Proses perpanjangan SIM di Satpas Polres Malang

Pagi masbro..

Tak terasa, 5 tahun hampir lewat. SIM kepunyaan saia, A, hampir habis masa berlakunya. Sebagaimana temannya, beragam tipe klasifikasi SIM, masa berlakunya sama, yaitu 5 tahun. SIM A, C, D, B1, Umum dsb…sama semua

Untuk kesekian kalinya, sambang deh ke Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polres Malang. Untuk wilayah Kabupaten Malang, sebagaimana tempat domisili saia, memang menginduk alias jadi satu di tempat ini. Satpas SIM Polres Malang, menempati lokasi eks Polwil Malang, di Singosari – Malang. Persis di tepi jalan raya yang langganan kena macet ­čść

Karena jadi tujuan banyak orang, sangat bisa dipastikan antrean pemohon SIM, baik SIM baru maupun perpanjangan sangat warbiyazah. Lha wong se-kabupaten Malang, kalau urus SIM ya kesini. Just info, kabupaten Malang tuh lumayan luasnya. Batas utara, sejak kecamatan Lawang, sisi barat Kasembon-masih diatas kota Batu. Lalu sisi selatan hingga kecamatan Sumbermanjing dan sisi timur kecamatan Wajak-Poncokusumo. Pokoknya, ada 33 kecamatan dengan luas wilayah 3.530,65 km². Bisa dibayangkan kan, jumlah penduduknya berikut yang berusia 17 tahun dan hendak mengurus SIM? :mrgreen:

Antre, sudah jadi pemandangan rutin disini. Apalagi, karena kapasitas petugas serta peralatan yang ada batasnya, wajar kalau pemohon setiap harinya dibatasi. Makanya, wajib datang pagi kalau ingin masuk daftar antrean. Syarat untuk perpanjangan SIM , adalah fotokopi identitas berupa KTP sebanyak 3 lembar dan SIM lama sebanyak 3 lembar. Juga wajib disertakan, surat keterangan sehat dari dokter berwenang. Eits, jangan lupa, SIM lama dan KTP juga wajib dibawa. SIM lama yang habis masa berlakunya biasanya diminta untuk dihancurkan

Prosedur pertama, langsung njujug,┬áeh, maksudnya menuju lokasi tes kesehatan. Di persyaratan, memang surat keterangan sehat harus yang dikeluarkan oleh dokter berwenang, yang sudah ditunjuk oleh Polri setempat. Ada teman, yang membawa surat keterangan sehat dari dokter di Puskesmas, dan hasilnya ditolak ­čść Kalau disini, lokasi tes kesehatan ada di luar Satpas SIM, persis sebelumnya Satpas. Tepi jalan juga sih, kelihatan kok kalau ada tempat bergerombol orang ngantri, ya itu :mrgreen: Kok ya pas kebetulan, pagi itu nggak terlalu banyak yang antri, paling sekitar 15 orang.

Menyerahkan selembar fotokopi KTP dan selembar fotokopi SIM pada yang menerima pendaftaran. Nanti, bakal diberi selembar formulir isian, berisi identitas pemohon berikut catatan medis yang mungkin diderita. Kayak gini nih lembar isiannya

Isi lengkap, dengan sejujurnya ­čść lalu, dikembalikan untuk mengantri. Selanjutnya, tunggu dipanggil untuk dites. Skip deh, pokoknya dipanggil ber 10 orang sekaligus. Tes kesehatan, terutama daya lihat/pandangan, serta tekanan darah. Lalu tes buta warna berikut membaca. Nah, disini, ada cerita lucu nih. Bakal saia tulis di artikel terpisah deh.

Oh iya, di akhir tes, bakal disuruh berdiri dan mengangkat kedua tangan kedepan. Lho, ngapain ya? Penasaran, setelah saia tes itu, langsung tanya dengan ibu dokter-nya. Ternyata itu tes tremor. Semacam gemetar pada tangan, yang mengindikasikan tubuh yang nggak sehat atau ada penyakit tertentu. Pas gugling, ketemu nih :

Salah satu penyebab yang paling umum dari tangan Anda yang gemetar adalah tremor. Tremor adalah gerakan yang tidak terkontrol dan tidak terkendali pada satu atau lebih bagian tubuh Anda. Tremor biasanya terjadi karena bagian otak yang mengontrol otot mengalami masalah yang menyebabkan gemetar pada tubuh.

 

Beres mendapatkan surat keterangan sehat, yang dikenakan biaya IDR 20.000, menuju Satpas SIM. Tempat pengurusan SIM ada di bagian belakang, sekalian saja bawa kendaraan masbro dan mbaksis kedalam, karena ada tempat parkir kok di area tersebut. Jam kerja disini adalah buka mulai pukul 08.00 WIB

Sebelumnya, silakan membeli map kertas dengan kode warna berbeda, di beberapa toko ATK disitu. Per lembar dijual IDR 5.000. Untuk SIM C, berwarna biru, SIM A berwarna hijau. Golongan SIM lain beda juga warnanya. Jangan lupa, tulis identitas di map, nama dan alamat. Lalu, masukkan persyaratan kedalamnya berupa selembar surat keterangan sehat tadi, berikut 3 lembar fotokopi SIM dan 3 lembar fotokopi KTP.

Setelah dibuka, layanan SIM akan dibagi dalam 2 antrean. Antrian pertama khusus untuk pemohon SIM baru, sedang antrian kedua adalah untuk pemohon SIM Perpanjangan. Busyet, yang ngurus baru banyak banget ternyata, panjang bener antriannya.  Lalu, akan diarahkan ke bagian pendaftaran. Disini, sambil dicek kelengkapan berkas-nya, juga akan diberikan selembar formulir isian, berisi data diri pemohon SIM, identitas serta riwayat SIM lama. Maaf nih, lupa nggak saia ambil gambar

Dari sini, setelah mengisi formulir, dikembalikan lagi pada petugas dan dikumpulkan. Kita diberikan nomor antrian untuk proses selanjutnya. Panjang ya??? Ya udah, disambung ke artikel selanjutnya besok :mrgreen: Semoga berguna

 

 

Advertisements

3 comments on “Proses perpanjangan SIM di Satpas Polres Malang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s