Pelan tapi pasti, Premium dihapus dari SPBU

Pagi masbro…

Yups, kesimpulan itu lah yang saia tarik sehabis menyambangi salah satu SPBU rekanan tempat kerja. Untuk BBM operasional kendaraan di tempat kerja saia, memang bekerjasama dengan salah satu SPBU, supaya gak ribet. Setiap bulan, saia rutin menyambangi kantor SPBU bersangkutan untuk urusan BBM. Nah, sambil ngobrol-ngobrol dengan mbak pengurus (bukan spg), pas saat itu lagi rame-ramenya BBM berjuluk Pertamax Turbo. Tahu kan, BBM terbaru Pertamina yang diklaim beroktan 98 ini? turboSaia tanya, kok nggak sedia si Turbo mbak? Sambil mengerjakan dokumen, si mbak menjawab. “Iya mas, kita nggak sediakan Pertamax Turbo. Lha wong tangki cuma 4 biji, ya rada mustahil kalau menggeser salah satu BBM. Apalagi install tangki baru,”. Lhoalah…

Iya, rata-rata SPBU lawas, dengan luas terbatas, paling memang hanya punya 3-5 tangki pendam. Dulu kan BBM hanya ada Premium dan Solar. Baru akhirnya bertambah dengan Pertamax dan kawan-kawannya. Nah, di SPBU ini, 4 tangki sudah terisi masing-masing dengan Pertamax, Bio-Solar, Dex (solar non subsidi) dan Pertalite. Hadirnya Pertalite di pertengahan tahun 2015, akhirnya sukses menggusur keberadaan Premium di SPBU ini. Selain karena tangki pendam yang terbatas, juga adanya misi Pertamina yang bertahap akan ‘menghapus’ Premium. Kasak-kusuknya sih, selain oktan 88 yang kelewat rendah, juga justru butuh biaya lain untuk menurunkan oktan itu. Lha wong negara lain sudah nggak ada oktan yang setara Premium 😆

spbuBisa jadi berkaitan. Varian BBM Pertamina memang cukup banyak, mulai Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Turbo, Bio Solar, Dex, dan Dexlite. SPBU yang ingin lengkap menghadirkan semua jenis BBM ini, minimal harus punya 8 tangki untuk masing-masing. Wow kan? Dan sekedar informasi, biaya untuk pengadaan 1 tangki pendam nggak murah lho. Bisa tembus puluhan hingga ratusan juta tergantung ukuran dan spesifikasi, belum lagi peralatan penunjang macam dispenser dan kawan-kawan. Modal besar niih..

tangki-spbuMakanya, untuk SPBU yang tidak terlalu besar, mereka tidak mau ambil resiko, yang disediakan ya stok BBM yang banyak dipilih konsumen plus menuruti ‘himbauan’ tentang pengurangan konsumsi Premium. Walhasil, memang, Premium kini semakin jarang ditemui. Minimal yang ada Pertalite. Ya nggak apa-apa sih, kan oktannya juga lebih bagus dari Premium, otomatis juga berpengaruh ke mesin kendaraan.

Ayo, isi kendaraanmu dengan BBM yang cocok ya…cocok oktannya, juga cocok harganya. Saia? Cukuplah dengan Pertamax 92, hehehehe…

Semoga berguna

Advertisements

3 comments on “Pelan tapi pasti, Premium dihapus dari SPBU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s