Penilaian Honda Modif Contest, nggak sembarangan

Pagi masbro

Gelaran kontes modifikasi khusus motor Honda, yaitu Honda Modif Contest 2018 di Malang beberapa hari lalu memang  meriah. Diikuti 130 peserta dari 9 kelas, walhasil membuat juri lumayan pusing menentukan pemenang pada setiap kategori.

Juri pada HMC 2018 ini, mengusung 3 nama dari background berbeda. Modifikator dan juga media otomotif, spesialis roda 2 alias sepeda motor. Yaitu

  1. Hidayat Prio Wibowo, dari Retro Syndicate
  2. Yayak Lekha, dari Queenlekha Chopper
  3. Aong Ulinnuha, dari Motor Plus

Nah, kira-kira tahu nggak, seperti apa aturan main dan penilaian saat kontes berlangsung? Ternyata, ketat dan detail banget masbro. Sesuai judul, jelas, motor merk lain ya nggak boleh ikutan. Yang bisa dan diperbolehkan ikut adalah segala jenis merk dan tipe motor Honda produksi PT AHM dengan ukuran kapasitas mesin maksimum adalah 250cc. Itu syarat utamanya

Selanjutnya, terkait legalitas motor yang ikut kontes HMC, kudu dilengkapi dengan STNK alias Surat Tanda Nomor Kendaraan, yang merupakan bukti sah karena memuat semua identitas si motor. Kalau STNK nggak ada? Gantinya adalah Surat Pernyataan Kepemilikan Kendaraan, yang dibuat oleh pemilik motor yang dilegalisasi dengan materai 6000 rupiah.

Untuk part modifikasi utama, tidak diperkenankan mengggunakan part  atau aksesoris motor merk lain berupa bodi utama (bodi, cover lampu, fairing, spakbor, aksesoris body, sasis/rangka dasar motor dan mesin. Kalaupun mau modifikasi pada bagian utama motor seperti yang disebutkan diatas, boleh tuh pakai part atau aksesoris motor Honda lainnya.

Yang bebas, adalah yang ini. Boleh  menggunakan part aksesoris merk lain termasuk limbah alias copotan motor seperti suspensi, swing arm, dan aksesoris pendukung yang telah  mengalami proses modifikasi. Ada bagian motor yang masih dihalalkan pakai merk lain, seperti kaki-kaki dan roda. Boleh pakai aksesoris aftermarket  dan yang  ajib banget  menurut saia, adalah adanya saran mengggunakan part aksesoris handmade alias custom. mantap ini mah, karena memang membebaskan modifikator dalam berkreasi. Banyak ide kreatif yang muncul dari sini, nggak terpaku dengan barang variasi yang  itu-itu saja. Selain itu, juga  meminimalkan terjadinya plagiat.  Aksesoris handmade atau custom jelas dibuat secara terbatas, malah kadang ya hanya 1 sesuai si motor. Mau jiplak susah, dan  yang jelas, endingnya malah bisa bikin malu, hehehe

Kompetisi modifikasi Honda ini memiliki regulasi mutlak bagi motor peserta untuk dapat dikendarai dengan dilakukannya tes jalan sepanjang 300 meter. Penjurian HMC dilakukan oleh media dengan regulasi tes jalan sebagai penilaian penting dan penilaian berupa ide atau konsep yang diusung, fungsi, estetika, finishing dan detail motor yang dimodifikasi.

Kelengkapan dan ketepatan aplikasi fungsi motor seperti rem, lampu depan – belakang, lampu sein pada motor peserta, akan menjadi catatan penilaian juri. Bila nggak komplit, ya otomatis mengurangi nilai dong. Semua peserta, juga wajib menjalani scrutineering II laik  jalan, yaitu motor peserta wajib melintasi trek oval/slalom yang disediakan panitia  untuk membuktikan bahwa sepeda motor yang sudah dimodifikasi  dapat berfungsi dengan baik dan normal. 

Lha untuk modifikasi khusus untuk  gaya drag race, gimana? Tenang, scrutineering ini juga tetap diberlakukan dan  dilakukan. Tapi dengan model lintasan/trek lurus sebagaimana habitat motor sesuai konsep. Cucok kan? Masak iya motor gaya lurus (baca : gaya drag) diajak meliuk-liuk? 😆

Nah, ada pencerahan tho, dibalik gebyar dan apiknya sebuah gelaran kontes modifikasi?  Eh iya, buat yang belum tahu, ini nih daftar pemenang HMC 2018 di Malang, Jawa Timur

BEST FUN COMMUNITY : Honda CB150 R (2016) – Muhammad Endang Kosasih
BEST MEDIA PICK : Honda Vario (2010) – Jakaria
KELAS MATIC & CUB STOCK / BOLT ON :
1. Honda Scoopy (2018) – Junianto
2. Honda BeAT Street (2017) – Rhomadona
3. Honda Supra (2012) Dewan Valdi
KELAS MATIC & CUB ADVANCE
1. Honda Revo (2008) – Sandya Wahyu
2. Honda Vario 125 (2014) – Cikal Aditiyanto
3. Honda Vario (2011) – Slamet Purnomo
KELAS RACING STYLE
1. Honda Supra (2006) – Aditya Hernawan Putra
2. Honda Scoopy (2011) – Junianto
3. Honda Scoopy (2010) – Angga Bagus Krisnawan
KELAS STIKER/DECALS
1. Honda Scoopy (2015) – Fendik Eka
2. Honda BeAT (2013) – Fery Jandria
3. Honda Scoopy (2017) – Mohammad Taufik
KELAS SPORT NAKED
1. Honda Verza (2014) – Nur Rofiq
2. Honda CB150R (2015) – Marfandy Chosy
3. Honda CB150 R (2016) – Muhammad Endang Kosasih
KELAS SPORT FAIRING
1. Honda CBR150 (2011) – Edi Suharsono
2. Honda CBR250 (2017) – Acmad Untung
3. Honda CBR150 (2016) – Anggit Mahfud Ansori
KELAS COMMUNITY TOURING
1. Honda CB150R (2016) – Febrianto Satrio
2. Honda Vario 150 (2015) – Ricki Sabastyan
3. Honda Supra X 125 (2011) – Muhammad Rizqi
KELAS ALL STOCK & ADVANCE < 2006
1. Honda C80 (1984) – Muh. Fiqhi Wahyu
2. Honda Mega Pro (2005) – Muh. Teguh Alamsyah
3. Honda CB200 (1976) – Jakaria
KELAS FFA (Free For ALL)
1. Honda Vario (2010) – Jakaria
2. Honda BeAT (2013) – Arif Nurdiansyah
3. Honda Grand (1993) – Anton Wijaya

Semoga  berguna

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s