Penampakan dan suara knalpot R9 Zeta series All New Honda CBR250RR

Pagi masbro..

Pembelian sepeda motor, memang biasanya dibarengi berbagai bonus biasanya. Yang paling sering, ya jelas perlengkapan berkendara, yaitu jaket serta helm. Meskipun, ada juga yang menambahkan bonus lain, yang kadang nggak berhubungan sama sekali dengan permotoran 😆 Kayak dulu, pas nebus Honda CB150R Ciput saia, selain standar berupa helm dan jaket, dapat juga hadiah yang nggak nyambung tapi manfaat juga sih. Yaitu perangkat penyimpan beras :mrgreen: :mrgreen: Pas deh, wong emang gak punya.

Nah, di bulan Juli lalu, ada promo khusus dari Honda. Bonus sih sebetulnya, yaitu berupa knalpot racing khusus untuk pembelian All New Honda CBR250RR. Berngaran R9, itu knalpot yang diperuntukkan bagi pembeli CBR250RR bulan ini. Ingat, khusus bulan Juli  lho ya, jadi buat yang belum ya monggo, sambangi dealer Wing Honda terdekat.

Eh, malah melenceng.. Ngomong-ngomong, ada yang penasaran nggak, gimana tampang knalpot R9 berbasis Zeta series untuk baby RR ini? Kemarin, pas ke bengkel resmi di MPM Basra Malang, kok ya pas nemu sebiji Honda CBR250RR sedang dipasang knalpot ini. Nggak pake lama, ijin ambil gambar dan rekam sedikit. Sayangnya, sudah hampir kelar pemasangan, jadi nggak sempat deh jepret penampakan knalpot sebelum dipasang :mrgreen:

Dalam kardus paketnya, selain berisi leheran knalpot, silincer serta braket dan dB killer, ternyata ada bonusan lagi dari R9. Berupa handgrip R9. Lumayan ya?

R9 Zeta ini seperti knalpot lainnya, bermodel slip-on. Gampang banget bongkar pasangnya. Apalagi ya memang khusus buat CBR250RR, jadi ya PnP, plek dan plung 😆 Memang kudu bongkar fairing sisi kanan dulu. Lepas baut header, lalu lepas juga baut dudukan pengikat silincer bawaan. Pasang deh si R9 Zeta series ini.

Secara fisik, knalpot racing berkelir almu ini ringkas. Lebih kecil dari silincer bawaan yang gede karena bermodel dobel/dual silincer. Las-lasan rapi juga dengan tekukan leher yang lebih landai daripada leheran orisinal. Jelasnya, lebih plong aliran gas buangnya.

Skip–skip–skip acara pasang karena sudah hampir rampung. Langsung jajal deh, gimana impresi suaranya. Pertama, tanpa dipasang dB killer. Start, dentuman knalpot menggema di area bengkel ini. Dan begitu dibejek alias dibleyer, wow, rooaaar....garang banget suaranya. Karakter 2 silindernya terasa banget.

Usai, coba jajal bagaimana kalau dB killer dipasang. Perangkat kecil berlubang-lubang ini, dipasang pada bagian moncong silincer. Nggak susah kok masangnya, cukup dimasukkan, lalu ikat dengan baut L yang telah tersedia dan kencangkan. Kayak gimana suaranya ya? Start mesin, dan … dem..dem..dem.. Langsamnya halus, jauh beda dibandingkan tanpa dBkiller. Bejek gas, sedikit meraung, tapi sangat sopan suaranya. Masih berasa racingnya, tapi sangat kalem. Sayang banget, mau coba ukur pake aplikasi dB meter lupa. Buru-buru sih.

Kalau pingin garang, memang pasnya tanpa dipasang peredam alias dB killer. Tapi ya lumayan kencang juga suaranya. Kembali ke selera pemilik juga sih. Yah, kapan-kapan, pengin tahu juga sih, sejauh mana sih perubahan tenaga efek pergantian knalpot standar All New Honda CBR250RR ini dengan knalpot R9 Zeta series.

Semoga berguna

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s