma 1 switch. Merangkap 2 fungsi nih, asik kan? Mulai switch pemati mesin/engine cut off, sekaligus sebagai tombol starter elekrik. Berwarna merah, mencolok dan menarik perhatian. Ih, jadi pengen itu switch yak..

Dasbor, sayang, belum bisa melihat tampilan saat menyala. Namun, infonya, sama plek dengan R15 VVA. Kotak bentuknya, dengan memuat beragam panel yang komplit. Balik turun, spek kaki-kaki memang dongkrak tampilan banget. Selain sokbreker USD yang kekar didepan, serta lengan ayun alumunium bermodel banana berkelir doff yang wow secara tampilan,  roda juga gak kalah kekar. Sebanding deh, sama penyangga roda, sokbreker dan swing-arm. Velg palang CW dengan motif Y berpalang 5. Tapaknya lebar, sehingga mampu dijejali karet bundar ukuran gede. Ban depan 110/70-17 sementara belakang, pakai ukuran 140/70-17. Hmm..dinaikkan 1 tingkat lebih asoy nih, pakai ukuran 120 didepan dan 150 atau 160 di belakang. Kayaknya masih aman, gak mendonat

Sudah, sementara itu yang bisa saia ulas saat ketemu sebentar si Yamaha MT15. Nunggu nih, kapan ada unit testride , jadi bisa lebih maksimal ekplorasi setiap jengkal, eh, setiap bagiannya. Doakan saia ya, hehehehe, mengingat banderolnya OTR Malang yang ada di angka IDR 37,025 juta

Semoga berguna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s