Akhirnya selesai juga perpanjangan SIM di Satpas SIM Polres Malang

Pagi masbro..

Langsung saja deh, melanjutkan cerita kemarin, melakukan proses perpanjangan SIM di Satpas SIM Polres Malang. Setelah berkas masuk dan menunggu yang membosankan, dipanggil deh, sekaligus 10 orang untuk menyelesaikan proses pembayaran SIM. Biaya perpanjangan SIM A yang saia lakukan, adalah IDR 80.000. Mohon sediakan uang pas ya, kalau nggak bakal lama nunggu kembalian. Sudah terpampang pengumuman tentang uang pas ini di loket. Sekilas remeh ya, tapi, memang potensi menambah panjang antrian. Ya karena petugas kudu menghitung dan memberikan kembalian segala, sementara pemohon berjubel.

Setelah itu, diminta ke ruangan pemberkasan. Di ruangan ini, siapkan e-KTP ya. Ada 3 meja lengkap berikut peralatan canggih untuk membaca data pada KTP elektronik. Letakkan KTP pada semacam mesin pembaca / reader,  dan bakal muncul data masbro serta mbaksis. Mulai nama, tempat tanggal lahir, dan alamat. Petugas lalu akan mencocokkan data pada SIM lama dengan data ini. Pemohon, diminta meneliti ulang data yang muncul di monitor, apakah sudah sesuai atau ada yang berubah. Misal ejaan nama, kekurangan huruf atau mungkin berubah tinggi badan 😆 Harap teliti, karena bila data sudah tersimpan dan tercetak pada SIM nantinya, lalu ada ketidakcocokan, ya harus buat ulang SIM. Proses mulai awal dan yang jelas, bayar lagi senilai perpanjangan, hehehehehe

Beres proses disini, tinggal nunggu giliran pengambilan gambar, alias difoto. Ada 2 meja, berikut 2 kamera DSLR terpasang pada tripod. Disini, ternyata nggak hanya jepret, ambil foto saja. Tapi juga pengambilan sidik jari dari pemohon. Nggak hanya jempol saja, tapi komplit, 10 jari tangan , semua diambil sidik jarinya.

Karena tinggi badan saia rada diatas rata-rata, petugasnya terpaksa menyesuaikan tinggi kamera, hehehehe. Mungkin setting sebelumnya untuk pemohon dengan tinggi skeitar 160 – 170cm. Gak perlu waktu lama, beres jepret, akan disuruh menunggu selesainya SIM dicetak. Karena pakai printer khusus ID Card yang terhubung dengan peralatan di pengambilan foto tadi. SIM yang sudah selesai dicetak, dioper ke ruangan pengambilan yang bersebelahan.

Hitungan  menit, sudah dipanggil deh, langsung 5 orang pertama termasuk saia. Jadi deh SIM baru, eh, perpanjangan. Dan asyiknya, nggak ada biaya lagi tetek bengek. Total jenderal, untuk biaya perpanjangan SIM A di Satpas SIM Polres Malang ini, saia keluar duit IDR 109.000 . Rinciannya, IDR 20.000 untuk surat keterangan sehat dan IDR 2.000 untuk parkir disitu. Lalu, beli map IDR 5.000 , biaya perpanjangan SIM A sebesar IDR 80.000 dan parkir di Satpas IDR 2.000.

Sementara, waktu yang diperlukan, bila kondisi lancar dan pemohon standart saja jumlahnya, nggak berjubel, adalah kisaran 1 jam saja. Itu diluar antri pengurusan surat keterangan sehat lho.

Oh iya, ada juga bonus disini. Yaitu, melihat proses ujian atau tes praktek para pemohon SIM baru. Baik untuk SIM C maupun SIM A. Nanti deh, saia buatkan artikel lain tentang ujian praktek SIM di Satpas SIM Polres Malang ini.

Semoga berguna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s